<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934</id><updated>2012-01-14T02:45:42.889-08:00</updated><category term='sanggar-keluarga'/><category term='sanggar-manajemen'/><category term='sanggar-public speaking'/><category term='bebas saja'/><category term='insight our life part I : personally-family'/><category term='serba-serbi info'/><category term='serba-serbi-nice'/><category term='pernik pernikahan'/><category term='sanggar-edukasi'/><category term='sanggar-sosiologi'/><category term='sanggar-research activity'/><category term='salam dr suamiq-personally'/><category term='sanggar-kesejahteraan sosial'/><category term='serba-serbi tips'/><title type='text'>sanggar kehidupan</title><subtitle type='html'>Blog sosial yang mengupas masalah sosial,sosial budaya, perubahan sosial yang disajikan dalam bentuk artikel sosial, makalah sosial dengan pendekatan sosiologi.Plus...rupa-rupa serba-serbi skill kebutuhan sosial.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4704409531487929574</id><published>2011-03-02T16:40:00.000-08:00</published><updated>2011-03-02T16:41:32.447-08:00</updated><title type='text'>iklan administrasi kependudukan</title><content type='html'>Let's see &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" width="480" height="390" src="http://www.youtube.com/embed/an5JsJpk7i4" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4704409531487929574?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4704409531487929574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2011/03/iklan-administrasi-kependudukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4704409531487929574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4704409531487929574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2011/03/iklan-administrasi-kependudukan.html' title='iklan administrasi kependudukan'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/an5JsJpk7i4/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-5375139829425692203</id><published>2010-08-21T21:52:00.000-07:00</published><updated>2010-08-21T22:05:10.814-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>contoh makalah kajian budaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/THCv-BBiCkI/AAAAAAAAABA/iB6-gw0yYzg/s1600/314248_luxury_in_reda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/THCv-BBiCkI/AAAAAAAAABA/iB6-gw0yYzg/s200/314248_luxury_in_reda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508095824235727426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian budaya atau cultural studies semakin menarik diperbincangkan di era modern seperti sekarang ini. Beragam fenomena yang muncul menjadikan sebaran ide untuk sebuah karya sarat pilihan. Berikut ini salah satu dari sekian banyak kajian yang coba penulis bingkai dengan cermatan ide kajian media yaitu tentang iklan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EKSPRESI IDENTITAS DALAM KONSUMSI BUSANA MUSLIM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi busana muslim menunjukkan pembedaan sosial dari seseorang di masyarakat. Sebelumya, bila melihat lebih jauh tentang makna busana, Idi Subandi dalam Barnard  (2009) menyatakan bahwa salah satu dari seluruh rentang penandaan yang paling jelas dari penampilan luar yang dengannya orang menempatkan diri mereka terpisah dari yang lain dan selanjutnya diidentifikasi suatu kelompok tertentu. Hal ini juga yang ditunjukkan oleh busana muslim yang dapat memiliki makna tertentu untuk mengungkapkan penentangan terhadap rezim tertentu atau mencerminkan keanggotaan dalam gerakan Islam. Pandangan lain yang bernada kritis yaitu Fatima Mernissi menganggap bahwa busana muslim yang hidup di dunia Islam dianggap sebagai kontrol ideologi patriarki dimana bila ada wanita yang mencoba atau menginginkan menanggalkan cadarnya sebagian kaum laki-laki selalu mengangkat agama sebagai alat pembenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini bila dikontekskan dengan Indonesia tentu tidak lepas dari sejarah panjang pemberlakuan jilbab sebagai bagian dari busana muslimah untuk dikenakan di muka publik. Awal tahun 1990-an menurut Idi Subandy (2009) menjadi titik tolak jilbabisasi di Indonesia yang mulai merambah ke kalangan kelas menengah atas yang kemudian menjadikan busana muslimah menjadi trendi dan memakai jilbab mulai mencapai prestise tertentu yang mengkomunikasikan hasrat menjadi orang saleh dan sekaligus menjadi muslim modern. Pernyataan terakhir inilah yang menunjukkan adanya identifikasi seseorang (representasi) atas busana muslim  untuk membedakan identitas dan kualitas seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan di atas menunjukkan bahwa popularisasi busana Muslim dipengaruhi oleh keadaan politik, sosial, dan ekonomi. Penjelasan lainnya dalam artikel Sian Powell (2003), dia menulis bahwa karena proses popularisasi busana muslim dan proses westernisasi terjadi bersama-sama di Indonesia, maka mode menjadi unsur berpakaian yang sangat penting, dan pada saat ini kalau berjilbab dianggap sebagai orang yang bermode.  Oleh karena itu, ada banyak perempuan di Indonesia yang baru berjilbab.  Selanjutnya Sian Powell menjelaskan bahwa jilbab bukan lagi sebagai lambang ibadah, tetapi lambang orang yang bermode saja.  Maksudnya, kalau berjilbab, menjadi orang yang berpakaian sesuai dengan mode terakhir.  Jilbab tidak punya hubungan dengan ketaatan beragama lagi, karena siapa saja bisa berjilbab dan sebagian besar lebih khawatir bagaimana penampilannya kalau berjilbab daripada nilai ketaatan agamanya. Dari artikel tersebut mencerminkan pendapat yang biasa terhadap kebudayaan populer yaitu bahwa kalau ada sesuatu (dalam hal ini, busana Muslim) yang populer dimana makna/arti agama sudah hilang atau lebih dikenal dengan istilah Ideologi Kebudayaan Massa atau (The Ideology of Mass Culture).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut proses konsumsi busana muslim sebagai sebuah tren atau mode ini pernah dilakukan studi oleh Barthes (dalam Faruk,2010) yang membedakan mode pakaian/busana dalam tiga sistem yaitu mode pakaian yang digunakan atau pakaian yang nyata, mode pakaian yang direpresentasikan secara visual atau dicitrakan, dan mode pakaian yang direpresentasikan secara verbal atau dituliskan. Ketiga sistem mode pakaian itu, menurutnya, berbeda baik dalam hal substansinya maupun relasi-relasinya. Substansi sistem yang pertama adalah tindakan, yang kedua bentuk, yang ketiga kata-kata. Struktur mode pakaian yang digunakan bersifat teknologis dengan satuan-satuan yang berupa jejak-jejak tindakan pembuatannya, tujuan-tujuan yang dimaterialisasikan dan dipenuhi, seperti penjahitan, pemotongan, dan sebagainya. Pola hubungan dalam sistem pakaian yang dicitrakan bersifat spasial, sedangkan dalam sistem pakaian yang dikatakan bersifat logis atau sekurangnya sintaktik. Sistem pakaian kedua terkait dengan fotografi, sedangkan yang ketiga dengan bahasa walaupun tidak sepenuhnya patuh dengan kaidah bahasa itu. Dua sistem yang kedua cenderung selalu mengacu kepada yang pertama. Adapun hubungannya dengan yang pertama itu adalah hubungan transformasi atau translasi. Pendapat ini bila dikontekskan dengan iklan busana muslim yang memberikan pilihan mode jelas memberi implikasi pada pembentukan identitas dan pengkategorian secara sosial tercermin dari busana yang dikenakan oleh seseorang.&lt;br /&gt;Secara khusus penjelasan mengenai identitas ini dijelaskan oleh Barker (2009:173-174) yaitu konsep identitas terkait erat dengan konsep subjektivitas. Subjektifitas lebih mengacu pada kondisi menjadi seorang pribadi dan proses di mana kita menjadi seorang pribadi atau bagaimana kita dibentuk sebagai subjek. Meski kemudian ia membedakan identitas diri merupakan konsepsi yang diyakini seseorang tentang diri sendiri sementara itu harapan dan pendapat orang lain membentuk identitas sosial. Penjelasan lainnya bahwa identitas diekspresikan melalui berbagai bentuk representasi yang dapat dikenali oleh orang lain dan diri sendiri. Dengan kata lain identitas terkait dengan kesamaan dan perbedaan, dengan aspek personal dan sosial dan dengan bentuk-bentuk representasi. Bila pendapat ini dilihat dari aspek penggunaan atau konsumsi busana muslim menunjukkan adanya keterkaitan antara pembentukan identitas yang merepresentasikan peran atau posisi sosial seseorang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-5375139829425692203?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/5375139829425692203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/08/contoh-makalah-kajian-budaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5375139829425692203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5375139829425692203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/08/contoh-makalah-kajian-budaya.html' title='contoh makalah kajian budaya'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/THCv-BBiCkI/AAAAAAAAABA/iB6-gw0yYzg/s72-c/314248_luxury_in_reda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2325671425381707066</id><published>2010-08-19T22:07:00.000-07:00</published><updated>2010-08-19T23:41:23.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bebas saja'/><title type='text'>proyek intelektual</title><content type='html'>Pilihan menjadi seorang akademisi dan membaca buah pikiran tokoh terkemuka kadang jadikan diri ini belum ada apa-apanya. Jelas bukan maksud untuk mengerdilkan diri sendiri tapi sungguh ini jadi lecutan untuk berbuat lebih banyak. Mengutip kalimat dari Salim A.Fillah "Menulis tidak hanya untuk membagi kebenaran, tapi untuk mencari kebenaran yang lebih banyak.”Hmmm...ya jelas menulis menjadi bagian dari aktivitas atau proyek intelektual. Menarik lagi ketika menulis didekatkan dengan riset empirik..hmmm ya riset yang terkadang membuat diri ini 'nyaman'melakukannya ketika bisa menemukan 'sesuatu' atas peliknya masalah yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat tanya-jawab..tanya-jawab..dst beri arti bahwa ada langit di atas langit..dan ternyata banyak wawasan yang terlewatkan...banyak makna yang tak sempat 'mampir' terilhami...hiks..hiks..sungguh diri ini ke mana saja? sibuk dengan rutinitas yang kadang menjemukan..hufff...harap tak jadi pribadi yang penuh keluhan..tapi berupaya terus untuk berubah..menemukan sesuatu yang beda setiap harinya. Akhirnya..ya harus mulai lagi sekarang..atau nanti yang tak pernah tahu pasti ujungnya..;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2325671425381707066?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2325671425381707066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/08/proyek-intelektual.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2325671425381707066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2325671425381707066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/08/proyek-intelektual.html' title='proyek intelektual'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-7377633273852471225</id><published>2010-02-19T22:30:00.000-08:00</published><updated>2010-02-19T22:46:47.135-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi tips'/><title type='text'>tips menjaga keindahan mata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/S3-FGvf8o7I/AAAAAAAAAA4/-FV4WFuvhqE/s1600-h/mata.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 97px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/S3-FGvf8o7I/AAAAAAAAAA4/-FV4WFuvhqE/s200/mata.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440213225763021746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi setiap orang, indera penglihatan yaitu MATA menjadi penting untuk dijaga kesehatannya sekaligus keindahannya. Betapa tidak...karena MATA adalah 'jendela hati'...terlebih perannya saat bertatap muka, berbincang dengan orang lain. Bagi sebagian wanita tak jarang yang mengeluhkan adanya 'kantung hitam' pada mata...berikut penulis kutipkan artikel dari majalah wanita..silakan disimak dan dipraktekkan..semoga bermanfaat..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab ‘kantung mata’ yang menghitam ada berbagai macam, antara lain proses penuaan, kerusakan akibat sinar matahari, keturunan, alergi, dan kurang tidur (tidak permanen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Jaringan lemak di bawah mata akan menipis dengan bertambahnya usia, sehingga rongga mata bagian bawah yang tadinya terisi lemak menjadi cekung. Pantulan cahaya pada cekungan ini menyebabkan bayangan kehitaman. Selain itu, juga terjadi kerusakan pembuluh darah mikro pada daerah bawah mata tadi  yang diakibatkan oleh proses penuaan dan pajanan sinar ultra violet jangka panjang dari matahari. Hal ini terutama cepat terjadi pada orang yang mempunyai bakat keturunan. Pembuluh darah kecil tersebut menjadi lemah dan tidak stabil, mudah pecah, sehingga kulit mengkompensasi dengan membuat banyak pembuluh darah balik baru yang berwarna kebiruan. Sudahlah kulit menipis, banyak pembuluh darah kebiruan, maka kelihatan warna menjadi makin hitam pada bawah mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Khusus untuk penderita alergi, warna kehitaman di bawah mata merupakan tanda khas alergi dan bisa muncul sejak usia anak-anak. Terjadinya karena seringnya gosokan dan garukan dilakukan pada daerah mata yang gatal. Bekas garukan ini menyebabkan warna kulit menjadi gelap sebagai mekanisme perlindungan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kantung mata terbentuk karena bertambahnya usia. Kulit bagian tengah (dermis) melemah, otot kendur, jadi menggantung karena ditarik ke bawah oleh gravitasi bumi selama bertahun-tahun, sinar matahari jangka panjang membuat bengkak, pembuluh darah lemah dan sering bocor, terjadi juga penumpukan cairan karena sistem pembuangan (limfatik) tidak lagi bisa bekerja dengan baik. Maka kemudian terjadilah kantung mata. Ada juga kantung mata yang justru berisi jaringan lemak berlebihan, hingga terlihat bengkak dan menonjol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasi kantung mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Menghilangkan kantung mata tergantung penyebabnya. Hasil terbaik saat ini adalah dengan operasi blepharoplasty. Prosesnya, kulit kendur pada bawah mata dipotong persis di kelopak bawah, kulit dikurangi, cairan dikeluarkan, kemudian kulit ditarik dan dijahit kembali. Namun bila pengerjaannya tidak rapi, bekas jahitan bisa terlihat.&lt;br /&gt;    * Cara lain adalah bedah dengan menggunakan sinar laser. Sinar ini digunakan untuk memotong kulit dari bagian dalam kelopak mata, kemudian cairan atau lemak disedot. Karena tidak ada jahitan dan tidak berdarah, cara ini lebih disukai. Tapi cara ini hanya berguna untuk kantung mata yang berisi penumpukan lemak. Kulit kendur tidak menjadi lebih kencang, karena hanya isinya yang disedot.&lt;br /&gt;    * Kantung mata yang cekung dapat juga diobati dengan bedah transplantasi lemak. Lemak yang berlebih dari bagian tubuh sendiri – misalnya perut – disedot kemudian disuntikkan ke daerah kantung mata. Hasilnya tidak permanen karena perlahan-lahan lemak pindahan tadi akan diserap oleh tubuh.&lt;br /&gt;    * Tindakan bedah kantung mata harus dilakukan oleh dokter ahli yang berpengalaman yaitu dokter spesialis mata, atau dokter spesialis bedah plastik, atau dokter spesialis kulit dan kelamin yang terlatih khusus untuk tindakan ini. Biayanya mahal, berkisar jutaan hingga puluhan juta rupiah tergantung fasilitas, alat dan keahlian dokter. Jangan lupa, kantung mata yang telah dioperasi bisa terbentuk lagi dalam 5-10 tahun karena usia dan gravitasi, jadi hasilnya tidak permanen.&lt;br /&gt;    * Mesoterapi. Cara ini banyak ditawarkan oleh klinik kecantikan dan diiklankan dapat menghilangkan kantung mata. Caranya dengan penyuntikan obat ke dalam kulit. Perlu diketahui, obat mesoterapi yang disuntikkan adalah pelarut lemak jadi hanya berguna untuk kantung mata karena lemak. Setelah tindakan ini akan terjadi memar yang cukup hebat pada bagian bawah mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasi kehitaman bawah mata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Harus dilihat dulu penyebabnya. Jika karena penuaan maka dapat dicoba krim kelopak mata yang mengandung zat antioksidan yang bekerja mengurangi bengkak dan membantu memperbaiki pembentukan kulit baru yang sehat. Krim atau gel kelopak mata yang direkomendasikan oleh dokter dermatologi adalah yang mengandung vitamin C, vitamin K dan turunan vitamin A (retinol). Tentu yang sudah lolos uji aman bagi mata.&lt;br /&gt;    * Kalau kehitamannya karena alergi tentu lain lagi penanganannya. Sebaiknya berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin yang mungkin akan bekerjasama dengan dokter spesialis mata. Dokter akan memberikan obat antialergi yang diminum dan dioles. Kalau alergi sudah bisa diatasi, baru diberikan krim pencerah warna kulit bawah mata dengan bahan yang relatif aman.&lt;br /&gt;    * Hasil pengobatan akan terlihat dalam waktu lama dengan pemakaian krim yang teratur, bisa berbulan-bulan hingga tahunan. Oleh sebab itu cara terbaik untuk menutupi warna hitam sambil mengobati adalah dengan mengoleskan krim penutup noda (concealer). Disarankan yang berwarna kekuningan dan paling mendekati warna kulit kita. Krim jenis ini dipunyai oleh hampir semua merek kosmetik ternama di Indonesia, sebaiknya pilih yang sudah bersertifikat halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasi kantung mata dan kehitaman ‘darurat’ secara alami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara di bawah ini dapat dipakai untuk mengobati keadaan darurat kantung mata dan kehitaman karena kurang tidur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kompres daerah mata dengan kantung teh yang lembab. Teh mengandung zat tanin yang mengurangi radang dan bengkak. Kafein yang terdapat dalam teh menghilangkan kelebihan air dari kulit sehingga bengkak berkurang.&lt;br /&gt;    * Irisan mentimun dingin juga dapat dipakai untuk kompres. Enzim yang dikandung oleh mentimun mengurangi bengkak jaringan, mengempiskan kantung dan membantu mencegah terbentuknya warna kehitaman. Jangan lupa cuci bersih untuk menghilangkan getahnya karena getahnya bisa menyebabkan reaksi alergi dan iritasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...jangan lupa terus mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin A agar mata tetap dalam kondisi prima...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : majalah ummi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-7377633273852471225?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/7377633273852471225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/02/tips-menjaga-keindahan-mata.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7377633273852471225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7377633273852471225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/02/tips-menjaga-keindahan-mata.html' title='tips menjaga keindahan mata'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/S3-FGvf8o7I/AAAAAAAAAA4/-FV4WFuvhqE/s72-c/mata.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-5972617365499682310</id><published>2010-02-13T12:48:00.000-08:00</published><updated>2010-02-13T13:05:08.559-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-edukasi'/><title type='text'>model pembelajaran sosial</title><content type='html'>Dalam sebuah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pembelajaran&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; tentu akan melibatkan semua aktor baik guru maupun siswa/pembelajar. Berikut pengalaman penulis saat melibatkan diri pada aktivitas pembelajaran keaksaraan yang diimplementasikan di masyarakat tentu bukan sekedar pendekatan pedagogik tapi juga mempertimbangkan aspek &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sosialbudaya&lt;/span&gt; kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah diketahui bahwa pengentasan buta aksara di beberapa daerah melalui &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;keaksaraan fungsional &lt;/span&gt;(KF) agar warga belajar mampu menangkap informasi dan pengetahuan disesuaikan dengan pengalaman keseharian. Hal ini sesuai dengan pengertian dari keaksaraan Fungsional (KF) yaitu merupakan pendekatan untuk mengembangkan kemampuan warga belajar dalam menguasai dan menggunakan ketrampilan membaca, menulis, berhitung, berfikir, mengamati dan mendengar dan berbicara yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari dan lingkungannya. Dengan kata lain KF mempunyai orientasi pada minat, kebutuhan dan pengalaman, cita- cita dan ide dari para warga belajar yang memberi konsekuensi pada pendamping untuk mampu membangkitkan minat warga belajar untuk tetap terus mau belajar dan mau melanjutkan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada implementasinya banyak modifikasi yang dimunculkan untuk dapat membelajarkan masyarakat, dalam contoh ini ibu lanjut usia yang menjadi dampingan salah satu lsm di jogja kerjasama dengan diknas yaitu dengan mengambil model pembelajaran partisipatif.  Model pembelajaran partisipatif ini menjadi pilihan dikarenakan peserta kegiatan keaksaraan dampingan sebagian besar adalah ibu-ibu lansia yang jelas membutuhkan pendekatan khusus dalam pembelajarannya. Hal ini tercermin dari proses pembelajaran yang diawali dari kegiatan  kelas kemudian dibagi dalam kelompok kecil untuk kemudian dipandu oleh masing-masing pendamping. Meski demikian sesuai penjelasan dari pendamping KF bahwa pembelajaran partisipatif ini tentunya disesuaikan dengan model pembelajaran bahasa, “pembelajaran bahasa ini disampaikan sesuai/berdasarkan pengalaman peserta didik dengan langkah-langkah meliputi: (1) pendamping membuat atau menyalin dari buku satu kalimat yang lengkap (minimal terdiri SPO), (2) pendamping membacakan kalimat tersebut dan warga belajar mengikutinya,(3) pendamping memenggal kalimat tersebut menjadi kata, suku kata, hingga huruf dan sebaliknya, (4) pendamping membimbing peserta didik menyusun suku kata, menjadi kata-kata baru atau menyusun kata-kata sampai membentuk kalimat baru dan (5) peserta didik diminta menyalin kalimat, kata, suku kata, huruf dan sebaliknya ke dalam buku catatannya.Selain itu peserta yang sebagian ibu-ibu didekatkan dengan tema keseharian misal memasak, menghitung dagangan dan sebagainya agar ada kesesuaian dengan kondisi senyatanya, penjelasan dari pendamping KF. Pendekatan ini menurut pendapat salah seorang peserta, Ibu Suharni, ”saya diajarkan cara membaca yang bertahap mulai dari mengingat kembali huruf, merangkai kata sampai menulis di buku saya jadi ingat kembali dan setiap ada tulisan di jalan saya berhenti untuk membaca...apalagi pendampingnya sabar.. maklum dengan kondisi kita yang sudah agak tua ini...’nyenengke pokoke’ (pokoknya menyenangkan_red)Mbak...”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran KF partisipatif ini diikuti dengan penyediaan fasilitas bacaan bagi warga belajar sangat beragam mulai dari buku yang berisikan pengenalan huruf, merangkai huruf menjadi kata-kata, merangkai kata-kata menjadi kalimat sampai buku cerita menjadi faktor pendukung kelancaran kegiatan pembelajaran. Selain itu sebagai sarana keberlanjutan pembelajaran warga belajar dimunculkan media Koran Ibu, media koran yang berisikan pembahasan seputar kehidupan keseharian khususnya perempuan. Harapannya, keberadaan Koran Ibu menjadi sarana menyalurkan kegiatan membaca dan menulis warga belajar yaitu untuk latihan menuangkan pikiran melalui tulisan misalnya resep masakan, kisah maupun humor. Respon yang menggembirakan dari adanya Koran Ibu ini, semangat dan motivasi warga belajar terpelihara karena dikondisikan adanya media yang membuka peluang partisipasi dalam penulisannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, benar adanya bahwa model pembelajaran lebih bersifat kontekstual dengan mengedepankan misi partisipatif bila meminjam istilah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Paulo Freire&lt;/span&gt;, 'rakyat juga harus disadarkan untuk berani bertindak dan mengubah situasi mereka..inilah yang disebut 'konsientisasi (penyadaran)'...Ke depan, pemunculan aktivitas pembelajaran yang lebih mengedepankan misi pembelajaran ini penting khususnya bagi mereka yang bergerak di bidang edukasi masyarakat..smangat sukses untuk pendidikan..:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-5972617365499682310?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/5972617365499682310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/02/model-pembelajaran-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5972617365499682310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5972617365499682310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2010/02/model-pembelajaran-sosial.html' title='model pembelajaran sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-5462935511889911428</id><published>2009-10-24T16:24:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T16:46:52.662-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>reproduksi makna agama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SuOR1079hqI/AAAAAAAAAAw/3zvsQ6Jjhuk/s1600-h/0781.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SuOR1079hqI/AAAAAAAAAAw/3zvsQ6Jjhuk/s200/0781.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396317132449220258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di era serba canggih lantaran kemajuan teknologi informasi, semakin memudahkan kehidupan manusia untuk bertindak. Pun juga dalam kegiatan meningkatkan kualitas hidup yang salah satunya adalah dengan melaksanakan ibadah sebagai representasi manusia beragama. Jelas tentunya dengan konteks modern saat ini, praktik agama dari orang-orang mengalami perubahan. Mengutip pendapat antropolog, (Irwan Abdullah,2009:107), cara orang mempraktikkan agama (era modern_red) bukan karena agama mengalami proses kontekstualisasi sehingga agama 'embedded' di dalam masyarakat, tetapi juga karena budaya (modern_red) yang mengkontekstualisasi agama itu dengan tata nilai yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media informasi di era saat ini memberi manfaat sosialisasi massif untuk ide, ritual, dan budaya agama/religi. Penulis mengkontekskannya dengan salah satu wujud dari budaya religi yang direpresentasikan dari lagu islami atau kerap disebut nasyid yang berjudul 'Sepohon Kayu'..berikut liriknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepohon kayu daunnya rimbun...&lt;br /&gt;lebat bunganya serta buahnya&lt;br /&gt;walau pun hidup 1000 tahun&lt;br /&gt;kalau tak sembahyang apa gunanya&lt;br /&gt;walau pun hidup 1000 tahun&lt;br /&gt;kalau tak sembahyang apa gunanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami berkerja sehari-hari&lt;br /&gt;untuk belanja rumah sendiri&lt;br /&gt;walaupun hidup 1000 tahun&lt;br /&gt;kalau tak sembahnyang apa gunanya&lt;br /&gt;walaupun hidup 1000 tahun&lt;br /&gt;kalau tak sembahnyang apa gunanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami sembahyang fardlu sembahyang&lt;br /&gt;sunat berada bukan sembarang&lt;br /&gt;supaya Allah menjadi sayang&lt;br /&gt;kami bekerja hatilah riang&lt;br /&gt;supaya Allah menjadi sayang&lt;br /&gt;kami bekerja hatilah riang&lt;br /&gt;  ....dst....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya  sekedar lantunan lagu dengan irama musiknya tapi lebih dari itu ..bagaimana dulu agama dapat disampaikan oleh tokoh agama yang dalam Islam dikenal dengan sebutan ustadz/kyai..sekarang 'pesan agama' dapat disampaikan melalui alunan nasyid seperti di atas. Memang ada mereka yang hanya memaknai sekedar 'karya seni islami' tapi bila ditelaah lebih lanjut ini merupakan bentuk reproduksi makna agama melalui lagu nasyid dimana orang dapat menikmatinya dengan mudah dan gratis misal dengan mendownload lewat situs You Tube..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ..cara orang untuk memahami agama dapat diperoleh dari dan melalui media apapun termasuk media virtual (internet) yang mudah diakses oleh siapa saja bukan ekslusif golongan semata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-5462935511889911428?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/5462935511889911428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/10/reproduksi-makna-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5462935511889911428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5462935511889911428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/10/reproduksi-makna-agama.html' title='reproduksi makna agama'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SuOR1079hqI/AAAAAAAAAAw/3zvsQ6Jjhuk/s72-c/0781.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2658898241775634626</id><published>2009-09-09T18:37:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T18:39:17.342-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>CPNS Departemen Pekerjaan Umum (DPU) 2009</title><content type='html'>Pembaca sekalian, ini ada pengumuman penerimaan CPNS DPU : &lt;br /&gt;DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;P E N G U M U M A N&lt;br /&gt;Nomor : KP.01.03-Mn/ 490&lt;br /&gt;PENGADAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL&lt;br /&gt;DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM&lt;br /&gt;TINGKAT PASCA SARJANA (S.2) DAN SARJANA (S.1) UNTUK GOLONGAN III&lt;br /&gt;TAHUN ANGGARAN 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen PU Republik Indonesia membuka kesempatan kepada para Pasca Sarjana dan Sarjana bagi yang Berwarga Negara Indonesia baik pria maupun wanita untuk mengikuti seleksi pengadaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum yang akan ditempatkan baik di Pusat maupun di Daerah dengan ketentuan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JUMLAH :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;JURUSAN/PROGRAM STUDI&lt;br /&gt;JUMLAH FORMASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca Sarjana (S.2)&lt;br /&gt;42&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 &lt;br /&gt; Teknik Sipil Pengairan&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 &lt;br /&gt; Teknik Sipil Jalan&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 &lt;br /&gt; Teknik Sipil Konstruksi / Struktur&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 &lt;br /&gt; Perencanaan Wilayah Kota&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarjana (S.1)&lt;br /&gt;499&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 &lt;br /&gt; Teknik Sipil Pengairan&lt;br /&gt;85&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 &lt;br /&gt; Teknik Sipil Jalan&lt;br /&gt;84&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 &lt;br /&gt; Teknik Sipil Konstruksi / Struktur&lt;br /&gt;48&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 &lt;br /&gt; Perencanaan Wilayah Kota&lt;br /&gt;26&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 &lt;br /&gt; Arsitektur&lt;br /&gt;34&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 &lt;br /&gt; Geodesi / Geodinamika&lt;br /&gt;13&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 &lt;br /&gt; Geologi / Geofisika / Geoteknik&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 &lt;br /&gt; Teknik Lingkungan&lt;br /&gt;29&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 &lt;br /&gt; Teknik Mesin&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 &lt;br /&gt; Teknik Industri&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 &lt;br /&gt; Teknik Elektro Arus Lemah&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 &lt;br /&gt; Geografi&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 &lt;br /&gt; T.Informatika&lt;br /&gt;28&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 &lt;br /&gt; Manajemen Informatika&lt;br /&gt;11&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 &lt;br /&gt; Desain Grafis&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 &lt;br /&gt; Statistik&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 &lt;br /&gt; Hukum Perdata&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 &lt;br /&gt; Ekonomi Akuntansi&lt;br /&gt;27&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 &lt;br /&gt; Ekonomi Manajemen&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 &lt;br /&gt; Ekonomi Pembangunan&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 &lt;br /&gt; Administrasi Negara&lt;br /&gt;24&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 &lt;br /&gt; Sosial&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 &lt;br /&gt; Sosiologi&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 &lt;br /&gt; Komunikasi / Publisistik&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 &lt;br /&gt; Perpustakaan&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt; orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSYARATAN UMUM :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani.&lt;br /&gt;Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;Tidak sedang terikat perjanjian / kontrak kerja dengan instansi pemerintah / swasta lain.&lt;br /&gt;Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS / PNS / Anggota TNI / Polri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.&lt;br /&gt;Tidak berkedudukan sebagai CPNS / PNS / Calon Anggota TNI / Polri serta Anggota TNI / Polri.&lt;br /&gt;Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Minimal mengerti / mengetahui penggunaan dasar komputer (microsoft office) dan internet (browsing &amp; surat elektronik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSYARATAN KHUSUS BAGI PELAMAR UMUM :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berijazah Pasca Sarjana (S2) dan atau Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi Negeri / Perguruan Tinggi Swasta yang telah mendapat akreditasi (minimal B) atau dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Departemen Pendidikan Nasional, dengan persyaratan Indek Prestasi Komulatif (IPK): untuk S1 minimal 2,75 (dua koma tujuh lima), dan S2 minimal 3,25 (tiga koma dua lima). Bagi pelamar berpendidikan S.2 wajib melampirkan ijazah dan transkrip nilai jenjang S.1.&lt;br /&gt;Kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi yang tersedia yang ditetapkan oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.&lt;br /&gt;Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) yang dibuktikan dengan hasil test kemampuan bahasa inggris yang masih berlaku yang diterbitkan pada tanggal 1 Oktober 2008 atau sesudahnya. Hasil Test yang diperbolehkan untuk dilampirkan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPT yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LBPP) LIA dengan nilai minimal : 450 untuk S.1 dan 475 untuk S.2.&lt;br /&gt;TOEFL Ò IBT (Internet Base TOEFL) yang diterbitkan oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF) dengan nilai minimal 53 untuk S.1 dan 64 untuk S.2.&lt;br /&gt;IELTS yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Australia (IDP) 4.5 untuk S.1, dan 5.5 untuk S.2.&lt;br /&gt;U s i a :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lebih dari 28 tahun pada tanggal 1 Desember 2009 (lahir pada 1 Desember 1981 atau sesudahnya) untuk tingkat Sarjana (S1).&lt;br /&gt;Tidak lebih dari 30 tahun pada tanggal 1 Desember 2009 (lahir pada 1 Desember 1979 atau sesudahnya) untuk tingkat Pasca Sarjana (S2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSYARATAN KHUSUS BAGI PEGAWAI TIDAK TETAP (PTT) DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan pegawai yang tercatat dalam Database Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum. Bagi pegawai yang tidak tercatat, maka secara otomatis diperhitungkan sebagai pelamar umum.&lt;br /&gt;Berijazah Pasca Sarjana (S.2) dan atau Sarjana (S.1) dari Perguruan Tinggi Negeri / Perguruan Tinggi Swasta yang telah mendapat terakreditasi atau dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Departemen Pendidikan Nasional. Bagi pelamar berpendidikan S.2 wajib melampirkan ijazah dan transkrip nilai jenjang S.1.&lt;br /&gt;Kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi yang tersedia yang ditetapkan oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.&lt;br /&gt;Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) yang dibuktikan dengan hasil test kemampuan bahasa inggris yang masih berlaku yang diterbitkan pada tanggal 1 Oktober 2008 atau sesudahnya. Hasil Test yang diperbolehkan untuk dilampirkan adalah sebagai beriku :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPT yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LBPP) LIA dengan nilai minimal : 450 untuk S.1 dan 475 untuk S.2.&lt;br /&gt;TOEFL Ò IBT (Internet Base TOEFL) yang diterbitkan oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF) dengan nilai minimal 53 untuk S.1 dan 64 untuk S.2.&lt;br /&gt;IELTS yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Australia (IDP) 4.5 untuk S.1, dan 5.5 untuk S.2.&lt;br /&gt;TOEFL Prediction dari Perguruan Tinggi Negeri dengan nilai : 450 untuk S.1 dan 475 untuk S.2.&lt;br /&gt;Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2009 (lahir pada 1 Desember 1974 atau sesudahnya) untuk tingkat Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S.2).&lt;br /&gt;Telah bekerja sebagai pegawai tidak tetap sebelum 1 April 2007 yang dinyatakan dengan Surat Keterangan dari Sekretaris Satminkal / Direktur / Kepala Biro / Kepala Pusat di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAFTARAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pendaftaran Pelamar dapat dilihat melalui Website Departemen Pekerjaan Umum di http://www.pu. go.id.&lt;br /&gt;Bagi Pelamar yang telah melakukan pendaftaran dan secara system dinyatakan memenuhi syarat maka akan diberikan nomor berkas yang harus dicetak. Berkas tersebut untuk selanjutnya dikirimkan bersama persyaratan lain yang ditentukan.&lt;br /&gt;Periode Pendaftaran online dibuka mulai tanggal 3 s.d. 30 September 2009.&lt;br /&gt;Kelengkapan Berkas dapat dikirimkan setelah mendaftar secara online dan mendapatkan No. Berkas dan telah diterima panitia paling lambat tanggal 5 Oktober 2009 jam 15.00&lt;br /&gt;Pengiriman Berkas hanya melalui Kotak Pos 541 JKTM 12700 dan ditujukan kepada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Pengadaan CPNS 2009&lt;br /&gt;Departemen Pekerjaan Umum&lt;br /&gt;Kotak Pos 541&lt;br /&gt;JKTM 12700&lt;br /&gt;Kelengkapan lamaran bagi Pelamar Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil cetak Nomor Berkas sesuai yang diperoleh pada saat pendaftaran secara online, dibubuhi meterai dan ditandatangani.&lt;br /&gt;Dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fotocopy ijazah S.2 atau S.1 berikut transkrip dari Perguruan Tinggi Negeri / Swasta yang sudah dilegalisir sesuai persyaratan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universitas / Institut, oleh Rektor / Dekan / Pembantu Dekan Bidang Akademik.&lt;br /&gt;Sekolah Tinggi, oleh Ketua / Pembantu / Ketua Bidang Akademik.&lt;br /&gt;Ijazah yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi Luar Negeri oleh Pejabat yang berwenang di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;1 (satu) Duplikat / fotocopy legalisir Sertifikat Tes Kemampuan Bahasa Inggris sesuai persyaratan.&lt;br /&gt;3 (tiga) lembar pas photo ukuran 3 x 4 cm (berwarna) dan nama pelamar dituliskan di bagian belakang.&lt;br /&gt;Fotocopy KTP yang masih berlaku.&lt;br /&gt;Fotocopy Akte Kelahiran.&lt;br /&gt;Surat Pernyataan yang bersangkutan bersedia ditempatkan di seluruh daerah di Indonesia.&lt;br /&gt;Surat Pernyataan bersedia membayar ganti rugi pengunduran diri (bagi yang diterima dan mengundurkan diri) sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) bermeterai Rp. 6.000,- sesuai dengan contoh dalam website.&lt;br /&gt;Khusus PTT dilengkapi dengan Surat Pernyataan dari Sekretaris Satminkal / Direktur / Kepala Biro / Kepala Pusat terkait dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas..&lt;br /&gt;Berkas lamaran disusun rapi dalam map snelhecter dan dimasukkan dalam amplop berwarna coklat. Warna Map untuk pelamar umum : S.1 (kuning), S.2 (biru). Untuk Pegawai Tidak Tetap : S.1 (merah), S.2 (coklat).&lt;br /&gt;Cantumkan informasi pelamar pada amplop (disediakan oleh sistem pada saat selesai pendaftaran online).&lt;br /&gt;Berkas lamaran yang tidak lengkap atau terdapat perbedaan data antara database pelamar dengan berkas yang disampaikan akan dinyatakan tidak memenuhi syarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAFTARAN :&lt;br /&gt;Berikut adalah Tahapan dan Jadwal Seleksi dalam Pengadaan PNS Departemen PU Tahun 2009 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;TAHAPAN / JADWAL SELEKSI&lt;br /&gt;TANGGAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 &lt;br /&gt; Pendaftaran secara Online&lt;br /&gt;3 – 30 Sept 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 &lt;br /&gt; Penerimaan Berkas&lt;br /&gt;3 Sept – 5 Okt 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 &lt;br /&gt; Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi&lt;br /&gt;11 Okt 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 &lt;br /&gt; Pengambilan Tanda Peserta Ujian&lt;br /&gt;14– 16 Okt 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 &lt;br /&gt; Ujian Tertulis&lt;br /&gt;17 Okt 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 &lt;br /&gt; Pengumuman Hasil Test&lt;br /&gt;24 Okt 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 &lt;br /&gt; Pemberkasan Ulang&lt;br /&gt;26 Okt – 6 Nov 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 &lt;br /&gt; Penyampaian secara simbolis SK CPNS 2009&lt;br /&gt;3 Des 2009&lt;br /&gt;Seleksi dilakukan dengan tahapan (sistem gugur) sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seleksi Administratif dengan melihat pemenuhan persyaratan di atas, dan yang tidak memenuhi persyaratan akan gugur. Hanya mereka yang dinyatakan lulus seleksi administratif yang akan dipanggil untuk mengikuti ujian tulis melalui pengumuman di website Departemen Pekerjaan Umum dan papan pengumuman Departemen Pekerjaan Umum.&lt;br /&gt;Bagi pelamar yang lulus Seleksi Administratif diharuskan untuk mengambil Tanda Peserta Ujian, waktu dan lokasi pengambilan Tanda Peserta Ujian akan ditentukan kemudian.&lt;br /&gt;Tanda Peserta Seleksi Ujian Tertulis diambil sendiri oleh calon peserta (tidak dapat diwakilkan) dengan membawa dokumen asli berupa: ijazah, Sertifikat Kemampuan Berbahasa Inggris, transkrip nilai dan akte kelahiran untuk diperlihatkan kepada panitia.&lt;br /&gt;Ujian tertulis meliputi Test Pengetahuan Umum (TPU) yang terdiri dari : Pengetahuan Ke-PU-an, Bahasa Indonesia, Pancasila, Tata Negara, Sejarah dan Kebijakan Pemerintah. Test Bakat Skolastik (TBS), Pengetahuan Khusus/Substansi, Test Skala Kematangan (TSK). Waktu dan lokasi Ujian Tertulis akan ditentukan kemudian.&lt;br /&gt;Hasil Ujian tulis akan diumumkan melalui website Departemen Pekerjaan Umum dan papan pengumuman Departemen Pekerjaan Umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAIN-LAIN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Pekerjaan Umum tidak dipungut biaya.&lt;br /&gt;Departemen PU tidak bertanggungjawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum – oknum yang mengatasnamakan Departemen Pekerjaan Umum atau Panitia sehingga peserta diharapkan tidak melayani tawaran – tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai Calon PNS.&lt;br /&gt;Panitia membuka jalur pelayanan telephone (hotline) bagi para pelamar pada hari dan jam kerja (3 s.d. 30 September 2009, Senin – Jumat, 09:00 – 15:00 WIB) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Administratif&lt;br /&gt;Sistem Online&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0857 163 55447 (Sdri. Wenny)&lt;br /&gt;0857 163 55448 (Sdri. Dewi)&lt;br /&gt;0857 163 55449 (Sdr. Sam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lamaran tanpa nomor berkas lamaran dianggap tidak berlaku dan tidak akan diperiksa oleh panitia. Panitia hanya memeriksa 1 (satu) berkas lamaran untuk 1 (satu) Nomor Berkas.&lt;br /&gt;Surat Keterangan Kelulusan / Ijazah sementara dapat diterima, dengan syarat Pelamar dapat menyertakan Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Pimpinan Universitas yang menyatakan bahwa pihak Universitas sudah dapat mengeluarkan ijazah asli yang bersangkutan pada saat yang bersangkutan mengambil Nomor Peserta Ujian. Bagi Pelamar yang tidak dapat menunjukkan Ijazah asli, maka yang bersangkutan tidak dapat mengambil Nomor Peserta Ujian.&lt;br /&gt;Bagi Pelamar lulusan luar negeri harap melampirkan konversi transkrip nilai yang disahkan oleh Ditjen Dikti Depdiknas.&lt;br /&gt;Berkas lamaran yang dikirimkan kepada Departemen Pekerjaan Umum sebelum pengumuman Pengadaan PNS Tahun 2009 dianggap tidak berlaku.&lt;br /&gt;Berkas lamaran yang diterima panitia menjadi milik panitia dan tidak dapat diminta kembali oleh pelamar.&lt;br /&gt;Hal – hal lain yang berkaitan dengan pengadaan dan seleksi PNS Departemen Pekerjaan Umum Tahun 2009 dapat dilihat pada website Departemen PU (http://www.pu. go.id) dan para pelamar disarankan untuk terus memonitor perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 3 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.N MENTERI PEKERJAAN UMUM&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir. AGOES WIDJANARKO, MIP&lt;br /&gt;NIP. 110023320&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2658898241775634626?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2658898241775634626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/09/cpns-departemen-pekerjaan-umum-dpu-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2658898241775634626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2658898241775634626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/09/cpns-departemen-pekerjaan-umum-dpu-2009.html' title='CPNS Departemen Pekerjaan Umum (DPU) 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-6378559349378523247</id><published>2009-08-15T07:21:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T07:30:42.951-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi tips'/><title type='text'>tips sehat ramadhan</title><content type='html'>Ramadhan sebentar lagi...Bulan yang dinanti-nanti...Bersihkan jiwa...luruskan niat..siapkan diri tunaikan ibadah di bulan penuh berkah.., Berikut tips sehat selama bulan Ramadhan ala Hembing..:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Tanamkan niat ikhlas untuk menunaikan puasa dan ucapkan syukur atas nikmat Allah SWT,&lt;br /&gt;2.Menerapkan pola makan sehat&lt;br /&gt;3.Keseimbangan gizi maupun porsinya sangat penting&lt;br /&gt;4.Jangan makan terlalu kenyang dan jangan jadikan saat berbuka dengan mengkonsumsi secara berlebihan&lt;br /&gt;5.Batasi mengkonsumsi makanan berlemak tinggi, terlalu pedas, makanan kalengan, daging olahan dll&lt;br /&gt;6.Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar saat berbuka atau sahur. Perbanyak minum air putih&lt;br /&gt;7.Saat makan sahur maupun berbuka, sebaiknya sajian makanan yang fresh dan dimasak bukan yang telah disimpan selama beberapa hari kemudian dipanaskan&lt;br /&gt;8.Masakan disajikan secara bervariasi, guna meningkatkan nafsu makan saaat sahur&lt;br /&gt;9.Membatasi untuk mengonsumsi gula, makanan gorengan, makanan bersantan&lt;br /&gt;10.Melakukan olahraga ringan secara teratur seperti, jalan kaki, senam, olahraga pernafasan dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yups..tips singkat semoga mudah tuk dijalankan..agar rangkaian puasa kita di bulan Ramadhan lancar, dimudahkan, Allahumma Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-6378559349378523247?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/6378559349378523247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/08/tips-sehat-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6378559349378523247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6378559349378523247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/08/tips-sehat-ramadhan.html' title='tips sehat ramadhan'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4391260295369558415</id><published>2009-07-30T08:13:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T08:16:58.218-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>lowongan departemen perindustrian 2009</title><content type='html'>Setiap tahun hampir dipastikan beberapa Departemen membuka lowongan..Nah inilah kesempatan tuk temen-temen ya...get ur dream come true..berikut infonya..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P E N G U M U M A N&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;NOMOR : 935/SJ.IND.2/ PENG/7/2009&lt;br /&gt;REKRUITMEN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL&lt;br /&gt;DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN&lt;br /&gt;FORMASI TAHUN 2009&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Departemen Perindustrian membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia lulusan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1)/Diploma IV (D.IV), Diploma III (D.III), untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Perindustrian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;I. PERSYARATAN UMUM&lt;br /&gt;1. Persyaratan Pelamar :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;WNI berusia serendah-rendahnya 21 Tahun dan setinggi-tingginya 30 Tahun pada tanggal 1 Oktober 2009.&lt;br /&gt;Memiliki kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Pelamar berasal dari Jurusan yang Terakreditasi A oleh Depdiknas untuk pendidikan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1)/Diploma IV (D.IV), dan Terakreditasi B untuk Diploma III (D.III) kecuali Akademi dengan spesialisasi Teknologi Kulit.&lt;br /&gt;Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.&lt;br /&gt;Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/POLRI, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta/pegawai BUMN/BUMD/Koperasi.&lt;br /&gt;Tidak berkedudukan sebagai Calon/Pegawai Negeri.&lt;br /&gt;Berkelakuan baik berdasarkan catatan dari kepolisian setempat.&lt;br /&gt;Sehat jasmani dan rohani berdasarkan keterangan Dokter.&lt;br /&gt;Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditentukan oleh Pemerintah.&lt;br /&gt;Bersedia mengganti rugi bila setelah diterima, kemudian mengundurkan diri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Kualifikasi Pendidikan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diploma III (D3) : 89 orang&lt;br /&gt;Strata I (S1)/ Diploma 4 (D4) : 301 orang&lt;br /&gt;Strata II (S2) : 12 orang&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jumlah formasi dan kualifikasi pendidikan yang diperlukan, secara rinci tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Umur pada tanggal 1 Oktober 2009&lt;br /&gt;Untuk Diploma III (D.III) / Sarjana Muda berusia maksimal 25 tahun.&lt;br /&gt;Untuk Strata I (S1)/ Diploma IV (D.IV) berusia maksimal 28 tahun.&lt;br /&gt;Untuk Strata II (S2), berusia maksimal 30 tahun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK: skala 4)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk Diploma III (D3)/Sarjana Muda minimal 2,60.&lt;br /&gt;Untuk Strata I (S1)/DIploma IV (D.IV) minimal 2,75.&lt;br /&gt;Untuk Strata II (S2) minimal 3,10.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Info selengkapnya ada di http://www.depperin .go.id/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4391260295369558415?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4391260295369558415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/07/lowongan-departemen-perindustrian-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4391260295369558415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4391260295369558415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/07/lowongan-departemen-perindustrian-2009.html' title='lowongan departemen perindustrian 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-6106014062912543283</id><published>2009-07-09T06:22:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T07:31:20.480-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>penelitian sosial : kontekstualisasi hermeneutika</title><content type='html'>Metode penelitian kualitatif secara luas telah digunakan dalam berbagai penelitian sosial termasuk sosiologi. Dalam tulisan kali ini penulis ingin membagikan informasi mengenai salah satu metode kualitatif yaitu hermeneutika. Dalam pengertiannya, metode hermeneutika adalah suatu pendekatan yang berintikan pada pengertian pemberian penafsiran atas dunia kehidupan sosial. Dunia kehidupan sosial disini adalah segala bentuk objek simbolis yang kita hasilkan dalam percakapan dan tindakan mulai dari ungkapan langsung seperti pikiran, perasaan, keinginan, atau melalui endapan – endapannya seperti dalam teks kuno, tradisi, karya seni sampai pada susunan yang dihasilkan secara tak langsung yang bersifat stabil dan tertata seperti pranata, sistem sosial, dan struktur kepribadian (Budi Hardiman,1991). Nah, berdasar pengalaman penulis dalam mengkontekskan hermeneutika ini pada sebuah karya seni lukisan 'garuda biru'..(jujur lupa waktunya..yang jelas waktu kuliah dulu..he..)..oke...smoga bermanfaat ya..skali ini just sample...tentu masih butuh bacaan...let see...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ilustrasi Lukisan Garuda Biru&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;karya seni lukisan “ Garuda Biru ” merupakan karya JS. Murdowo, sebuah karya lukisan cat minyak di atas kanvas berukuran ( 150x200 ) cm  dengan gaya dekoratif.Lukisan Garuda Biru ini sesuai dengan namanya diilustrasikan dengan objek satwa burung. Objek satwa burung yang diambil adalah burung merak yang telah tersohor karena keindahan bulunya ditambah dengan burung jenis lain serta ten-tunya adalah burung Garuda yang juga merupakan lambang dari negara Indonesia ini. Satwa burung menjadi inspirasi yang tak kunjung habis dikarenakan keinda-han bulunya, suaranya, jenisnya, kesukaannya, kepekaannya, cara merawat anak – anaknya dan seterusnya. Selain itu, maskot burung sering dipakai oleh banyak negara seperti Amerika, Jerman, Emirat Arab, Irak, Italia, Papua Nugini, Po-landia, Portugis, Mesir, Indonesia, serta masih banyak lagi. Hal ini memper-lihatkan adanya keunggulan dalam filosofi satwa burung tersebut meski ini dikembalikan pada konteks masing – masing negara. &lt;br /&gt;Burung – burung ini sebagian besar bertengger / hinggap pada ranting pohon yang besar. Sementara, tampak burung Garuda berwarna lain dari biasanya ( emas ) yaitu berwarna biru ‘legam’ seperti luka memar dan kakinya tidak bertengger pada dahan / ranting seperti halnya burung – burung yang lain. Kemudian tampak pada lukisan adanya daun – daun yang berjatuhan / berguguran hingga ke tanah.&lt;br /&gt;             Pewarnaan pada burung selain Garuda tampak warna – warni. Warna yang ditampilkan seputar warna merah, kuning, dan biru pada burung yang tampak berkelompok. Burung yang berkelompok / sejenis tampak saling bertikai seolah memperebutkan sesuatu. Selain itu, antar kelompok burung juga tampak saling bertikai. Terlihat pula adanya burung yang hinggap pada burung merak yang besar seolah ‘menumpang’ kesohoran burung merak yang terkenal sebagai burung yang indah.&lt;br /&gt;Adapun maksud ilustrasi dari kehidupan satwa burung ini dikaitkan dengan konteks Indonesia skala nasional yaitu masa rentang tahun 2001. Asumsi / tema diangkat berdasarkan keprihatinan terhadap kondisi sosial politik masyarakat Indonesia masa itu. Kondisi yang ada saat itu sangat kompleks dengan indikasi banyaknya masalah sosial seperti kerusuhan yang berdampak pada stabilitas nasional. Pelukis bermaksud melalui hasil karya seni lukisnya dapat menja-dikannya sebagai momentum mengenang peristiwa yang terjadi saat itu melalui simbolisasi kehidupan burung – burung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermeneutika Lukisan “ Garuda Biru ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengungkapan konsep objek burung sebagaimana yang telah diilustrasikan adalah sebagai penggambaran tokoh – tokoh yang memegang peranan dalam pemerintahan Indonesia. Burung – burung sejenis mewakili kelompok yang sejenis demikian sebaliknya. Burung yang bertengger di atas burung besar merupakan simbolisasi sosok yang ‘nebeng’ kejayaan atau ‘tim sukses’ dari burung yang ditunggangi tersebut.&lt;br /&gt;Selanjutnya, objek lukisan yaitu satwa burung, dimana kehidupannya menyatu dengan alam / kesatuan alamiah flora – fauna. Kesatuan terlihat dimana burung – burung dengan berbagai varian jenis dan ukuran bertengger pada pohon. Keberadaan pohon memberi ilustrasi kehidupan sosial ekonomi dalam masyarakat, dimana pada cabang / ranting tinggi menunjukkan posisi status yang tinggi. Selain itu, daun – daun berguguran dari pohon sebagai ilustrasi banyaknya korban dalam situasi masa rentang tahun 2001.&lt;br /&gt;       Adapun landasan ide / latar belakang penciptaan lukisan Garuda Biru didasarkan pada konteks kehidupan masa kurun waktu 2001 yang penuh dengan dinamika sosial yang kompleks. Kompleksitas permasalahan nasional diawali adanya krisis ekonomi yang berkepanjangan sejak awal tahun 1998 telah memberi dampak yang cukup signifikan dalam kehidupan nasional Indonesia. Dampak yang ada tidak terbatas pada sulitnya pemenuhan kebutuhan hidup / ekonomi, melainkan terus menjalar pada permasalahan sosial sampai politik. &lt;br /&gt;         Masalah sosial seperti kerusuhan, penjarahan tentunya tak lepas dari kondisi politik nasional saat itu. Perpolitikan nasional yang sedang carut marut ditandai dengan adanya pergantian rezim pemerintahan, serta pembangunan ekonomi yang tidak stabil menimbulkan masalah instabilitas nasional. Indikasi ini semakin diperparah dengan kerusuhan yang ada seakan ada skenario yang melibatkan elit &lt;br /&gt;(negara), massa dengan SARA.  Keadaan ini menjadi cepat menjalar dikarenakan isu – isu yang berkembang ditanggapi masyarakat secara berlebihan yang ibarat &lt;br /&gt;‘rumput kering’ yang mudah tersulut namun sulit dipadamkan. Hal yang memprihatinkan adalah munculnya korban yang tidak sedikit akibat kerusuhan yang terjadi. &lt;br /&gt;       Selain itu masalah indikasi degradasi moral dalam masyarakat Indonesia yaitu masalah budaya KKN yang kian marak dan justru mengakar menimbulkan kesengsaraan rakyat, selain itu timbul pula tawuran di kalangan remaja, serta berbagai tindakan kriminal lainnya ( narkoba, pergaulan bebas ). Hal ini bila dikaitkan dengan konteks masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis – religius yang hidup bersama ditengah keberagaman agama dan kepercayaan yang ada. Masyarakat Indonesia yang majemuk ini juga telah mempunyai konsensus / general agreement yaitu nilai falsafah Pancasila warisan pendiri bangsa yang luhur. Nilai – nilai yang terangkum dalam Pancasila pada dasarnya merupakan asas kerohanian, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang seharusnya dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan pada generasi berikutnya. Namun, hal ini menjadi kontradiksi bila dikaitkan dengan konteks kehidupan nasional masa itu yang sungguh dalam kondisi memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek utama selanjutnya adalah 'burung Garuda' yang dalam lukisan tampak spesifik yaitu dari segi ukuran yang tampak kecil, warna yang ‘biru legam’, serta posisi yang tidak berpijak / bertengger pada pohon ( simbolisasi kehidupan sosial ekonomi). &lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui bersama bahwasanya lambang / dasar negara Indonesia adalah Garuda Pancasila yang merupakan bentukan konsensus masyarakat Indonesia. Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam yang juga sarat kemajemukan suku bangsa/ etnis, agama, dan adat istiadat dengan ciri lokalitas yang khas. Pluralitas yang ada ini dapat dipersatukan melalui semboyan “ Bhinneka Tunggal Ika ” yang bermakna bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Semboyan ini tertulis dalam pita yang terikat pada kaki burung Garuda. Selanjutnya, bila kita lihat ilustrasi Garuda dalam lukisan adalah warna biru legam, tampak seperti ‘luka memar’. Ilustrasi ini menunjukkan bahwa posisi Garuda seolah sedang terluka parah hingga nyaris dapat dikatakan perlu operasi. Hal ini bermakna Garuda telah tercampakkan secara ‘kasar’ oleh kaum bangsanya  sendiri. Sekadar pengingat syair dendang lagu “Garuda Pancasila” yaitu:&lt;br /&gt;   Garuda Pancasila akulah pendukungmu&lt;br /&gt;   Patriot proklamasi sedia berkorban untukmu&lt;br /&gt;   Pancasila dasar negara, rakyat adil makmur sentosa&lt;br /&gt;   Pribadi bangsaku, ayo maju – maju, ayo maju – maju, ayo maju – maju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair ini bila dikaitkan dengan konteks saat itu menjadi pertanyaan retoris, ‘mana pendukungmu’ , semua mencampakkan, terlupakan dan tersudut karena putra bangsa sedang khilaf, sibuk dengan urusan masing – masing. Nasionalisme dan cinta tanah air tergantikan oleh nafsu – ambisi untuk menguasai negeri dengan menghalalkan pelbagai cara dan upaya. Pertikaian antar kelompok yang kemudian menjadi jawabnya, disintegrasi mulai muncul berakar justru dari negeri sendiri. Putra bangsa saling sakit – menyakiti, membuat luka Garuda Pancasila sebagai representasi kebhinnekaan  Indonesia.&lt;br /&gt;Garuda Pancasila yang termaknai sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia, pengemban cita – cita Negara dan Bangsa yang semestinya menjadi dasar pemikiran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak terwujud nyata. Nilai yang terkandung sarat makna karena wujud integrasi dari nilai universal yaitu asas kerokhanian ( sila I ), kemanusiaan ( sila II ) , persatuan &lt;br /&gt;(  sila III ), kerakyatan ( sila IV ), serta keadilan sosial ( sila V ). Nilai luhur yang seharusnya tidak hanya menjadi sekedar normatif belaka, yang lemah dalam aplikasinya justru akan menjadi ‘bomerang’yang menjerumuskan pada kehancuran. Oleh karenanya, amanat yang terkandung melalui karya seni lukisan Garuda Biru adalah agar segala peristiwa nasional masa kurun waktu tahun 2001 dapat menjadi bahan perenungan bagi kehidupan ke depan yang jauh lebih baik, maju, dan berperadaban.  Masyarakat Indonesia harus menyadari bahwa mereka hidup di tangah masyarakat yang majemuk. Masyarakat majemuk ini otomatis pula majemuk pola pikir maupun pola perilakunya serta majemuk pula dalam kepentingan/ kebutuhannya. Dengan demikian, membangun kembali general agreements bangsa Indonesia adalah menjadi hal yang utama dan terutama. (end)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok..setelah membacanya tentu ingat dong dengan salah satu judul film yang baru-baru ini diputar di bioskop..'Garuda di Dadaku'...yuppsss...by hermeneutika kita bisa melakukan 'penafsiran' atas fenomena yang ada. Tentu bila ini kemudian akan dijadikan sebagai alat analisa data membutuhkan pembacaan yang mendalam...not only outside..but inside...indeep...hmmm lain waktu penulis akan bahas lagi ya...trims...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-6106014062912543283?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/6106014062912543283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/07/penelitian-sosial-kontekstualisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6106014062912543283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6106014062912543283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/07/penelitian-sosial-kontekstualisasi.html' title='penelitian sosial : kontekstualisasi hermeneutika'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-3449635986227672170</id><published>2009-05-13T06:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T06:06:14.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>lowongan kerja-penerbitan 2009</title><content type='html'>Penerbit Galangpress menantang Anda, orang muda kreatif, untuk bekerja, berkembang, dan berprestasi bersama kami sebagai:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDITOR (ED)&lt;br /&gt;Editor tetap untuk buku Komputer, Kewirausahaan, Hukum, Psikologi, dan Pelajaran.&lt;br /&gt;Kualifikasi:&lt;br /&gt;- Laki-laki/perempuan&lt;br /&gt;- Usia maksimal 27 tahun&lt;br /&gt;- Pendidikan S1 semua jurusan&lt;br /&gt;- Mampu berkomunikasi aktif (lisan/tertulis) baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris&lt;br /&gt;- Berpengalaman dalam dunia tulis-menulis&lt;br /&gt;- Berorientasi pada kualitas dan target waktu&lt;br /&gt;- Sanggup bekerja dalam tekanan&lt;br /&gt;- Memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan siap mengerjakan tema apa pun&lt;br /&gt;- Loyal, berdedikasi, dan mobilitas tinggi&lt;br /&gt;- Berdomisili di Jogja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ILUSTRATOR/VISUALISER (VIS)&lt;br /&gt;Kualifikasi:&lt;br /&gt;- Laki/perempuan&lt;br /&gt;- Usia maksimal 27 tahun&lt;br /&gt;- Pendidikan minimal D-III, desain grafis/umum&lt;br /&gt;- Menguasai teknik ilustrasi manual serta digital dengan berbagai tema&lt;br /&gt;- Menguasai program Desain Grafis, minimal: Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator,&lt;br /&gt;Adobe InDesign serta CorelDraw&lt;br /&gt;- Memahami proses cetak&lt;br /&gt;- Sanggup bekerja dengan brief minimal&lt;br /&gt;- Berorientasi pada target (bekerja cepat, tepat, dan akurat)&lt;br /&gt;- Memiliki ketrampilan fotografi merupakan nilai lebih dalam proses seleksi&lt;br /&gt;- Berdomisili di Jogja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rebut kesempatan emas ini! Kirim lamaran paling menarik, Fotokopi ijazah asli, CV/resume, pas foto terbaru, serta portfolio (contoh karya) terbaik Anda ke:&lt;br /&gt;HRD Dept. Galangpress, Jl. Mawar Tengah/72, Baciro, Yogyakarta 55225. Paling lambat tanggal 18 Mei 2009. Cantumkan kode posisi di sudut kiri atas amplop.&lt;br /&gt;Tidak ada korespondensi untuk informasi ini, kami hanya memanggil pelamar yang memenuhi kualifikasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-3449635986227672170?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/3449635986227672170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/05/lowongan-kerja-penerbitan-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3449635986227672170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3449635986227672170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/05/lowongan-kerja-penerbitan-2009.html' title='lowongan kerja-penerbitan 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-1254561207218056697</id><published>2009-05-05T16:19:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T16:26:28.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>rupa-rupa pemilu 2009</title><content type='html'>Berikut cuplikan rekaman ttg kampanye caleg simak ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed src='http://www.gcast.com/go/gcplayerlg?xmlurl=http://www.gcast.com/u/vera_putri/Episode_16_Tantangan_Caleg_Dalam_Berkampanye.xml&amp;autoplay=yes&amp;repeat=yes&amp;colorChoice=4' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' pluginspage='http://www.macromedia.com/go/getflashplayer' width='241' height='219'&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br&gt;&lt;a href='http://www.gcast.com/htdb/popup/subscribe.html?u=http://www.gcast.com/u/vera_putri/Episode_16_Tantangan_Caleg_Dalam_Berkampanye.xml'&gt;Subscribe Free&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;a href='http://www.gcast.com/htdb/popup/gethtml.html?u=http://www.gcast.com/u/vera_putri/Episode_16_Tantangan_Caleg_Dalam_Berkampanye.xml'&gt;Add to my Page&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(above "&lt;h6&gt;Links&lt;/h6&gt;")&lt;br /&gt;"&lt;h6&gt;My Podcast&lt;/h6&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya..bagaimana fakta yang harus diterima oleh para caleg pasca pemilu legislatif yang lalu? Banyak kejadian mulai dari yang stress sampai yang bahagia lantaran sukses mendulang suara di daerah pemilihannya. Paling tidak menjadikan pembelajaran dalam berpolitik di negeri ini. Yesss....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-1254561207218056697?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/1254561207218056697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/05/rupa-rupa-pemilu-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1254561207218056697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1254561207218056697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/05/rupa-rupa-pemilu-2009.html' title='rupa-rupa pemilu 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2875139759637209229</id><published>2009-05-05T00:00:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T00:03:03.042-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>beasiswa sampoerna-2009</title><content type='html'>INFORMASI BEASISWA PROGRAM SARJANA PENDIDIKAN (STRATA 1)&lt;br /&gt;TAHUN AKADEMIK 2009 /2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEKILAS MENGENAI SAMPOERNA SCHOOL OF EDUCATION (SSE)&lt;br /&gt;SAMPOERNA SCHOOL of EDUCATION (SSE) adalah Institusi Keguruan yang menyelenggarakan program Sarjana Pendidikan (Strata 1), didirikan oleh SAMPOERNA FOUNDATION bertujuan untuk menciptakan generasi baru guru Indonesia yang menguasai metode pengajaran terkini, mampu mengajar secara bilingual dan mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran.&lt;br /&gt;Lulusan dari SSE akan menjadi jawaban atas kebutuhan sekolah bertaraf internasional, sekolah nasional dan nasional plus terhadap guru profesional masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PROGRAM STUDI YANG DITAWARKAN&lt;br /&gt;a. Jurusan Pendidikan Matematika (Sarjana Pendidikan)&lt;br /&gt;b. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (Sarjana Pendidikan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. JENIS BEASISWA&lt;br /&gt;a. Beasiswa FULL BOARD&lt;br /&gt;Beasiswa yang diberikan meliputi Biaya Pendidikan dan Biaya Hidup selama 4 tahun atau 8 semester&lt;br /&gt;b. Beasiswa TUITION FEE&lt;br /&gt;Beasiswa yang diberikan adalah Biaya Pendidikan selama 4 tahun atau 8 semester&lt;br /&gt;Aplikan diperbolehkan mendaftar pada salah satu jenis beasiswa yang tercantum di atas sesuai dengan kondisi dan persyaratan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PERSYARATAN DASAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa FULL BOARD&lt;br /&gt;• Lulus SMA atau setara pada tahun 2007, atau 2008, atau duduk di SMA kelas 12 pada saat mendaftar di Sampoerna School of Education.&lt;br /&gt;• Warga Negara Indonesia.&lt;br /&gt;• Nilai rata-rata raport 7,00 selama masa SMA (kelas 10 sampai dengan kelas 12) dengan nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimum 7,00 .&lt;br /&gt;• Membuktikan kebutuhan tunjangan keuangan untuk melanjutkan pendidikan.&lt;br /&gt;• Lulus proses seleksi beasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa TUITION FEE&lt;br /&gt;• Lulusan SMA atau setara, dan berusia tidak lebih dari 30 tahun pada tanggal 9 September 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Warga Negara Indonesia.&lt;br /&gt;• Nilai rata-rata minimum rapor SMA kelas 10 sampai kelas 12 adalah 7,00 untuk mata pelajaran Matematika atau Bahasa Inggris (sesuai jurusan yang dipilih)&lt;br /&gt;• Prestasi di bidang akademik, seni dan, atau olah raga akan menjadi nilai tambah.&lt;br /&gt;• Sehat jasmani dan rohani&lt;br /&gt;• Lulus proses seleksi beasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PERSYARATAN DOKUMEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa FULL BOARD&lt;br /&gt;• Fotokopi rapor SMA kelas 10 – 12 (semester 5) yang dilegalisir&lt;br /&gt;• Hasil UAN bagi yang sudah lulus SMA pada saat mendaftar (legalisir)&lt;br /&gt;• Foto Kopi KTP atau Kartu Pelajar (2 lbr)&lt;br /&gt;• Pas Foto ukuran 4 X 6 berwarna 2 lembar&lt;br /&gt;• Surat referensi dari kepala sekolah atau guru BK&lt;br /&gt;• Surat referensi dari wali kelas&lt;br /&gt;• 1 lembar fotokopi KTP kedua orang tua&lt;br /&gt;• 1 Lembar Fotokopi Kartu Keluarga (KK)&lt;br /&gt;• Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh RT / RW atau kelurahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa TUITION FEE&lt;br /&gt;• Fotokopi rapor SMA kelas 10 – 12 (semester 5) yang dilegalisir&lt;br /&gt;• Hasil UAN bagi yang sudah lulus SMA pada saat mendaftar (legalisir)&lt;br /&gt;• Foto Kopi KTP atau Kartu Pelajar (2 lbr)&lt;br /&gt;• Pas Foto ukuran 4 X 6 berwarna 2 lembar&lt;br /&gt;• Surat referensi dari kepala sekolah/guru BK ATAU Surat referensi dari atasan (jika sudah bekerja pada saat mendaftar)&lt;br /&gt;• 1 Lembar Fotokopi Kartu Keluarga (KK)&lt;br /&gt;• Surat keterangan kesehatan yang dikeluarkan oleh rumah sakit / Puskesmas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. CARA MENDAPATKAN BEASISWA&lt;br /&gt; Mengisi formulir pendaftaran dan form referensi (form terlampir)&lt;br /&gt; Menjawab secara singkat Pernyataan Pribadi dan Pertanyaan Esai yang tercantum pada hal. 4 formulir pendaftaran sesuai petunjuk yang tertera.&lt;br /&gt; Melengkapi persyaratan dokumen pendukung seperti tercantum pada tabel 3.2 Persyaratan Dokumen&lt;br /&gt; Mengirimkan Formulir Pendaftaran, Form Referensi dan dokumen pendukung yang sudah lengkap selambat – lambatnya tanggal ;&lt;br /&gt;• 1 Mei 2009 (untuk aplikan Beasiswa Tution Fee)&lt;br /&gt;• 20 Mei 2009 (untuk aplikan Beasiswa Full Board)&lt;br /&gt;Ditujukan ke alamat ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampoerna Strategic Square, Tower A lantai 26&lt;br /&gt;Jl. Jend Sudirman Kav 45&lt;br /&gt;Jakarta Selatan 12930&lt;br /&gt;Attn : (Syeron / Wahono)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. SELEKSI BEASISWA&lt;br /&gt;Aplikan yang memenuhi persyaratan akan diundang untuk mengikuti proses seleksi beasiswa. Tes Seleksi beasiswa akan diselenggarakan pada tanggal ;&lt;br /&gt;• 15 Mei 2009 (Beasiswa Tuition Fee)&lt;br /&gt;• 22 Juni 2009 ( Beasiswa Full Board)&lt;br /&gt;Lokasi tes seleksi beasiswa akan diumumkan diundangan seleksi beasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. TUNJANGAN BIAYA SELEKSI (Khusus aplikan beasiswa Full Board)&lt;br /&gt;Bagi calon mahasiswa dengan domisili di luar Jabodetabek yang terpilih dan diundang untuk mengikuti Tes Seleksi Beasiswa di jakarta akan mendapatkan tunjangan biaya seleksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. INFORMASI (silahkan menghubungi) :&lt;br /&gt;SYERON SYAHRIL (0817 486 4802 atau 021 5772275 EXT. 7538)&lt;br /&gt;syeron.syahril@ sampoernafoundat ion.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2875139759637209229?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2875139759637209229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/05/beasiswa-sampoerna-2009.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2875139759637209229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2875139759637209229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/05/beasiswa-sampoerna-2009.html' title='beasiswa sampoerna-2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-558161749207665300</id><published>2009-04-26T21:01:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:02:38.929-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>lowongan 2009-pendamping masy&amp;manajer</title><content type='html'>Masyarakat Mandiri sebuah lembaga nirlaba jejaring Domper Dhuafa Republika yang braktivitas pada Program Pemberdayaan Masyarakat (Community Development) mengajak para aktivis bergabung dan mengabdi bersama untuk posisi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01. PENDAMPING MASYARAKAT (Kode PM)&lt;br /&gt;  Persyaratan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendidikan S1 Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Masyarakat, Peternakan, Pertanian dan Teknologi Industri Pertanian, dengan IPK minimal 2,75&lt;br /&gt;2. Memiliki komitmen pada pemberdayaan masyarakat dan diutamakan yang sudah berpengalaman minimal 1 (satu) tahun&lt;br /&gt;3. Mampu mengoperasikan komputer minimal MS Office&lt;br /&gt;4. Memiliki jiwa kewirausahaan, kepemimpinan dan aktif berorganisasi&lt;br /&gt;5. Belum menikah&lt;br /&gt;6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dengan menyertakan Surat Pernyataan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;02. MANAGER KOPERASI (kode MK)&lt;br /&gt;  Persyaratan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memiliki latar belakang pendidikan ekonomi (minimal D3)&lt;br /&gt;2. Memiliki jiwa kewirausahawan dan pemasaran. Diutamakan yang sudah memiliki pengalaman wirausaha dan pemasaran.&lt;br /&gt;3. Memiliki kendaraan bermotor (roda dua) dan kelengkapan surat-surat mengendarai&lt;br /&gt;4. Mampu mengoperasikan komputer minimal MS Office dan Bahasa Inggris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamaran diterima &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;paling lambat tanggal 5 Mei 2009&lt;/span&gt; dan dikirim ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HRD - Masyarakat Mandiri&lt;br /&gt;Wisma Masyarakat Mandiri - Dompet Dhuafa Republika&lt;br /&gt;Jl. Raya Parung - Bogor KM 45,&lt;br /&gt;Parung Hijau I kav. 30, Kemang, Bogor 16130&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-558161749207665300?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/558161749207665300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lowongan-2009-pendamping-masy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/558161749207665300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/558161749207665300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lowongan-2009-pendamping-masy.html' title='lowongan 2009-pendamping masy&amp;manajer'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-5558363629401263836</id><published>2009-04-22T06:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T07:51:00.164-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-research activity'/><title type='text'>laporan penelitian&amp;tradisi penelitian</title><content type='html'>Aktivitas penelitian merupakan bagian dari aktivitas ilmiah yang lazim dilakukan khususnya oleh kalangan akademisi (termasuk pelajar,mahasiswa,peneliti) maupun non akademisi untuk kepentingan tertentu. Dalam hal ini penelitian merupakan suatu upaya untuk mencari jawaban dari suatu masalah. Tentu bukan sembarang penelitian melainkan memenuhi persyaratan yaitu :&lt;br /&gt;a.Sistematis,yaitu penelitian dilaksanakan menurut pola tertentu dari yang paling sederhana sampai yang kompleks hingga tercapai tujuan secara efektif dan efisien;&lt;br /&gt;b.Terencana,yaitu penelitian dilaksanakan dengan adanya unsur kesengajaan dan sebelumnya langkah pelaksanaannya sudah dipikirkan;&lt;br /&gt;c.Ilmiah,yaitu dari awal sampai akhir penelitian dilakukan menurut cara dan prinsip ilmu pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah hal lain yang juga penting setelah melakukan penelitian adalah membuat laporan penelitian. Berikut salah satu bentuk penataan laporan penelitian yang bisa dipertimbangkan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Judul Penelitian/Laporan adalah rumusan pokok penelitian perlu dinyatakan dengan singkat,jelas dan relevan dengan isi laporan sehingga mudah dipahami&lt;br /&gt;     Pelaksana Penelitian yaitu nama orang/lembaga yang melaksanakan penelitian&lt;br /&gt;     Penerima Laporan yaitu pihak yang memberi tugas dan dana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kata Pengantar, bagian ini menyatakan (1) gambaran umum mengenai adanya tugas beserta ketentuan pengarahan; (2)gambaran umum mengenai pelaksanaan tugas serta hasil yang dicapai;(3)ucapan terima kasih pada semua pihak yang memungkinkan terlaksananya penelitian dan penyusunan laporan;(4) tempat,tanggal,bulan dan tahun penyusunan laporan dan (5) nama penanggung jawab penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Daftar Isi&lt;br /&gt;D.Daftar Tabel&lt;br /&gt;E.Ringkasan (Abstrak), menyatakan masalah pokok,tujuan,metode,data dan kesimpulan penelitian secara ringkas dan padat&lt;br /&gt;F.Bab Pendahuluan berisi informasi tentang latar belakang dan masalah,tujuan penelitian,ruang lingkup masalah,asumsi/anggapan dasar,hipotesis,teori,sumber data,pengumpulan data&lt;br /&gt;G.Pengolahan Data berisi deskripsi data,keseluruhan analisis data,dan interpretasi data&lt;br /&gt;H.Kesimpulan berisi penyataan kesimpulan dari keseluruhan analisis data relevan dengan masalah penelitian&lt;br /&gt;I.Hambatan dan Saran berisi tentang hambatan yang dialami sejak awal sampai akhir penelitian dan laporan penelitian dan saran yang berkaitan dengan metodologi penelitian,penelitian lanjut atau penerapan hasil penelitian&lt;br /&gt;J.Daftar Pustaka berisi semua pustaka yang relevan yang dijadikan acuan penelitian/penyusunan laporan&lt;br /&gt;K.Lampiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang harus diperhatikan :&lt;br /&gt;-menggunakan bahasa komunikatif,baik,dan benar&lt;br /&gt;-sistematis mengikuti langkah-langkah yang harus benar dan disesuaikan dengan langkah penelitian yang dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentunya setelah laporan penelitian disampaikan alangkah baiknya bila laporan dapat didiskusikan..inilah yang perlu ditradisikan agar penelitian tidak hanya kemudian menjadi seonggok kertas yang hanya akan memenuhi rak-rak buku....realize research tradition:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-5558363629401263836?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/5558363629401263836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/laporan-penelitian-penelitian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5558363629401263836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5558363629401263836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/laporan-penelitian-penelitian.html' title='laporan penelitian&amp;tradisi penelitian'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2305936496925221739</id><published>2009-04-21T18:49:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T18:52:50.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>lowongan-peluang karir dunia penerbitan</title><content type='html'>Sebuah perusahaan penerbitan bukubuku Islami terkemuka membutuhkan tenaga tenaga muda, energik, dan antusias untuk berkarier di dunia perbukuan sebagai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Manajer Penerbitan (P/W; maks 40 th)&lt;br /&gt; Min. S1; semua jurusan.&lt;br /&gt; Memahami &amp;amp; mempunyai pengalaman di bidang Book Publishing.&lt;br /&gt; Memiliki kemampuan manajerial, lebih diutamakan yang berpengalaman di posisi&lt;br /&gt;        manajerial di atas 3 tahun.&lt;br /&gt; Memahami jalur distribusi pemasaran buku secara umum.&lt;br /&gt; Memiliki integritas, kepercayaan moral yang tinggi dalam bekerja-berusaha.&lt;br /&gt; Memiliki wawasan yang luas mengenai buku dan penulis.&lt;br /&gt; Memiliki jaringan-hubungan yang luas dengan penerbit dan penulis buku.&lt;br /&gt; Memiliki visi marketing yang progresif dalam penerbitan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Editor Akuisisi dan Pengembangan (P/W; maks 30 th)&lt;br /&gt; Min. S1; semua jurusan.&lt;br /&gt; Menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar.&lt;br /&gt; Menguasai bahasa Inggris dan/atau Arab.&lt;br /&gt; Mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan baik.&lt;br /&gt; Menguasai program komputer MS. Office dan internet.&lt;br /&gt; Mempunyai jaringan naskah lokal dan internasional (terutama Arab dan Inggris).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Copy Editor &amp;amp; LayOuter (P/W; maks 30 th)&lt;br /&gt; Min D3 (Diutamakan dari jurusan penerbitan).&lt;br /&gt; Menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar.&lt;br /&gt; Menguasai bahasa Inggris dan/atau Arab.&lt;br /&gt; Menguasai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya minimal pasif.&lt;br /&gt; Menguasai program komputer MS. Office dan aplikasi DTP (InDesign, Corel Draw,                    Photoshop, dan Pagemaker).&lt;br /&gt; Mempunyai pengetahuan cetak buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sales &amp;amp; Promotion  Supervisor (P/W; maks 35 th)&lt;br /&gt; Min D3/sederajat.&lt;br /&gt; Berpenampilan Menarik.&lt;br /&gt; Berpengalaman di Bidang penjualan dan distribusi buku (min 2 th).&lt;br /&gt; Mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan baik.&lt;br /&gt; Berorientasi pada target penjualan.&lt;br /&gt; Memiliki kendaraan sendiri.&lt;br /&gt; Memiliki jaringan Distributor, Agen, dan Toko Buku (Modern dan Tradisional) .&lt;br /&gt; Mampu merancang program promosi.&lt;br /&gt; Menguasai program komputer Microsoft-Office&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirimkan lamaran ke :&lt;br /&gt;Cicero Publishing&lt;br /&gt;Jl. Niaga Hijau II No.46 Pondok Pinang 12310&lt;br /&gt;Telp. 7664969 ext. 124 Fax.  75902520&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau email ke:&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" ymailto="mailto:dewi_prabawaningsih%40ciceroindonesia.com" target="_blank" href="http://id.mc760.mail.yahoo.com/mc/compose?to=dewi_prabawaningsih%40ciceroindonesia.com"&gt;dewi_prabawaningsih @ciceroindonesia .com&lt;/a&gt;  atau&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" ymailto="mailto:publishing%40ciceroindonesia.com" target="_blank" href="http://id.mc760.mail.yahoo.com/mc/compose?to=publishing%40ciceroindonesia.com"&gt;publishing@ciceroin donesia.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2305936496925221739?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2305936496925221739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lowongan-peluang-karir-dunia-penerbitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2305936496925221739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2305936496925221739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lowongan-peluang-karir-dunia-penerbitan.html' title='lowongan-peluang karir dunia penerbitan'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-1584253750878460048</id><published>2009-04-12T16:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-12T17:27:48.467-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>kartini dan perempuan indonesia</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;W. R. Supratman - Ibu Kita Kartini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harum namanya&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekar bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekar kaumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merdeka&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Wahai ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri yang mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar cita-citanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Indonesia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri jauhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri yang berjasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Se Indonesia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri yang suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri yang merdeka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-citanya&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Wahai ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri yang mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar cita-citanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Indonesia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekar bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeka kaum ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Se-Indonesia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyuluh budi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyuluh bangsanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cintanya&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Wahai ibu kita Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri yang mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar cita-citanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Indonesia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://liriklaguindonesia.net/lagu-nasional/w-r-supratman-ibu-kita-kartini/"&gt;Lirik lagu W. R. Supratman - Ibu Kita Kartini&lt;/a&gt; ini dipersembahkan oleh &lt;a href="http://liriklaguindonesia.net/" title="Lirik Lagu Indonesia"&gt;LirikLaguIndonesia.Net&lt;/a&gt;. Kunjungi &lt;a href="http://downloadlaguindonesia.net/" title="Download Lagu Indonesia"&gt;DownloadLaguIndonesia.Net&lt;/a&gt; untuk &lt;a href="http://downloadlaguindonesia.net/downloadmp3terbaru/"&gt;download MP3 W. R. Supratman - Ibu Kita Kartini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu di atas tentu mengingatkan kita pada sosok pahlawan bangsa ini yaitu RA Kartini.&lt;br /&gt;Bila melihat biografi dari RA Kartini tentunya akan sangat berbeda bila dikontekskan dengan kondisi kekinian khususnya kehidupan perempuan Indonesia. Bagaimana tidak,jaman terus berubah seiring perkembangan masyarakat pun jua Indonesia yang tak luput dari derasnya arus informasi,perkembangan teknologi menimbulkan dampak bagi perubahan budaya termasuk pemikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan perkembangan jaman jelas perlu disikapi dengan bijaksana tentu sesuai dengan cara pandang dari masing-masing pribadi.Dalam hal ini bila dilihat dari kacamata sosiologi ketokohan RA Kartini menjadi salah satu inspirasi bagi adanya perubahan khususnya bagi kaum perempuan Indonesia. Sosiologi mengenal adanya 'status' dan 'peran' yang ibarat mata uang merupakan dua sisi yang melekat pada masing-masing individu kaitannya dengan kehidupan sosialnya. Pahlawan tentunya sebagai 'status' yang dilekatkan pada individu atas 'peran' yang dijalankannya dengan kriteria seorang pahlawan salah satunya adalah adanya 'sesuatu' yang di perjuangkan ...untuk RA Kartini kaitannya dengan 'emansipasi'. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum,&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;emansipasi adalah pembebasan&lt;/span&gt;, jadi bukan 'persamaan' seperti yang sering orang artikan selama ini meski arti ini bisa digunakan pada konteks tertentu&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kaitannya dengan perempuan ada yang menyatakan bahwa emansipasi bertujuan menyamakan hak-hak perempuan dengan hak laki-laki, membela dan melindungi hak-hak perempuan hmm meski pengertian secara komprehensif mengenai emansipasi perempuan/wanita butuh kajian lanjut. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi teringat satu puisi (tidak tahu siapa penulisnya ?)):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Woman was created from the ribs of a man&lt;br /&gt;Not from his head to be above him&lt;br /&gt;Nor from his feet to be walk upon him&lt;br /&gt;But from his side to be equal&lt;br /&gt;Near to his arm to be protected&lt;br /&gt;and close to his heart to be loved&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So nice memaknai puisi di atas yang implisit menyeru pada arti sebuah keniscayaan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mencitakan adanya sebuah 'equal'-kesamarataan...yang disini penulis artikan sebagai pembagian atas peran pribadi kaitannya dengan perempuan apakah dia sebagai anak perempuan,seorang ibu,seorang istri....yang semuanya tidak lepas dari hal-hal yang sifatnya kodrati maupun non kodrati/sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis,peringatan Hari Kartini nanti tak hanya menggembar-gemborkan wacana emansipasi yang selama ini (kadang) tak menyentuh wilayah realitas kaum hawa. Tetapi yang terpenting adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lahirnya kesadaran&lt;/span&gt; bahwa perempuan adalah sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pahlawan Nusantara, bahkan pahlawan dunia.&lt;/span&gt;...karena setiap diri adalah pahlawan untuk kehidupannya...Be Wise In Our Life..:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-1584253750878460048?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/1584253750878460048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/kartini-dan-perempuan-indonesia.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1584253750878460048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1584253750878460048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/kartini-dan-perempuan-indonesia.html' title='kartini dan perempuan indonesia'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-7154624400871966882</id><published>2009-04-06T07:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T08:00:27.551-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>kelompok sosial budaya-multikultural</title><content type='html'>Masyarakat multikultural tepat dilekatkan pada kondisi ke-Indonesia-an dulu,sekarang, dan masa datang. Terminologi masyarakat multikultural merupakan bentuk masyarakat modern yang anggotanya terdiri atas golongan,suku,etnis,ras,agama,dan budaya. Masyarakat ini hidup bersama dalam suatu wilayah lokal maupun nasional dan bahkan berhubungan dengan internasional baik secara langsung maupun tidak langsung.Masyarakat multikultural memperjuangkan kesederajatan antara kelompok minoritas dan mayoritas baik hukum maupun sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multikulturalisme menuntut masyarakat untuk hidup penuh toleransi,saling pengertian antar budaya,antarbangsa dalam membina suatu dunia baru. Dengan demikian, multikulturalisme dapat menyumbangkan rasa cinta terhadap sesama dan sebagai alat untuk membina dunia aman sejahtera. Meskipun demikian dapat memicu timbulnya konflik antarberbagai kelompok dapat disebabkan oleh faktor :&lt;br /&gt;a.harga diri dan kebanggaan kelompok terusik;&lt;br /&gt;b.adanya perbedaan pendirian/sikap&lt;br /&gt;c.adanya perbedaan budaya/kebudayaan yang dimiliki setiap etnis&lt;br /&gt;d.adanya benturan kepentingan (politik,ekonomi,kekuasaan)&lt;br /&gt;e.perubahan yang terlalu cepat sehingga mengganggu keseimbangan sistem dan kemapanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dilihat dari pendapat Gillin dan Gillin proses sosial menghasilkan dua bentuk interaksi yaitu proses asosiatif/bersekutu meliputi kerjasama,akomodasi,asimilasi dan akulturasi serta proses disosiatif/memisahkan meliputi persaingan,pertentangan,dan kontravensi. Lebih lanjut menurut Dahrendorf ada empat macam konflik yaitu konflik antarperan sosial,antarkelompok sosial,kon- flik antara kelompok terorganisasi dan tidak terorganisasi dan konflik antarsatuan nasional. Dari potensi konflik yang bisa muncul kapan saja dengan isu apa saja bukan berarti mewujudkan integrasi sosial akan sulit. Cepat atau lambatnya integrasi sosial dipengaruhi oleh faktor  homogenitas kelompok,besar kecilnya kelompok,mobilitas geografis dan efektivitas komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya membutuhkan porsi yang jauh lebih besar untuk sebuah toleransi antar kelompok sosial masyarakat. Yang perlu dipahami adalah bahwa setiap kelompok mengembangkan sistem norma dan kebudayaannya masing-masing ...karena berbeda itu indah.....;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya kemudian bagaimana kondisi masyarakat multikultur dengan kehidupan berpolitik untuk sebuah cita demokratisasi?....istilahnya adalah -politik multikultur-&lt;br /&gt;menurut penulis,&lt;span class="fullpost"&gt;multikulturalisme harus diterjemahkan ke dalam kebijakan multikultural sebagai politik pengelolaan perbedaan kebudayaan warga negara..tentu konteksnya Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saat ini,tak bisa ditawar lagi semua elemen masyarakat,pemerintah, elite politik,dan gerakan civil society perlu terus mendorong praktik politik multikulturalisme sesuai karakteristik budaya bangsa yang berslogan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bhinneka Tunggal Ika. &lt;/span&gt;Bila kita lihat menjelang pesta demokrasi lima tahunan dimulai tgl 9 April nanti mulai bermunculan parpol yang bernuansakan kedaerahan...pun juga parpol dengan misi nasionalisnya masih tetap&lt;/span&gt; eksis. Yup...kita lihat lebih lanjut realitas ke depan mengenai masa depan politik multikultur dengan eksistensi kepemimpinan nasional .negeri ini...jangan lupakan gunakan hak pilih sebagai bentuk pertanggungjawaban atas hak asasi politik...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :Soerjono Soekanto,&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sosiologi Suatu Pengantar,&lt;/span&gt;Jakarta:Rajawali,2006&lt;br /&gt;kompilasi bahan bacaan kuliah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-7154624400871966882?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/7154624400871966882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/kelompok-sosial-budaya-multikultural.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7154624400871966882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7154624400871966882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/kelompok-sosial-budaya-multikultural.html' title='kelompok sosial budaya-multikultural'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-7270775508634676815</id><published>2009-04-04T07:27:00.001-07:00</published><updated>2009-04-04T08:17:23.114-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi-nice'/><title type='text'>lirik lagu vidi aldiano</title><content type='html'>this nice song...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;NUANSA BENING&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;oh tiada yang hebat dan mempesona&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;ketika kau lewat di hadapanku&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;biasa saja&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;waktu perkenalan terjalin sudah&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;ada yang menarik pancaran diri&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;terus mengganggu&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;mendengar cerita sehari-hari&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;yang wajar tapi tetap mengasyikkan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;oh tiada kejutan pesona diri&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;pertama kujabat jemari tanganmu&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;biasa saja&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;masa perkenalan lewatlah sudah&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;ada yang menarik bayang-bayangmu&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;tak mau pergi&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;dirimu nuansa-nuansa ilham&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;hamparan laut tiada bertepi&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;kini terasa sungguh&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;semakin engkau jauh&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;semakin terasa dekat&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;akan tumbuh kembangkan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;kasih yang kau tanam&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;di dalam hatiku&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;menatap nuansa-nuansa bening&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;jelasnya doa bercita&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Thanks to Yohan ( sayayohan@gm**l.com ) for submiting this lyric to mp3sgratis.net&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksi &lt;a href="http://mp3sgratis.net/category/v/vidi-aldiano/" title="View all posts in Vidi Aldiano" rel="category tag"&gt;Vidi Aldiano&lt;/a&gt; yang lain.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mp3sgratis.net/v/vidi-aldiano/vidi-aldiano-nuans-bening/" title="Download mp3 lirik lagu Vidi Aldiano Nuansa Bening"&gt;Download mp3 &amp;amp; lirik lagu Vidi Aldiano Nuansa Bening&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mp3sgratis.net" title="free download mp3" rel="bookmark" target="_blank"&gt;Free Download MP3&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-7270775508634676815?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/7270775508634676815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lomba-resensi-2009_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7270775508634676815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7270775508634676815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lomba-resensi-2009_04.html' title='lirik lagu vidi aldiano'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-882281362622381528</id><published>2009-04-04T07:27:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T07:28:07.998-07:00</updated><title type='text'>lomba resensi-2009</title><content type='html'>Pro-U Media mengadakan sayembara resensi buku. Sayembara ini berlaku untuk umum (siapapun boleh ikut).&lt;br /&gt;Ketentuan Lomba :&lt;br /&gt; Resensi yang kamu kirim adalah hasil karyamu sendiri…!! bukan saduran, jiplakan atau plagiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Panjang resensi minimal 2 (dua) halaman A-4, 1,5 spasi, font Arial 12. (jangan ditulis tangan… khawatirnya nggak kebaca he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dikirim melalui pos/paket (tidak menerima pengiriman lewat Fax atau e-mail) apalagi sms… :-p ( ya..iyalah.. boros pulsa gitu loh.. )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Buku-buku yang diresensi adalah sbb : (boleh satu buku, beberapa buku atau semuanya gpp)&lt;br /&gt;(a.)  Kategori Fiksi&lt;br /&gt;- “Tembang Ilalang” karya MD. Aminudin&lt;br /&gt;- “Kabar Bunga” karya Marsiraji Thahir&lt;br /&gt;(b.)  Kategori Non Fiksi&lt;br /&gt;- “Republik Genthonesia” karya Mbah Dipo&lt;br /&gt;- “ Ada Singa Dalam Dirimu” karya Asa Mulchias&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bagi yang pernah merensensi buku-buku di atas dan pernah dimuat di media cetak atau internet (blog, website, milis, dll) akan menjadi nilai plus bagi juri (Tentu dengan melampirkan fotokopi resensi di media cetaknya ya atau mengirimkan link-nya untuk internet..) so..buruaaan masukin tulisan ke koran, majalah, blog, website....dll. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sayembara ini berakhir pada tanggal  15 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Naskah resensi dikirim ke alamat :&lt;br /&gt;PRO-U Media&lt;br /&gt;d.a. Jln. Jogokariyan 35, Yogyakarta 55143, dengan mencantumkan “LOMBA RESENSI” di pojok kiri atas amplop.&lt;br /&gt;  Hadiah bagi pemenang sayembara tiap kategori :&lt;br /&gt;1.      Juara 1 : uang tunai senilai Rp 500.000,- dan satu paket buku senilai      Rp 700.000,00&lt;br /&gt;2.      Juara 2 : uang tunai senilai Rp 400.000,- dan  satu paket buku senilai     Rp 600.000,00&lt;br /&gt;3.  Juara 3 : uang tunai senilai Rp 300.000,- dan  satu paket buku senilai     Rp 500.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku ini juga bisa didapatkan di: TB. Gunung Agung, Gramedia, Toga Mas, Tisera atau di Jakarta 08128024672 / 02168991133, 0213153928, 02193042604, Depok 08129209922, Bandung 08122118475 / 08122221475, Surabaya 0813650643322, Medan 0811647932, Makasar 081355700280, 085299519800, Semarang 081328784604&lt;br /&gt;Atau bisa didapatkan melalui pemesanan ke kantor Pro-U Media, Jl. Jogokariyan 35, Yogyakarta. Telp. 0274-376301&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-882281362622381528?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/882281362622381528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lomba-resensi-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/882281362622381528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/882281362622381528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lomba-resensi-2009.html' title='lomba resensi-2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2731642678027156858</id><published>2009-04-02T21:58:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T22:18:45.059-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>Penawaran program AUN Educational Forum and Young Speker Contest 2009</title><content type='html'>Syarat: Staf Pengajar&amp;amp;Mahasiswa S1 UGM dengan melengkapi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Formulir aplikasi Educational Forum untuk mhsw,dosen/speaker contest untuk mahasiswa (pilih salah satu)&lt;br /&gt;2.Sertifikat TOEFL (Score &gt;500)&lt;br /&gt;3. Esai Bahasa Inggris dengan tema 'Global Economic Crisis: Challenges and Opportunities for ASEAN', untuk Educational Forum : 1500 kata,sedangkan untuk Speaker Contest : 2000 kata&lt;br /&gt;4.Nilai transkrip terbaru&lt;br /&gt;5.Surat pencalonan dekan ditujukan untuk Kepala Kantor Urusan Internasional&lt;br /&gt;6.CV lengkap&lt;br /&gt;7. Foto terbaru uk. 3x4 sejumlah 2 lembar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aplikasi dikirimkan rangkap 2 ke KUI UGM sebelum tgl 24 April 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formulir dapat diperoleh di Jurusan,Fakultas masing-masing.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2731642678027156858?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2731642678027156858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/penawaran-program-aun-educational-forum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2731642678027156858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2731642678027156858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/penawaran-program-aun-educational-forum.html' title='Penawaran program AUN Educational Forum and Young Speker Contest 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-1531350539962255597</id><published>2009-04-02T21:07:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T21:18:57.863-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>lowongan kerja di UGM 2009-SEGERA</title><content type='html'>Di buka posisi sebagai PROGRAM COORDINATOR,HOSPITALITYOFFICER,ACCOUNT FOR INTERNATIONAL RELATION dan CUSTOMER RELATION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat:&lt;br /&gt;1.Foto kopi mahasiswa&lt;br /&gt;2.Transkrip nilai terbaru dengan IPK &gt;3,OO&lt;br /&gt;3.Sertifikat TOEFL dengan skor &gt;500&lt;br /&gt;4.Curriculum Vitae&lt;br /&gt;5. Foto uk 4x6 cm sejumlah 1 lembar&lt;br /&gt;6. Esai pendek berisi motivasi,ide mengenai pengembangan kerjasama internasional UGM dan pengalaman pribadi yg relevan dengan posisi yg di inginkan&lt;br /&gt;7.Sertifikat pertisipasi dalam forum internsional di LN (diutamakan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh berkas ditulis dalam bahasa inggris dan dikumpulkan di Kantor Urusan Internasional &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sebelum 17 aPRIL 2009. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Head Office of International Affairs&lt;br /&gt;Universitas Gadjah Mada&lt;br /&gt;Gedung Pusat Lt 2 Sayap Selatan&lt;br /&gt;Bulaksumur Yogyakarta 55281&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-1531350539962255597?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/1531350539962255597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lowongan-kerja-di-ugm-2009-segera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1531350539962255597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1531350539962255597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/lowongan-kerja-di-ugm-2009-segera.html' title='lowongan kerja di UGM 2009-SEGERA'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-5028112336783754996</id><published>2009-04-01T22:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T22:24:20.800-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>jelang UNAS SMU</title><content type='html'>Ujian kadangkala menjadi 'momok' tersendiri khususnya bagi kalangan pelajar khususnya SMU/SMK/MA kelas 3. Nah ini sebagian share bahan sebagai acuan untuk menyiapkan diri menghadapi UNAS dan sekaligus bagian dari ujian masuk Perguruan Tinggi (PTN / PTS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let See...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="View Sosiologi on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/5336730/Sosiologi" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Sosiologi&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_490306978088595" name="doc_490306978088595" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" rel="media:document" resource="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=5336730&amp;amp;access_key=key-pssmc4em8tqju0dnsgw&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=" media="http://search.yahoo.com/searchmonkey/media/" dc="http://purl.org/dc/terms/"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=5336730&amp;amp;access_key=key-pssmc4em8tqju0dnsgw&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode="&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;                    &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=5336730&amp;amp;access_key=key-pssmc4em8tqju0dnsgw&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_490306978088595_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;                                                 &lt;span rel="media:thumbnail" href="http://i.scribd.com/profiles/images/8ikdiyoa5loml-thumb.jpg"&gt;                         &lt;span property="media:title"&gt;Sosiologi&lt;/span&gt;            &lt;span property="dc:creator"&gt;diah_mulcil06&lt;/span&gt;                         &lt;span property="dc:type" content="Text"&gt;             &lt;/object&gt;    &lt;div style="margin: 6px auto 3px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:                &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/panduan" style="text-decoration: underline;"&gt;panduan&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/Soal" style="text-decoration: underline;"&gt;Soal&lt;/a&gt;          &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat...sukses slalu :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-5028112336783754996?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/5028112336783754996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/jelang-unas-smu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5028112336783754996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5028112336783754996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/04/jelang-unas-smu.html' title='jelang UNAS SMU'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-727461292212015</id><published>2009-03-31T17:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T17:44:03.859-07:00</updated><title type='text'>video kartun pemilu 2009</title><content type='html'>ini ada video kartun pemilu...just perform..moga realitanya tidak demikian:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/uNZbPUCmG9Q&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/uNZbPUCmG9Q&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-727461292212015?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/727461292212015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/03/video-kartun-pemilu-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/727461292212015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/727461292212015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/03/video-kartun-pemilu-2009.html' title='video kartun pemilu 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4008893931574000428</id><published>2009-03-30T20:29:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T20:46:07.729-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>info seleksi pertukaran guru&amp;pelajar 2009-2010</title><content type='html'>Yayasan Bina Antarbudaya adalah lembaga nirlaba berbasis relawan yang&lt;br /&gt;  mengelola program pendidikan antarbudaya guna mempersiapkan&lt;br /&gt;  pemimpin-pemimpin masa depan. Organisasi ini bermitra dengan AFS&lt;br /&gt;  Intercultural Programs yang merupakan organisasi pendidikan dan relawan&lt;br /&gt;  internasional yang memberikan kesempatan bagi pemuda dan masyarakat untuk&lt;br /&gt;  mendapatkan pengetahuan, sikap serta keterampilan antarbudaya tanpa&lt;br /&gt;  membedakan agama, ras, suku, maupun latar belakang sosial ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bina Antarbudaya berusaha mempersiapkan dan mengembangkan calon pemimpin&lt;br /&gt;  masa depan yang lebih peka, paham serta peduli pada lingkungan sekitar&lt;br /&gt;  lewat pembelajaran pemahaman antarbudaya. Melalui interaksi dengan&lt;br /&gt;  masyarakat negara lain kita dapat belajar berbagi, berkomunikasi, menghargai&lt;br /&gt;  dan mencintai satu sama lain diatas segala perbedaan. Kelak diharapkan akan&lt;br /&gt;  tumbuh pemimpin-pemimpin masa depan yang menghargai perbedaan, menjunjung&lt;br /&gt;  tinggi perdamaian dan persahabatan, membangun hubungan yang positif dan&lt;br /&gt;  sinergi antar individu, antar masyarakat dan antarbangsa dalam upaya&lt;br /&gt;  mewujudkan perdamaian serta kesejahteraan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka mewujudkan hal tersebut Bina Antarbudaya membuka kesempatan&lt;br /&gt;  untuk mengikuti proses seleksi pertukaran pelajar Year Program / Intensive&lt;br /&gt;  Program bagi pelajar SMA serta Jenesys Intensive Program bagi Guru SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program, Periode Keberangkatan &amp;amp; Durasi Program:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-AFS Program (11 Bulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret 2010 negara tujuan Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustus-September 2010 negara tujuan Amerika Serikat / Eropa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-YES Program (11 Bulan) / Amerika Serikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustus 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Jenesys / Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Year Program (11 Bulan) berangkat: Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intensive Program (2 Minggu) berangkat: Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa pendaftaran: 25 Maret 2009 - 30 April 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan umum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Warga Negara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sehat jasmani dan rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mengikuti dan lulus proses seleksi bertahap yang diadakan oleh Bina&lt;br /&gt;  Antarbudaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bersedia berangkat pada bulan Desember (khusus Intensive Programs).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan tambahan untuk Siswa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Siswa kelas 1 SMA/SMK/Aliyah/ sederajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Usia 15-16 tahun 7 bulan (kelahiran 1 September 1992 - 1 April 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Aktif berorganisasi dan berprestasi dalam beberapa kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mendapat izin dari orang tua dan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan tambahan untuk Guru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Guru SMA / Sederajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Peduli serta aktif mengembangkan pendidikan di sekolah/lingkungann ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Belum pernah mengikuti program pertukaran, pelatihan, bersekolah, study&lt;br /&gt;  banding/kegiatan sejenis ke Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut pendaftaran silahkan buka&lt;br /&gt;  www.bina-antarbuday a.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4008893931574000428?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4008893931574000428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/03/info-seleksi-pertukaran-guru-2009-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4008893931574000428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4008893931574000428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/03/info-seleksi-pertukaran-guru-2009-2010.html' title='info seleksi pertukaran guru&amp;pelajar 2009-2010'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4766401966874029311</id><published>2009-03-18T01:20:00.001-07:00</published><updated>2009-03-18T01:20:13.179-07:00</updated><title type='text'>PEMILU 2009</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;&lt;span style='font-size:10pt'&gt;Dalam upaya mengatur jalannya pemilu, pemerintah telah membentuk KPU yang memiliki kewenangan untuk mengatur tata cara pemilihan Umum di Indonesia. Dari tahun ke tahun Peraturan tersebut makin disempurnakan, agar lebih dapat memenuhi tuntutan perubahan dan perkembangan zaman. Salah satu tuntutan perubahan yang paling mendasar dari peraturan tersebut adalah digulirkannya kuota 30 % bagi keterwakilan perempuan di parlemen. Tuntutan tersebut tidak hanya bersifat lokal ataupun nasional, tetapi juga bersifat global, artinya di berbagai negara-negara di dunia memiliki tuntutan serupa, bahwa perlu adanya affirmatif action agar perempuan memiliki wakilnya di parlemen, untuk mendorong lahirnya UU atau peraturan yang lebih bersifat adil gender. Selama ini peraturan yang ada dinilai masih sangat bias gender, karena adanya perspektif yang dipakai di dalam membuat aturan lebih bernuansa maskulin. Nuansa maskulinitas tersebut karena sebagian terbesar pembuat aturan hanyalah laki-laki, sehingga berbagai aturan yang dipikirkannya tidak mengakomodasi isu-isu dan kepentingan perempuan, baik secara umum maupun secara spesifik, baik secara strategis maupun secara praksis, padahal jumlah penduduk perempuan lebih tinggi dari penduduk laki-laki, atau dengan kata lain jumlah pemilih perempuan lebih besar dari jumlah pemilih laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan adanya keterwakilan perempuan agar perempuan dapat berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik, sehingga isu-isu tentang perempuan dapat diakomodasikan di dalam aturan-aturan tersebut agar tidak terjadi adanya diskriminasi. Banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mendorong masuknya perempuan ke parlemen.Tantangan tersebut tidak hanya datang dari kekuatan di luar diri perempuan (eksternal), tetapi juga bersifat internal, yaitu dari dalam diri perempuan sendiri. Di samping itu tantangan juga bersifat struktural maupun kultural, sehingga perlu adanya &lt;em&gt;affirmatif action&lt;/em&gt; untuk mengejar ketertinggalan langkah perempuan yang sudah terlalu jauh. Tuntutan tersebut seharusnya dimaknai sebagai sesuatu yang wajar, karena selama ini perempuan tidak memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih. Selama ini perempuan hanya diposisikan sebagai 'mesin pencetak suara' bagi keberhasilan dan kemenangan laki-laki dalam pemilu, namun kepentingan perempuan terlepas dari pengamatan dan pemikiran laki-laki. Oleh karena itu, menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2009 nanti KPU diwajibkan untuk membuat peraturan agar semua partai politik peserta pemilu harus memasukkan perempuan untuk duduk di parlemen. Selama ini wakil perempuan sebagai calon legislatif hanya sebagai pemanis belaka, karena ditempatkan di urutan belakang, yang kemungkinan untuk dapat duduk di kursi parlemen sangatlah kecil. Oleh karena itu, KPU membuat peraturan yang disebut sebagai sistem zipper agar setiap 3 orang caleg harus ada satu orang perempuan. Minimnya keterwakilan perempuan hasil pemilu 2004 dimana hanya 11 % perempuan dapat masuk DPR pusat, 9 % masuk ke DPR Propinsi dan hanya 6 % perempuan yang dapat menjadi anggota parlemen kabupaten/kota. Angka-angka tersebut terasa sangat ironis jika dibandingkan dengan jumlah pemilih sebagian besar adalah perempuan.Tentu hal ini perlu disikapi oleh parpol maupun para caleg khususnya caleg perempuan. Menjadi tantangan sendiri bagi caleg perempuan untuk menunjukkan kapasitasnya di parlemen sebagai 'wakil rakyat' tentu secara tidak langsung menjadi representator aspirasi kaum perempuan.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;&lt;span style='font-size:10pt'&gt;Yang jelas..peran pemilih menentukan...jadi ayo gunakan hak pilih dengan cerdas dan kritis...karena sekali nyontreng..menentukan masa depan 5 tahun ke depan...sukses...;)&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4766401966874029311?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4766401966874029311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/03/pemilu-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4766401966874029311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4766401966874029311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/03/pemilu-2009.html' title='PEMILU 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2603193981245122813</id><published>2009-02-01T23:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T23:25:33.805-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>beasiswa S2&amp;S3 depkominfo 2009</title><content type='html'>Bertambah lagi kesempatan beasiswa ke LN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGRAM BEASISWA S2 &amp;amp; S3 LUAR NEGERI DEPKOMINFO TAHUN 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen Komunikasi dan Informatika pada Tahun 2009 kembali membuka kesempatan dan menyediakan beasiswa pendidikan S2 dan S3 di luar negeri bagi PNS di lingkungan lembaga pemerintah, karyawan/karyawati di lembaga pendidikandan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan :&lt;br /&gt;1.  Lulusan sarjana S1 untuk pendidikan S2 dan lulusan Sarjana S2&lt;br /&gt;untuk pendidikan S3.&lt;br /&gt;2.  Memiliki IPK minimal 2,75 (dari skala 4)&lt;br /&gt;3.  Memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP)  minimal 550 atau IELTS minimal 6.5&lt;br /&gt;4.  Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550&lt;br /&gt;5.  Mendapat rekomendasi dari pejabat yang berwenang&lt;br /&gt;6.  Diutamakan :&lt;br /&gt;a.  Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun &lt;br /&gt;b.  Berusia maksimal 35 tahun untuk pendidikan S2 dan 40 tahun untuk&lt;br /&gt;pendidikan S3.&lt;br /&gt;c.  Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 (bagi pelamar program S2) atau S3 (bagi pelamar program S3)&lt;br /&gt;7.  Pendaftaran dan penyerahan berkas lamaran beasiswa paling lambat tanggal&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;18 Februari 2009.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan dan formulir beasiswa dapat di download di &lt;a href="http://www.depkominfo.go.id/"&gt;www.depkominfo.go.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2603193981245122813?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2603193981245122813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/02/beasiswa-s2-depkominfo-2009.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2603193981245122813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2603193981245122813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/02/beasiswa-s2-depkominfo-2009.html' title='beasiswa S2&amp;S3 depkominfo 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2495075490984824696</id><published>2009-01-29T21:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T21:30:48.552-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>lowongan pertamina 2009</title><content type='html'>PT.Pertamina (Persero) adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia. Saat ini, Pertamina berkomitmen mendorong proses transformasi internal dan pengembangan yang berkelanjutan guna mencapai standar internasional dalam pelaksanaan operasional dan tatakelola lingkungan yang lebih baik, serta peningkatan kinerja perusahaan sebagai sasaran bersama. Sebagai perusahaan migas nasional, Pertamina berkomitmen untuk mewujudkan keseimbangan antara pencapaian keuntungan perusahaan dengan kualitas pelayanan public. Dengan 51 tahun pengalaman menghadapi tantangan di lingkungan geologi Indonesia, Pertamina merupakan perintis pengembangan usaha gas alam, cair atau Liquefied Natural Gas (LNG).Lingkup usaha Pertamina termasuk dalam melakukan eksplorasi dan produksi migas, pengolahan kilang minyak, manufaktur dan pemasaran produk-produk energi dan petrokimia, pengembangan BBM nabati, tenagapanas bumi dan sumber-sumber energi alternatif lain.Kegiatan operasi dan fasilitas infrastruktur Pertamina tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pertamina melayani kebutuhan energi bagi lebih dari 220 juta rakyat Indonesia.Dalam rangka memenuhi kebutuhan pekerja di lingkungan Daerah Operasi Unit Pengolahan (UP) I, II, III, IV, V &amp;amp; VI PT.PERTAMINA (PERSERO) membutuhkan 293 orang lulusan Diploma 3/Sederajat untuk dipekerjakan sebagai Operator dan Teknisi Kilang dengan kriteria sebagai berikut :PERSYARATAN UMUM :Jenis Kelamin laki-laki, status belum menikah bagi pelamar dari luar Pertamina, kecuali bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.Pendidikan terakhir D3 Jurusan Teknik Kimia (TK), Analisi Kimia (AK), Teknik Listrik - Arus Kuat (TLA), Mesin,(TM), Instrumen/Instrumen Elektronika (TIE), Lingkungan (TL), Teknik Pengolahan Migas (TPM).Bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina, minimalpengalaman kerja 3 tahun di Pertamina UP tujuan lamaran.IPK minimal 2,75.Usia maksimal 24 tahun per 01/01/2009 bagi pelamar dari luar Pertamina, atau maksimal 35 tahun per 01/01/2009 bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.Tinggi badan minimal 160cm.Tercatat sebagai pencari kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.Bebas narkoba.Berbadan sehat, tidak buta warna, dan diutamakan tidak berkaca mata/contact lens.Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah operasi PT. PERTAMINA (PERSERO).Lulus seluruh tahapan seleksi.Bagi pelamar yang memenuhi kriteria tersebut di atas, dapat mengajukan surat lamaran dengan melampirkan dokumen :Daftar Riwayat HidupFotokopi ijazah D3 &amp;amp; SMA/sederajat yang telah dilegalisir.Fotokopi transkip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenangFotokopi akte kelahiran/surat kenal lahir dari instansiberwenangSurat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian setempatSurat Pernyataan Diri Bebas Narkoba di atas materai Rp. 6.000,-Fotokopi KTP/SIM yang masih berlakuFotokopi Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning/Hijau) yang masih berlaku3 (tiga) lembar pas foto terbaru ukuran 4 x 6 (berwarna)Alamat untuk surat panggilan (alamat terakhir dan kode pos)Alamat lamaran :Proses seleksi akan dilaksanakan di 5 (lima) wilayah Unit Pengolahan, yaitu : UP II - Dumai, UP III - Plaju, UP IV - Cilacap, UP V - Balikpapan, dan UP VI - Balongan, dan sekitarnya atau di tempat lain yang akan ditentukan kemudian.Pelamar agar mengirimkan lamaran ke wilayah Unit Pengolahan terdekat dengan domisili/daerah asalnya.Lamaran harus dikirim melalui Pos dalam amplop tertutup (pelamar tidak boleh menyampaikan langsung atau melalui perantara).Kirim lamaran anda ke alamat-alamat sebagai berikut:Tim Rekruitas P.O.BOX 1122 - PekanbaruTim Rekruitas P.O.BOX 1111 - Palembang 3000Tim Rekruitas Pertamina UP IV Cilacap P.O.BOX 2009 - Cilacap 53200Tim Rekruitas P.O.BOX NO. 634 - Balikpapan 76100Kepala Dinas Sosial &amp;amp; Tenaga Kerja Kab. Indramayu P.O.BOX.234 - Indramayu - Jawa BaratPada sudut kiri atas amplop lamaran, cantumkan kode jurusan bagi pelamar dari luar Pertamina, atau "OS" bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina. &lt;strong&gt;Lamaran selambat-lambatnya diterima tanggal 15 Februari 2009 (stempel pos).&lt;/strong&gt; Hanya pelamar yang memenuhi kriteria di atas yang akan dipanggil untuk mengikuti tes / seleksi dan tidak dikenakan biaya apapun (tanpa biaya). Lamaran yang disampaikan sebelum pengumuman ini tidak akan diproses, dan surat lamaran yang telah dikirim tidak akan dikembalikanInformasi lebih lanjut agar mengirimkan email ke SDM Contact Center dengan alamat :\n sdmcontactcenter@ pertamina. com Sumber:&lt;a href="http://www.pertamin/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.pertamin/&lt;/a&gt; a.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2495075490984824696?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2495075490984824696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/lowongan-pertamina-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2495075490984824696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2495075490984824696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/lowongan-pertamina-2009.html' title='lowongan pertamina 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4937489410998586602</id><published>2009-01-27T20:46:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T20:50:13.679-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>beasiswa jepang 2009</title><content type='html'>RITSUMEIKAN ASIAPACIFICUNIVERSITY Ritsumeikan Asia Pacific University ( APU ), located in Beppu on the southernJapaneseIsland of Kyushu . APU provides its students with a unique learning opportunity. With students hailing from 82 countries and region around the globe and a cadre of expert faculty- half of whom are from overseas-diversity in an essential ingredient in the APU experience Since opening in 2000, APU has received high acclaim both at home and abroad. Every year APU invites former leaders, Nobel Prize winners, heads of industry and other distinguished guests to speak on campus. In this way students can expect enriching and stimulating opportunities at APU – a microcosm of the global community The University has secured a record 8 Good Practice Awards from the Ministry of Education, Culture, Sports, Science and technology ( MEXT ) for the promotion of innovative educational program. Since 2007, APU has received funding from the ministry of Economy, Trade and Industry’s Asia Human Resources Development Fund for Its groundbreaking Global Business Leader Program. The eyes ofJapan and the world are focused on APU to see what will do next. The university continues to expand its global reach. The East Asia Roundtable that APU hosted last fall helped us strengthen ties with out Asia affiliates, and the Middle East-Japan Forum held in March 2007 has led to new partnerships in the Middle East ( Monte Cassim ) Developing Human Capital Producing Leaders to Work in International Society Multicultural, Multilingual environment A bilingual ( English and Japanese ) Education system A language education that centers on the languages of the Asia Pacific Region Complete carrier support Student and expert faculty members –of whom half come from outsideJapan A multitude of International exchange programs Chose April or September for Enrollment We are now accepting applications for Fall 2009 enrollment. The deadline are : 1st deadline : January 31st , 2009 2nd deadline : March 30th , 2009 3rd deadline : April 30th , 2009 APU Undergraduate offers the following course: College of Asia Pacific Studies ( APS ) The Asia Pacific Region continues to attract attention for it ongoing rapid economy growth. There are, however numerous negative issues, such as poverty, starvation, and disease. APS approach this problems with an emphasis on learning trough experience, which includes fieldwork to taught to be pro-active of regions when solving problems, considering issued from the governmental bodies and individuals. The 4 areas of study offered in the College of Asia Pacific Studies · Comparative societies and Culture · Environmental Resources Policy · International Government · Sustainable Development College ofInternational Management ( APM ) Business and global markets are growing even more dynamic in the 21st century To succeed in business, one will require specialized management knowledge, understanding of and sensitivity to other cultures and the ability to communicate and negotiate in English with the business people of the world. Further more no one can succeed in the increasingly multinational business world without an understanding of the Asia Pacific region, which is fast becoming the engine of the global economy The 4 areas of study offered in the College of International Management · Marketing and Corporate Strategy · Accounting and Finance · International Business and Comparative Management · New Business and Innovation Crossover Advance Program ( CAP ) Crossover Advance Programs ( CAP ) refer to undergraduate educational programs offered by each institute. These are interdisciplinary programs, incorporating core elements from both theCollege of Asia Pacific Studies andCollege of International Management as well as specialized theme of each CAP institute. CAP students will enroll in either one of existing colleges ( APM or APM ) and register for one of the 5 specialized CAP areas describe below : · Tourism &amp;amp; Hospitality Program ( THP ) · Health, Environment and life Science Program ( HEALS ) · International Strategic Studies ( ISS ) · Language and Culture Program ( LCS ) · Information and Communication Technology Program ( ICT ) College-Graduate Combined Degree Program APU offers students the option of the College-Graduate Combined Degree Program Benefits Students can reduce their total years of study and maintain their undergraduate tuition reduction in the graduate school. Outstanding students may be eligible for additional tuition reductions Program students are exempted from the graduate school entrance examination Student who meet the specific requirements may begin taking graduate level subjects from their 8th semester. A maximum of 10 credits can be applied to graduate school completion requirements Graduate school application and admission fees are waived fro graduate students APPLICATION Application Qualification Eligible applicants are individuals who fulfill all three application qualification below : 1. An individual who does not reside inJapan and does not possess Japanese Nationality 2. Academic background: For first year students · Has completed a standard 12-years of Education outsideJapan For second-year Transfer Students · Has completed a standard 13-years of education outsideJapan , or · Was registered as a students at aJapan university for a year or more and obtained 30 credits or more in the past or · Has completed education at a junior college inJapan in the past or · Has completed education at a technical college inJapan in the past or · Has completed education in the past at higher vocational school that meets the standards set by the Ministry of Education, culture, Sport, Science and Technology For Third-year Transfer Students · Has completed a standard 14-years of education outsideJapan , or · Was registered as a students at aJapan university for a year or more and obtained 60 credits or more in the past or · Has completed education at a junior college inJapan in the past or · Has completed education at a technical college inJapan in the past or · Has completed education in the past at higher vocational school that meets the standards set by the Ministry of Education, culture, Sport, Science and Technology 3. Basic language ability at the time enrolment Standard for English basis applicant A score of 500 points or more of the paper bases TOEFL ( or 61 for internet base TOEFL ), or a score of 5,5 or higher on the IELTS ( academic ) Application documents At the time of application, the following documents are required, For detail, please see the booklet “ Undergraduate Admission Information” ( please contact APU admission office or APU overseas office ) 1. Bachelor Degree Application form 2. High School Academic transcripts ( grade 10 – 12 ) 3. Official test score of Proficiency in English or Proficiency in Japanese ( Example : TOEFL, IELTS or JLPT ) 4. Application Essay 5. APU Scholarship Application 6. Proof of application fee payment ( USD 49 or 5,000 yen ) 7. Letter of recommendation 8. Other documents Expenses at APU 1. Admission fee 130,000 yen 2. Annual tuition fees 1,350,000 yen 3. Monthly dormitory fee 39,000 yen 4. Annual Living expenses approx 900,000 yen Scholarship Programs APU provides tuition reduction scholarship for qualified international students to reduce their financial burden Scholarship Awarded Before Enrollment l Scholarship provide support for up to 124 credits over four years. However, there is an ongoing review process based on student’s performance each semester l Application for scholarship can be make together with the general application for admission – no special application procedures are necessary l Screening for the APU scholarship program is an impartial process, base on a student’s academic record. In principle, financial ability is not taken into account l Selection is conducted prior to admission. Notification will be sent together with the Notification of Acceptance for Admission ① APU Scholarship Program These are independent APU scholarship exempting student from 100%, 80%, 65%, 50% and 30% of tuition fees, respectively. Student swill be still be responsible for paying the admission fee of 130,000 yen, airfare to Japan, and living expenses ( approximately one million yen per year ). ② Japanese Government Scholarship Please inquire at the Japanese embassy or consulate general in your country for detail Scholarship Awarded After enrollment International Scholarships 1. Ando Momofuku Scholarship 2. Ando Momofuku Honor Prize 3. Academic Merit Scholarship 4. Incentive Scholarship for self-motivated students 5. Emergency tuition support External Scholarship For detail of external Scholarship please see APU undergraduate Prospectus 2009 Career Planning A 97% Employment Record An APU degree gives you opportunity to compete for jobs at the highest level, and in a huge range industries. APU graduates face demanding expectation and tough competition in the job market, our career services aim to equip you to win those competitions. Teaching you how to market yourself and how to compete to win the top jobs I the goal career services. Over the course of your study we will provide you with interview training, develop your networking skills, assist you to produce the perfect CV and see that you are prepared for anything the job market can throw at you. APU career Development Program On-campus recruiting Visiting corporation &amp;amp; organizations Top Executive lecture series Recreational Club and Activities APU students clubs and activities pull together many facets of life for students. Get involved in one of five organizations and you’ll find that you are trying out ideas from a class, gaining a new skill, great time. Some of this clubs have taken part in tournaments and competitive events on a national level where they have recorded outstanding achievements. If you take the initiative and invest the time, you can find, invent and develop any experience that suits you such as Culture/Arts, Social Service, Academic Activities and Sport FACILITIES Library ( over 2.3 million books ) Information- processing Seminar Rooms Multi media Room Lecture Hall ( included large screen, overhead cameras ) Student union ( cafeteria, Japanese style room, music studio, center for extra curricular activities and Co-op Shop ) AP House ( the student dormitory – is secure comfortable living environment where student from al over the world live side by side. Single and shared-type room available, all rooms are equipped with air conditioner, bed and refrigerator URL:&lt;a href="http://www.apu.ac.jp/admissions" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.apu.ac.jp/admissions&lt;/a&gt; BEPPU, a Resort Town A safe haven for tourists The city ofBeppu is oneJapan ’s most popular tourist destinations. Each year attracts ver 11 million visitors who come to enjoy its picturesque bayside location. Beppu’s resident are proud custodians of the world’s second largest outflow ofhot springs ( Onsen and some of the most spectacular natural scenery and old-style Japanese architecture. The International student population of APU has invigorated the local restaurant scene with a variety of cosmopolitan cities inJapan . The cities has an estimated population 121.755 ( March 2008 ) of which 2,600 are international student &lt;a href="http://www.city.beppu.oita.jp/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.city.beppu.oita.jp/&lt;/a&gt; APU IndonesiaInformationCenter Sumitmas Tower I, 10Th floor Jl. Jend Sudirman Kav 61-62 Jakarta Selatan Telp : 021-2523708 – 2523709 Fax : 021-2523710/ 2523721 Email : &lt;a href="http://id.f760.mail.yahoo.com/ym/Compose?To=univrap%40pacific.net.id" target="_blank" rel="nofollow" ymailto="mailto:univrap%40pacific.net.id"&gt;http://id.f760.mail.yahoo.com/ym/Compose?To=univrap%40pacific.net.id&lt;/a&gt; Special Issue for APU GraduateSchool Scholarship RITSUMEIKAN ASIA PACIFIC UNIVERSITYGRADUATE SCHOOL 2009 FULL SCHOLARSHIPS 1. MEXT International Priority Graduate Programs (PGP)2. Joint Japan/World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP) &lt;a href="http://www.apu.ac.jp/graduate/modules/admissions/index.php?id=48" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.apu.ac.jp/graduate/modules/admissions/index.php?id=48&lt;/a&gt; Deadline for GRADUATE SCHOOL 2009 FULL SCHOLARSHIP Feb 20th , 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4937489410998586602?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4937489410998586602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/beasiswa-jepang-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4937489410998586602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4937489410998586602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/beasiswa-jepang-2009.html' title='beasiswa jepang 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4062002384300481802</id><published>2009-01-22T23:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T00:01:21.514-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>Beasiswa Taiwan</title><content type='html'>Sekali lagi info buat temen-temen tuk Beasiswa studi ke Taiwan.&lt;br /&gt;Lebih lanjut &lt;strong&gt;info program &lt;/strong&gt;kunjungi : &lt;a href="http://www.niu.edu.tw/acade/register/foreign/2008reg.pdf"&gt;www.niu.edu.tw/acade/register/foreign/2008reg.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                      &lt;strong&gt;info beasiswa &lt;/strong&gt;kunjungi : &lt;a href="http://www.niu.edu.tw/acade/publish/rules/970930.doc"&gt;www.niu.edu.tw/acade/publish/rules/970930.doc&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang...semoga bermanfaat:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4062002384300481802?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4062002384300481802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/beasiswa-taiwan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4062002384300481802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4062002384300481802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/beasiswa-taiwan.html' title='Beasiswa Taiwan'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-5892617334873395113</id><published>2009-01-22T23:40:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T23:56:37.500-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi info'/><title type='text'>Beasiswa Korea 2009</title><content type='html'>kesempatan buat rekan2 yang mau melanjutkan studi di korea ada penawaran beasiswa NIIED (National Institute for International Education) untuk program S1 sd S3. Informasi selanjutnya segera kunjungi &lt;a href="http://yoohak.niied.go.kr/"&gt;http://yoohak.niied.go.kr&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.niied.go.kr/"&gt;http://www.niied.go.kr&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Deadline aplikasi tgl 6 Februari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo segera..semoga bermanfaat ya..sukses slalu :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-5892617334873395113?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/5892617334873395113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/beasiswa-korea-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5892617334873395113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/5892617334873395113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/beasiswa-korea-2009.html' title='Beasiswa Korea 2009'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-8606239567811945954</id><published>2009-01-07T22:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T23:34:37.300-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-research activity'/><title type='text'>penelitian sosial budaya</title><content type='html'>Penelitian menjadi aktivitas yang tidak terlewatkan khususnya bagi kalangan akademisi meski penelitian/riset juga akan dilaksanakan oleh mereka yang profesional (lawyer,akuntan,dll) bahkan dunia perusahaan yang notabene berorientasi pada profit menjadikan penelitian sebagai sarana untuk memperkuat &lt;em&gt;positioning &lt;/em&gt;bisnis mereka misal riset pemasaran,dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaitannya dengan dunia keilmuan jelas aktivitas penelitian menjadi salah satu upaya untuk memperoleh informasi yang relevan untuk penyusunan,memperkuat,mengembangkan apa yang disebut dengan 'teori'.  Hal ini jelas bahwa keberadaan 'teori' tidak bisa hanya dengan dasar akal sehat/&lt;em&gt;common sense&lt;/em&gt;  semata ataupun inspirasi semata atau mengandalkan para ilmuwan yang jelas memiliki 'otoritas' untuk menjelaskan fenomena yang ada melalui teori yang ia bangun. Inilah yang kemudian menjadikan ilmu pengetahuan dapat maju dan berkembang karena adanya aktivitas penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dalam hal ini penulis ingin berbagi dengan pembaca sekalian mengenai hal yang mendasar dari penelitian yaitu 'elemen-elemen dasar penelitian' tentu mengacu pada berbagai sumber yang ada ini merupakan resume dari bacaan yang banyak variannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Beberapa konsep dasar penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Bahasan ini meliputi konsep/istilah yang mesti di pahami oleh peneliti yaitu :&lt;br /&gt;   a. Teori&lt;br /&gt;        Menurut definisinya teori adalah serangkaian konsep yang memiliki hubungan sistematis untuk menjelaskan suatu fenomena sosial tertentu. Dari teori yang ada peneliti dapat menemukan dan merumuskan masalah sosial yang diamatinya secara sistematis untuk selanjutnya dikembangkan dalam hipotesis-hipotesis penelitian.&lt;br /&gt;   b. Konsep&lt;br /&gt;        Konsep merupakan alat yang dipakai peneliti untuk berkomunikasi dengan orang yang lain. Peneliti dengan konsep dapat mendeskripsikan 'dunia empiris' yang diamatinya.&lt;br /&gt;   c. Variabel&lt;br /&gt;       Variabel merupakan konsep yang mempunyai variasi nilai. Di sini terdapat penilaian misal 'rendah' atau 'tinggi' terhadap konsep yang ingin digambarkan.&lt;br /&gt;   d. Definisi Operasional&lt;br /&gt;       Definisi ini di maksudkan untuk memberikan rujukan-rujukan empiris yang dapat ditemukan di lapangan. Misal untuk meneliti tentang partisipasi sebagai sesuatu yang dpat di ukur dengan :&lt;br /&gt;    -pertemuan warga&lt;br /&gt;    -media massa&lt;br /&gt;    -forum komunikasi,dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Jenis Metode Penelitian&lt;br /&gt;    a,Metode Penelitian Kualitatif&lt;br /&gt;       Penelitian kualitatif menekankan deskripsi verbal tentang fenomena yang di teliti. Tujuan pokok dari penelitian ini adalah mendeskripsikan secara sangat detail/&lt;em&gt;thick description&lt;/em&gt; tentang objek yang di teliti sehingga peneliti memiliki pemahaman yang baik mengenai objek yang ditelitinya. Beberapa metode yang dipakai adalah : metode kasus; in-depth interview;grounded theory;etnomethodology;participant observation;pengamatan sejarah,dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  b.Metode Penelitian Kuantitatif&lt;br /&gt;     Penelitian kuantitatif yang perlu diperhatikan adalah perlunya mengukur hasil pengamatan secara tepat. Hal ini menyangkut bagaimana menurunkan teori menjadi konsep,variabel kemudian mengembangkan indikator penelitian menjadi penting. Untuk menjamin pengukuran dilakukan dengan baik maka menggunakan 'validitas' dan 'reliabilitas'. Salah satu metode yang sering digunakan adalah metode survei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup! sementara ini dulu semoga bermanfaat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-8606239567811945954?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/8606239567811945954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/penelitian-sosial-budaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8606239567811945954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8606239567811945954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/penelitian-sosial-budaya.html' title='penelitian sosial budaya'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-1227085990495716280</id><published>2009-01-06T22:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T00:10:20.477-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>teori sosial budaya (fungsionalisme struktural&amp;teori konflik)</title><content type='html'>Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan tentu tidak lepas dari paradigma yang kemudian diturunkan menjadi teori-teori.Berikut untuk menambah wawasan seputar ilmu sosiologi yang nantinya akan penulis sampaikan bertahap..simak ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum membahas mengenai teori fungsionalisme struktural&amp;amp;teori konflik perlu di ketahui bahwa kedua teori ini termasuk dalam paradigma fakta sosial. Exemplar Paradigma fakta sosial di ambil dari karya Durkheim The Rules of Sociological Method (1895) dan Suicide (1897). Durkheim membangun satu konsep yakni fakta sosial (&lt;em&gt;social facts). &lt;/em&gt;Fakta sosial inilah yang menjadi pokok persoalan penyelidikan sosiologi. Fakta sosial menurut Durkheim terdiri atas dua macam yaitu:&lt;br /&gt;(1) dalam bentuk material yaitu barang sesuatu yang dapat di simak,ditangkap, dan diobservasi.Fakta sosial yang berbentuk material ini adalah bagian dari dunia nyata/external world.Contohnya arsitektur dan norma hukum&lt;br /&gt;(2) dalam bentuk non material yaitu sesuatu yang dianggap nyata/external.Fakta sosial ini merupakan fenomena yang bersifat &lt;em&gt;intersubjective&lt;/em&gt; yang hanya dapat muncul dari dalam 'kesadaran manusia'.contohnya adalah egoisme,altruisme,dan opini.&lt;br /&gt;Selanjutnya,secara garis besar fakta sosial terdiri atas dua tipe yaitu struktur sosial dan pranata sosial&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;Secara keseluruhan dalam paradigma ini terdapat 4 teori yaitu teori fungsionalisme struktural, teori konflik,teori sistem,dan teori sosiologi makro. Untuk bahasan kali ini di bahas 2 hal dulu yang sering digunakan sebagai 'pisau analisa' dari fenomena sosial yang ada yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Teori Fungsionalisme Struktural&lt;br /&gt;    teori ini lebih menekankan pada keteraturan/order,mengabaikan konflik dan perubahan-peru bahan dalam masyarakat. Konsep utamanya adalah fungsi,disfungsi,fungsi laten,fungsi manifest dan keseimbangan/equilibrium. Masyarakat menurut teori ini merupakan suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian/elemen yang saling berkaitan dan  menyatu dalam keseimbangan. Perubahan yang terjadi pada satu bagian akan membawa perubahan pula terhadap bagian yang laib.Asumsi dasarnya adalah bahwa setiap struktur dalam sistem sosial fungsional terhadap yang lain. Sebaliknya kalau tidak fungsional maka struktur tidak akan ada atau hilang dengan sendirinya. Salah satu tokohnya adalah Robert K.Merton berpendapat bahwa objek analisa sosiologi adalah fakta sosial seperti peranan sosial,pola-pola institusional,proses sosial,organisasi kelompok,pengendalian sosial,dll.&lt;br /&gt;Penganut teori fungsional ini memang memandang segala pranata sosial yang ada dalam suatu masyarakat tertentu serba fungsional dalam artian positif dan negatif. Satu hal yang dapat di simpulkan adalah  bahwa masyarakat senantiasa berada dalam keadaan berubah secara berangsur-angsur dengan tetap memelihara keseimbangan.Setiap peristiwa dan setiap struktur yang ada fungsional bagi sistem sosial itu. Masyarakat dilihat dalam kondisi:dinamika dalam keseimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Teori Konflik&lt;br /&gt; Teori ini di bangun dalam rangka menentang langsung terhadap teori fungsionalisme struktural.Tokoh utama teori ini adalah Ralp Dahrendorf. Teori ini bertentangan dengan fungsionalisme struktural yaitu masyarakat senantiasa berada dalam proses perubahan yang di tandai pertentangan yang terus menerus di antara unsur-unsurnya. Teori ini menilai bahwa keteraturan yang terdapat dalam masyarakat hanyalah disebabkan karena adanya pemaksaan /tekanan kekuasaan dari atas oleh golongan yang berkuasa. Konsep teori ini adalah wewenang dan posisi. Keduanya merupakan fakta sosial. Dahrendorf berpendapat bahwa konsep-konsep seperti kepentingan nyata dan kepentingan laten,kelompok kepentingan dan kelompok semu,posisi dan wewenang merupakan unsur-unsur dasar untuk dapat menerangkan bentuk-bentuk dari konflik.&lt;br /&gt;Sementara itu Berghe mengemukakan emapt fungsi dari konflik yaitu :&lt;br /&gt;1.Sebagai alat untuk memelihara solidaritas&lt;br /&gt;2.membantu menciptakan ikatan aliansi dengan kelompok lain.&lt;br /&gt;3.Mengaktifkan peranan individu yang semula terisolasi.&lt;br /&gt;4.Fungsi komunikasi,sebelum konflik kelompok tertentu mungkin tidak mengetahui posisi lawan.Tapi dengan adanya konflik,posisi dan batas antara kelompok menjadi lebih jelas.&lt;br /&gt;kesimpulan dari teori konflik adalah terlalu mengabaikan keteraturan dan stabilitas yang memang ada dalam masyarakat di samping konflik itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Buku &lt;em&gt;Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda karangan George Ritzer&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-1227085990495716280?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/1227085990495716280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/teori-sosial-budaya-fungsionalisme.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1227085990495716280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1227085990495716280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2009/01/teori-sosial-budaya-fungsionalisme.html' title='teori sosial budaya (fungsionalisme struktural&amp;teori konflik)'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-9118815035373830910</id><published>2008-12-17T22:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-17T23:15:08.556-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernik pernikahan'/><title type='text'>persiapan menikah part II</title><content type='html'>Rasa takut, stres, dan mendadak ragu kerap dialami perempuan menjelang pernikahan. Coba lakukan langkah-langkah ini untuk membuat hari-hari penantian Anda menjadi lebih nyaman. Buat daftar Tuliskan semua tekanan yang mengimpit dan ketakutan-ketakutan yang Anda hadapi menjelang hari-H. Di samping daftar itu, tuliskan alasan dari ketakutan Anda. Jika Anda merasa tidak bisa mengatasinya sendiri, mintalah saran dari keluarga atau teman dekat. Atau diskusikan ketakutan dan kehawatiran Anda kepada pasangan sehingga Anda tidak merasa sendirian dan selalu ada yang siap membantu Anda. Rileks Ketegangan Anda sudah cukup tinggi. Emosi mulai tak terkendali. Anda jadi mudah tersinggung. Kesalahan kecil bisa memicu kemarahan. Cobalah rileks dengan mendengarkan musik berirama slow. Atau Anda bisa melakukan meditasi sambil mendengarkan musik bernuansa alam, seperti kicauan burung dan desiran ombak. Bayangkan Anda berada di suatu tempat yang pernah Anda kunjungi dan bangkitkan rasa senang Anda pada tempat itu. Siapkan mental Butuh keberanian yang cukup besar untuk memulai kehidupan bersama dengan orang lain. Maka itu, persiapan mental perlu dilakukan Anda berdua. Caranya, dengan bersikap jujur dan terbuka. Ungkapkan kelemahan dan kelebihan masing-masing, tanpa ada yang perlu ditutupi lagi. Jika ada sesuatu yang masih mengganjal dalam hibungan Anda dan si dia, segera selesaikan. Belajarlah untuk menghargai kebersamaan dan “keberduaan”. Percayalah, semakiin mengenal pasangan, Anda akan makin yakin menjalani hidup baru bersamanya. Saling menghargai Tingkatkan toleransi dan tekanlah ego Anda. Jangan membesar-besarkan masalah. Hargai pendapat orang lain (termasuk pendapat keluarga masing-masing). Banyak pasangan yang menjelang pranikah berselisih paham, hanya karena perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan pernikahan yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Ingat, bukan cara penyelenggaraannya yang penting, melainkan pernikahan itu sendiri. Komunikasi tanpa putus Anda dan dia sebaiknya menjadi tim yang kompak di depan keluarga Anda berdua. Kadang yang bikin perempuan stres adalah sikap pasangan yang seakan tidak peduli. Makanya, ajak pasangan terlibat dalam persiapan pernikahan. Sering-seringlah berdiskusi soal persiapan pernikahan. Beri dia tanggung jawab sehingga dia merasa dibutuhkan. Agenda harian Tuliskan di agenda Anda apa saja yang telah dikerjakan pada hari itu pada saat menjelang tidur. Buatlah rencana apa yang akan dikerjakan keesokan harinya. Dengan menulis seperti ini, Anda dapat mengevaluasi kegiatan Anda. Hal ini membuat Anda lebih tenang karena telah melakukan banyak hal dalam persiapan hari-H.&lt;br /&gt;Libatkan keluarga Agar Anda tidak stres sendiri, mintalah bantuan keluarga. Bentuklah kepanitiaan. Berikan tanggung jawab cukup besar pada orang kepercayaan Anda untuk mengurus persiapan pernikahan. Atau, kalau tidak mau repot, manfaatkan saja jasa wedding organizer. Manjakan diri Persiapkan tubuh Anda untuk memasuki dunia pernikahan. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat agar tubuh Anda fit di hari-H. Manjakan diri Anda. Misal, dengan melakukan perawatan up to toe secara rutin. Tubuh yang segar bisa mendongkrak sikap optimis dan percaya diri. Selain itu, sempatkan waktu untuk bersenang-senang bersama teman. Biasanya, stres langsung hilang begitu Anda mendapat partner yang tepat untuk bergembira. Enjoy saja Jadikan pengalaman menjadi pengantin yang sekali seumur hidup itu seperti menghadapi kejutan bahagia yang tak terduga. &lt;br /&gt;Nah..&lt;em&gt;especially &lt;/em&gt;for u muslimah..sebelum hari H..berpuasalah sunah niatkan untuk perlancar hajat pernikahan pun jua dengan shalat hajat..secara rutin..insyaallah di mudahkan,di slamatkan rangkaian acara pernikahannya..dan utamanya tawakkal..serahkan secara pnuh padaNya..krn sgala kuasa padaNya..dan kita sebagai manusia berupaya maksimal..keep positive..and all be fine..hmm ini perlakukan..komunikasikan dengan calon untuk bisa bersama-sama ikhtiar baik lahir maupun batin:) Semoga bermanfaatya:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber:tips kompas.com; pengalaman pribadi penulis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-9118815035373830910?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/9118815035373830910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/12/persiapan-menikah-part-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/9118815035373830910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/9118815035373830910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/12/persiapan-menikah-part-ii.html' title='persiapan menikah part II'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-3227022727845845463</id><published>2008-12-17T22:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-17T22:21:24.108-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernik pernikahan'/><title type='text'>persiapan menikah part I</title><content type='html'>MENIKAH? Yang segera terbayang adalah pesta meriah dengan dana yang tak sedikit, memilih dan membeli baju pengantin, mengundang teman-teman dan sanak keluarga.Tapi tahukah Anda, mengurus perencanaan pesta pernikahan merupakan masa percobaan dalam memasuki hidup perkawinan?Biasanya hal-hal yang dipermasalahkan merupakan petunjuk awal perselisihan yang akan terjadi di masa depan. Apa saja gerangan? Tapi jangan khawatir, selalu ada cara untuk mengatasinya.1. SOAL KELUARGADaftar keluarganya yang harus diundang setiap hari semakin panjang, padahal tidak satu pun dari mereka yang peduli apalagi berniat ikut membantu baik secara moril maupun materil. Perselisihan ini merupakan jenis pertengkaran yang bakal sering terjadi di masa mendatang.Nah, sebaiknya bersikaplah tegas. Perlihatkan kepada calon suami biaya yang akan dikeluarkan. Tunjukkan pula daftar keluarga Anda dan dia yang sekiranya akan diundang lalu bersama-sama menentukan mana yang perlu dicoret dari daftar demi penghematan.Jangan lupa, daftar yang Anda siapkan pada kenyataannya dapat lebih banyak dan masalah ini sering merupakan masalah yang tidak tampak.2. KETERLIBATAN MEMPELAI PRIAYang seriang terjadi, si Dia malah terkesan tak peduli. Tapi jangan takut, Anda tetap bisa berharap lebih. Sebagai lelaki, biasanya nereka tidak terlalu mahfum masalah dekorasi ataupun model mutakhir untuk kebaya pengantin. Tetapi hal ini tidak berarti Anda kemudian tak melibatkannya.Coba tanyakan apa yang disukainya dan dukung dia untuk ikut terlibat. Pastikan tidak ada masalah-masalah khusus seperti misalnya dia merasa orang tua Anda atau orang tuanya kelewat campur tangan dengan urusan rencana pernikahan.3. UANGAnda sudah mengeluarkan sejumlah besar uang untuk membeli gaun pengantin sementara dia ingin berlibur ke Bali atau ke luar negeri. Masalah uang memang sensitif. Coba tanya pada diri sendiri, mengapa Anda ingin mengeluarkan sebegitu banyak uang untuk gaun pengantin? Hal ini perlu disepakati bersama. Paling tidak, bulan madu dapat dinikmati oleh Anda berdua. Duduk dan bicarakan dengan serius mengenai dana yang akan dikeluarkan untuk persiapan pernikahan ini.4. ADAT ISTIADAT"Sudahlah, kita enggak usah pakai upacara adat segala. Kelewat njlimet, capek," begitu biasanya komentar calon mempelai pria. Yang pertama harus dilakukan adalah memastikan calon pengantin pria mengerti apa yang diharapkan dari dirinya. Biasanya mereka tidak tahu bahwa Anda ingin mereka mempelajari tradisi keluarga/daerah asal Anda serta tata cara yang dianut.Topik ini dapat membuat hubungan Anda berdua menjadi lebih dekat, lo. Bila dibicarakan dengan cara yang tenang, damai, dan peka, pembahasannya akan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat tradisi masing-masing.5. ESTETIKADia menyukai warna hijau tua sementara Anda lebih suka warna hijau muda. Dia menginginkan ada lilin-liiln di atas meja makan, sementara Anda tidak. Susah, kan? Padahal, Anda ingin si dia lebih terlibat. Masalahnya, pada saat dia mengatakan pendapatnya, timbul lagi masalah baru.Sebaiknyam Anda berdua perlu menentukan prioritas, saling dapat menerima pendapat masing-masing, dan berkompromi. Sangat bijaksana bila Anda berdua sudah mulai belajar bagaimana caranya menentukan prioritas serta berkompromi karena kedua hal ini akan selalu diperlukan di dalam kehidupan perkawinan Anda berdua kelak.6. TEMPATMasalah di mana acara akan diselenggarakan, juga kerap menimbulkan perdebatan dan diakhiri dengan pertengkaran. "Kenapa, sih, harus diadakan di Jakarta? Saya rasa harusnya di Surabaya karena sebagian besar keluarga saya di sana," begitu keluh seorang calon mempelai wanita.Agar masalah tak berlarut-larut, tanyakan kepadanya alasan mengapa dia memilih Jakarta dan bukan Surabaya. Apakah karena teman-teman Anda dan dia sebagian besar berada di Jakarta? Apakah dia lebih mementingkan teman-teman daripada keluarga? Mungkin jalan keluarnya, adakan pesta pernikahan yang resmi di Surabaya lalu Anda dapat mengadakan pesta khusus untuk teman-teman Anda dan dia di Jakarta.7. CALON MEMPELAI WANITA SUPERSIBUKEntah karena kelewat bahagia dan antusias, calon pengantin perempuan tiba-tiba jadi supersibuk menyiapkan segala sesuatunya dan sang kekasih merasa "ditinggal".Bila pesta pernikahan menjadi lebih penting daripada hubungan Anda dan dia, Anda harus waspada. Wajar bila Anda menginginkan pesta yang meriah tetapi jangan sampai mengorbankan hubungan dengan si dia. Lagipula, untuk apa? Yang penting adalah masa depan Anda berdua, bukan?8. TUNANGAN ATAU TIDAKBertunangan dapat merupakan aset utama bagi Anda dan dia. Bertunangan merupakan cara lain untuk membicarakan masalah-masalah penting sebelum menikah, baik masalah keuangan maupun masalah-masalah lainnya.9. MASA LALUDia tetap berteman baik dengan mantannya dan ingin mengundangnya ke acara pernikahan Anda berdua. Jelas, Anda tak setuju.Tapi kalau dipikir ulang, mengapa Anda harus pusing-pusing dengan masalah itu? Toh, dia sudah memilih Anda sebagai pendamping hidupnya. Jangan kacaukan perasaan Anda dengan rasa cemburu yang tidak perlu. Tunjukkan sikap yang bersahabat dengan mantannya, kenali dia, dan siapa tahu Anda akan menyukainya.Bila Anda merasa tidak nyaman dan tidak aman, mungkin Anda harus mempertimbangkan kembali pernikahan Anda. Mungkin Anda belum siap. Anda berdua perlu membicarakan, sejauh mana keterlibatan mantan Anda dan mantannya di dalam kehidupan Anda berdua.(Sumber: Dokumen NOVA)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-3227022727845845463?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/3227022727845845463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/12/persiapan-menikah-part-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3227022727845845463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3227022727845845463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/12/persiapan-menikah-part-i.html' title='persiapan menikah part I'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2242198419961310560</id><published>2008-12-09T01:19:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T02:08:23.088-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>masalah sosial dan perubahan sosial part I</title><content type='html'>&lt;em&gt;Suatu masyarakat yang mengalami perubahan pasti melahirkan masalah...masalah sosial merupakan bagian dari konsekuensi sosial..(Horton&amp;amp;Hunt).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan di atas memberikan pemahaman bahwa adanya perubahan yang terjadi di kehidupan sosial kemasyarakatan tentu memberi dampak positif dan negatif. Nah dampak negatif inilah yang kemudian dipahami sebagai  'masalah'.Yup! masalah muncul bukan tanpa sebab yang menyertainya. Bahasan ini lebih melihat bagaimana terdapat keterkaitan antara perubahan sosial dengan masalah sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan sosial yang mudah dilihat adalah perubahan dari proses pembangunan tentu di Indonesia.Hal ini sesuai dengan pendapat Susanto (dalam tulisan Drs Oman Sukmana), proses pembangunan yang dilaksanakan suatu negara akan berdampak pada terjadinya perubahan sosial di masyarakat.Perubahan-perubahan ini akan menumbuhkan kebutuhan sosial yang kompleks. Kaitannya dengan ini Sulaiman telah mengidentifikasi delapan kecenderungan permasalahan sosial yang di hadapi oleh Indonesia ke depan yaitu :&lt;br /&gt;(1) semakin lemahnya nilai dasar seperti kemanusiaan,kegongroyongan,pengabdian,solidaritas sosial,kepekaan sosial dan kepedulian sosial;&lt;br /&gt;(2) meningkatnya jumlah penyandang berbagai kecacatan baik fisik maupun mental&lt;br /&gt;(3) meningkatnya masalah keterlantaran anak;&lt;br /&gt;(4) meningkatnya masalah penyandang tuna sosial dan penyimpangan perilaku&lt;br /&gt;(5) meningkatnya jumlah dan proporsi kelompok penduduk usia lanjut&lt;br /&gt;(6) timbulnya 'akibat sampingan' pembangunan yaitu kesenjangan sosial,keresahan sosial, dan pergeseran nilai sosial;&lt;br /&gt;(7) prevelensi bencana yang bersumber pada kondisi geografi,geologikdan geofisik Indonesiaa serta mentalitas masyarakat.&lt;br /&gt;(8) masalah kemiskinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke delapan identifikasi di atas tentu bersumber dari pencermatan atas kondisi kekinian yang terjadi di kehidupan sosial kemasyarakatan.Meskipun hal ini mesti di sesuaikan dengan konteks yang ada misal kewilayahan desa-kota...dengan kata lain ke delapan hal di atas bersifat umum dan butuh peninjauan ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini dulu ya..kajian lanjutan di posting mendatang..(maaf krg fit:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2242198419961310560?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2242198419961310560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/12/masalah-sosial-dan-perubahan-sosial.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2242198419961310560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2242198419961310560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/12/masalah-sosial-dan-perubahan-sosial.html' title='masalah sosial dan perubahan sosial part I'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-7301685138105579963</id><published>2008-11-27T01:05:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T02:20:43.463-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>masalah sosial dan relevansi teori sosial</title><content type='html'>Masalah sosial tentu ada kaitannya dengan teori sosial. Teori sosial lebih menekankan pada segi perspektif yang terkadang kurang mampu menjelaskan secara utuh tentang masyarakat..pun jua untuk membedah akar masalah sosial.Ya...karena 'ilmuwan sosial' melihat masyarakat dengan 'teropong' yang berbeda. Karenanya diperlukan suatu bentuk kompleksitas sehingga teori sosial dapat berlaku dan berperan menentukan tatanan masyarakat yang ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sosiologi khususnya melihat masalah sosial dapat dilihat dari kacamata/perspektif dari 3 tokoh ternama 'founding father'nya sosiologi yang di istilahkan dengan Durkhemian,Weberian, dan Marxian yang memiliki ketidaksamaan cara pandang mengenai masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Tinjauan singkat teori fungsional struktural&lt;br /&gt;     Teori ini dikemukakan oleh Durkheim yaitu melihat kenyataan persoalan dalam masyarakat   tidak lepas dari fungsi sosial dalam masyarakat. Secara garis besar,fakta sosial yang menjadi pusat perhatian adalah 'struktur sosial' dan 'pranata sosial'. Kedua hal ini berada dalam satu sistem sosial yang terdiri atas bagian/elemen yang saling berkaitan dan menyatu dalam keseimbangan (Soetomo:15). Perkembangan masyarakat mengarah pada bentuk formal di mana terdapat perbedaan kelas dan struktur dalam masyarakat. Dasar pemikirannya,kedua bentuk perbedaan ini muncul secara alamiah dengan kata lain tidak ada 'rekayasa sosial' alias social engineering. Selanjutnya membahas mengenai 'fungsi sosial' mempunyai keterlibatan mutlak dalam fakta sosial. Fakta sosial ini terkait dengan masalah sosial dan akan selalu ada di mana masyarakat berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Tinjauan singkat teori konflik&lt;br /&gt;    Teori ini dibangun sama dengan dasar teori yang (a) di atasyaitu dalam 1 payung paradigma fakta sosial. Kajian tentang konflik lebih pada membedakan golongan yang terlibat yaitu kelompok semu dan kelompok kepentingan. Kelompok semu memiliki kepentingan yang sama,sementara pada kelompok kepentingan terbentuk dari kelompok semu yang pada umumnya memiliki struktur,organisasi,program, tujuan dan keanggotaan yang jelas.&lt;br /&gt;Beda dengan poin (a) yaitu pada : menurut teori fungsional-struktural masyarakat berada dalam kondisi statis/kondisi seimbang sementara teori konflik sebaliknya yaitu masyarakat berada dalam proses perubahan yang ditandai pertentangan terus menerus di antara unsur-unsurnya.  Kemudian,teori (a) lebih melihat elemen melihat masyarakat terikat secara informal oleh norma,nilai dan moralitas umum, sedangkan teori konflik lebih menilai keteraturan karena adanya 'golongan yang berkuasa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Tinjauan singkat teori interaksionisme simbolik&lt;br /&gt; secara singkat ide dasarnya meliputi :&lt;br /&gt;1. masy terdiri dari manusia yg berinteraksi;&lt;br /&gt;2. interaksi terdiri dari berbagai kegiatan manusia yg berhubungan dgn kegiatan manusia lain yg memunculkan interaksi simbolik mencakup penafsiran tindakan;&lt;br /&gt;3. objek-objek mempunyai makna intrinsik&lt;br /&gt;4. manusia dapat melihat dirinya sebagai bagian dari objek&lt;br /&gt;5. tindakan manusia adalah tindakan interpretatif yg dibuat manusia sendiri&lt;br /&gt;6. tindakan manusia ini saling di kaitkan dan di sesuaikan oelh anggota2 kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...setidaknya ini perlu dikombinasikan dengan masalah sosial yang tentu relevan dalam pembacaannya..yang akan mempengaruhi perkembangan dari masyarakat itu sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-7301685138105579963?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/7301685138105579963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/masalah-sosial-dan-relevansi-teori.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7301685138105579963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7301685138105579963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/masalah-sosial-dan-relevansi-teori.html' title='masalah sosial dan relevansi teori sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-852632909227178931</id><published>2008-11-23T23:34:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T00:34:19.259-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>analisa masalah sosial</title><content type='html'>Masalah sosial adalah masalah yang kompleks muncul di kehidupan sosial kemasyarakatan. Dalam hal ini tentunya perlu mencermati cara menganalisa masalah sosial. Salah satunya perlu di bedakan dari dua perspektif analisis masalah sosial khususnya sosiologi yaitu perspektif kultural dan perspektif struktural. Tulisan awal ini akan lebih melihat dari aspek kultural salah satunya dengan mencermati analisa 'modal sosial'...simak..ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, pandangan para pakar dalam mendefinisikan konsep modal sosial dapat dikategorikan dalam dua kelompok yaitu&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3015249283560749934#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt; :&lt;br /&gt;a.          menekankan pada jaringan hubungan sosial (social network)&lt;br /&gt;diwakili tokoh Brehm&amp;amp;Rahn(1997,p.999) berpendapat bahwa modal sosial adalah: jaringan kerjasama di antara warga masyarakat yang memfasilitasi pencarian solusi dari permasalahan yang dihadapi mereka. Definisi lain dari Pennar (1997,p.154) “the web of social relationships that influences individual behavior and thereby affects economic growth”&lt;br /&gt;(jaringan hubungan sosial yang mempengaruhi perilaku individual yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi).&lt;br /&gt;Woolcock(1998,p.153) mendefinisikan modal sosial sebagai “the information,trust, and norms of reciprocity inhering in one’s social networks.” Cohen dan Prusak (2001,p.3) berpendapat bahwa “social capital consists of the stock of active connections among people:the trust, mutual understanding and shared values and behaviours that bind the members of human networks and communities and make cooperative action possible.(Modal sosial adalah kumpulan dari hubungan yang aktif di antara manusia:rasa percaya, saling pengertian dan kesamaan nilai dan perilaku yang mengikat anggota dalam sebuah jaringan kerja dan komunitas yang memungkinkan adanya kerjasama).&lt;br /&gt;Dengan demikian, kelompok pertama ini menekankan pada aspek jaringan hubungan sosial yang diikat oleh kepemilikan informasi, rasa percaya, saling memahami, dan kesamaan nilai, dan saling mendukung. Modal sosial akan semakin kuat apabila sebuah komunitas/organisasi memiliki jaringan hubungan kerjasama, baik secara internal komunitas/organisasi, atau hubungan kerjasama yang bersifat antar komunitas/organisasi. Jaringan kerjasama yang sinergistik yang merupakan modal sosial akan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan bersama.   menekankan pada karakteristik (traits) yang melekat (embedded) pada diri individu manusia yang terlibat dalam sebuah interaksi sosial diwakili oleh Fukuyama (1995) mendefinisikan modal sosial sebagai berikut : “social capital” : the ability of people to work together for common purposes in groups and organizations” (p.10). Dengan bahasa yang lain, Fukuyama (1997) menjelaskan bahwa”Social capital can be defined simply as the existence of a certain set of informal values or norms shared among members of a group that permit cooperation among them. (Modal sosial adalah serangkaian nilai-nilai atau norma-norma informal yang dimiliki bersama di antara para anggota suatu kelompok masyarakat yang memungkinkan terjalinnya kerjasama di antara mereka).&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3015249283560749934#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Dalam Pidato Djamaludin Ancok.2003.Modal Sosial dan Kualitas Masyarakat,hal.16-18&lt;br /&gt; Adapun lingkup modal sosial sebagaimana yang dipaparkan oleh Carrier R Leana dan Van Burren, terdiri dari tiga komponen utama yaitu associability, shared trust, dan shared responsibility. Dalam konteks associability, penekanannya adalah sociability, kemampuan melakukan interaksi sosial diikuti dengan kemampuan memacu aksi kolektif yang memadai dalam usaha-usaha bersama. Selain itu, dibutuhkan shared trust, kepercayaan timbal balik, dan juga shared responsibility, tanggung jawab timbal balik dalam usaha kolektif. Dalam perspektif serupa, Don Cohen Laurens, mengungkapkan bahwa modal sosial dapat terlihat dalam aspek trust, mutual understanding (saling memahami), shared knowledge(pengetahuan bersama), dan cooperative action (aksi bersama). Modal sosial terjelma dari persenyawaan tiga unsur yaitu pertama, ikatan tradisi dalam wujudnya sebagai keluarga, kekerabatan dan kewilayahan;kedua, kesediaan untuk bekerja keras di bawah pemahaman bahwa mereka yang tidak bekerja tidak berhak memperoleh makanan;ketiga, suatu konteks yang disediakan oleh pemegang tampuk kekuasaan berupa ketentraman politik, terbukanya kesempatan ekonomi dan finansial serta jaminan keamanan masa depan yang meyakinkan.&lt;br /&gt;Dari paparan definitif sampai pada ranah kongkret dari modal sosial, perlu adanya penegasan bahwa ciri penting modal sosial sebagai sebuah kapital dibandingkan dengan kapital lainnya adalah asal usulnya yang bersifat sosial, yaitu relasi sosial dianggap sinergi atau kompetisi dimana kemenangan seseorang hanya dapat di cap di atas kekalahan orang lain. Karenanya, komponen modal sosial dapat dilihat dalam tiga level yaitu level nilai, institusi, dan mekanisme yaitu untuk aspek nilai lebih kepada kultur,persepsi,simpati,dan kepercayaan, untuk institusi lebih pada ikatan yang terdapat dalam komunitas lokal,jaringan,dan asosiasi, sementara untuk mekanisme lebih pada tingkah laku kerjasama dan sinergi (Sumber : Mefi Hermawanti dan Hesti Rinandari,2003:8.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, analisa modal sosial salah satunya dapat digunakan untuk mencermati:&lt;br /&gt;(1) hubungan sosial, merupakan bentuk komunikasi bersama melalui hidup berdampingan sebagai interaksi antar individu;(2) adat dan nilai budaya lokal yang menjunjung tinggi kebersamaan, kerjasama, dan hubungan sosial dalam masyarakat;(3) toleransi merupakan salah satu kewajiban moral yang harus dilakukan setiap orang ketika berada/hidup bersama orang lain;(4) kesediaan untuk mendengar berupa sikap menghormati pendapat orang lain;(5) kejujuran menjadi salah satu hal pokok dari keterbukaan/transparansi untuk kehidupan lebih demokratis; (6) kearifan lokal dan pengetahuan lokal sebagai pendukung nilai-nilai yang ada dalam masyarakat;(7) jaringan sosial dan kepemimpinan sosial yang terbentuk berdasar kepentingan/ketertarikan individu secara prinsip/ pemkiran dimana kepemimpinan sosial terbentuk dari kesamaan visi, hubungan personal atau keagamaan; (8) kepercayaan merupakan hubungan sosial yang dibangun atas dasar rasa percaya dan rasa memiliki bersama;(9) kebersamaan dan kesetiaan berupa perasaan ikut memiliki dan perasaaan menjadi bagian dari sebuah komunitas; (10) tanggung jawab sosial merupakan rasa empati masyarakat terhadap upaya perkembangan lingkungan masyarakat; (11) partisipasi masyarakat berupa kesadaran diri seseorang untuk ikut terlibat dalam berbagai hal berkaitan dengan diri dan lingkungan dan (12) kemandirian berupa keikutsertaan masyarakat dalam pengambilan keputusan.                          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini..lanjut kesempatan lain..:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-852632909227178931?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/852632909227178931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/analisa-masalah-sosial.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/852632909227178931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/852632909227178931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/analisa-masalah-sosial.html' title='analisa masalah sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-3336427814981877162</id><published>2008-11-20T21:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T21:31:55.420-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-kesejahteraan sosial'/><title type='text'>kewirausahaan sosial</title><content type='html'>Tema kesejahteraan sosial tentu ada kaitannya dengan konsepsi anyar yang sudah bergulir yaitu 'social entrepreneur' alias kewirausahaan sosial ...ini berbagi teks aja pemahaman tentangnya masih teks asli belum translate takutnya salah terjemahkan alih-alih salah makna..simak ya...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; The Meaning of “Social Entrepreneurship”&lt;br /&gt;J. Gregory Dees&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entrepreneur in Residence Kauffman Center for Entrepreneurial Leadership Ewing Marion Kauffman Foundation and Miriam and Peter Haas Centennial Professor in Public Service Graduate School of Business Stanford University October 31, 1998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The idea of “social entrepreneurship” has struck a responsive cord. It is a phrase well suited to our times. It combines the passion of a social mission with an image of business-like discipline, innovation, and determination commonly associated with, for instance, the high-tech pioneers of Silicon Valley . The time is certainly ripe for entrepreneurial approaches to social problems. Many&lt;br /&gt;governmental and philanthropic efforts have fallen far short of our expectations. Major social sector institutions are often viewed as inefficient, ineffective, and unresponsive. Social entrepreneurs are needed to develop new models for a new century.&lt;br /&gt;The language of social entrepreneurship may be new, but the phenomenon is not. We have always had social entrepreneurs, even if we did not call them that. They originally built many of the institutions we now take for granted. However, the new name is important in that it implies a blurring of sector boundaries. In addition to innovative not-for-profit ventures, social entrepreneurship can include social purpose business ventures, such as for-profit community development banks, and hybrid organizations mixing not-for-profit and for-profit elements, such as homeless shelters that start businesses to train and employ their residents. The new language&lt;br /&gt;helps to broaden the playing field. Social entrepreneurs look for the most effective methods of serving their social missions.&lt;br /&gt;Though the concept of “social entrepreneurship” is gaining popularity, it means different things to different people. This can be confusing. Many associate social entrepreneurship exclusively with not-for-profit organizations starting for-profit or earned-income ventures. Others use it to describe anyone who starts a not-for-profit organization. Still others use it to refer to business owners who integrate social responsibility into their operations. What does “social entrepreneurship” really mean? What does it take to be a social entrepreneur? To answer these questions, we should start by looking into the roots of the term “entrepreneur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Origins of the Word “Entrepreneur”&lt;br /&gt;In common parlance, being an entrepreneur is associated with starting a business, but this is a very loose application of a term that has a rich history and a much more significant meaning. The term “entrepreneur” originated in French economics as early as the 17th and 18th centuries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Kauffman Center for Entrepreneurial Leadership provided the funding for this paper. This paper has benefited tremendously from comments and suggestions by the members of the Social Entrepreneurship Funders Working Group, particularly Suzanne Aisenberg , Morgan Binswanger, Jed Emerson, Jim Pitofsky, Tom Reis, and Steve Roling. However, this is still a draft. The definition proposed here has not been formally adopted by the group (yet) and should not be understood as representing the views of the group or any of the named individuals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In French, it means someone who “undertakes,” not an “undertaker” in the sense of a funeral director, but someone who undertakes a significant project or activity. More specifically, it came to be used to identify the venturesome individuals who stimulated economic progress by finding new and better ways of doing things. The French economist most commonly credited with giving the term this particular meaning is Jean Baptiste Say. Writing around the turn of the 19 th century, Say put it this way, “The entrepreneur shifts economic resources out of an area of lower and into an area of higher productivity and greater yield.” Entrepreneurs create value. &lt;br /&gt;In the 20 th century, the economist most closely associated with the term was Joseph Schumpeter. He described entrepreneurs as the innovators who drive the “creative-destructiv e” process of capitalism. In his words, “the function of entrepreneurs is to reform or revolutionize the pattern of production.” They can do this in many ways: “by exploiting an invention or, more generally, an untried technological possibility for producing a new commodity or producing an old one in a new way, by opening up a new source of supply of materials or a new outlet for products, by reorganizing an industry and so on.” Schumpeter’s entrepreneurs are the change agents in the&lt;br /&gt;economy. By serving new markets or creating new ways of doing things, they move the economy forward. It is true that many of the entrepreneurs that Say and Schumpeter have in mind serve their function by starting new, profit-seeking business ventures, but starting a business is not the essence of entrepreneurship. Though other economists may have used the term with various nuances, the Say-Schumpeter tradition that identifies entrepreneurs as the catalysts and innovators behind economic progress has served as the foundation for the contemporary use of this concept.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Current Theories of Entrepreneurship&lt;br /&gt;Contemporary writers in management and business have presented a wide range of theories of entrepreneurship. Many of the leading thinkers remain true to the Say-Schumpeter tradition while offering variations on the theme. For instance, in his attempt to get at what is special about entrepreneurs, Peter Drucker starts with Say’s definition, but amplifies it to focus on opportunity. Drucker does not require entrepreneurs to cause change, but sees them as exploiting the opportunities that change (in technology, consumer preferences, social norms, etc.) creates. He says, “this defines entrepreneur and entrepreneurship—the entrepreneur always searches for change, responds to it, and exploits it as an opportunity.” The notion of “opportunity” has come to be central to many current definitions of entrepreneurship. It is the way today’s management theorists capture Say’s notion of shifting resources to areas of higher yield. An opportunity, presumably, means an opportunity to create value in this way. Entrepreneurs have a mind-set that sees the possibilities rather than the problems created by change.&lt;br /&gt;For Drucker, starting a business is neither necessary nor sufficient for entrepreneurship. He explicitly comments that “not every new small business is entrepreneurial or represents entrepreneurship.” He cites the example of a “husband and wife who open another delicatessen&lt;br /&gt;store or another Mexican restaurant in the American suburb” as a case in point. There is nothing especially innovative or change-oriented in this. The same would be true of new not-for-profit organizations. Not every new organization would be entrepreneurial. Drucker also makes it clear that entrepreneurship does not require a profit motive. Early in his book on Innovation and Entrepreneurship, Drucker asserts, “No better text for a History of Entrepreneurship could be found than the creation of the modern university, and especially the modern American university.” He then explains what a major innovation this was at the time. Later in the book, he devotes a chapter to entrepreneurship in public service institutions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Howard Stevenson, a leading theorist of entrepreneurship at Harvard Business School , added an element of resourcefulness to the opportunity- oriented definition based on research he conducted to determine what distinguishes entrepreneurial management from more common forms of “administrative” management. After identifying several dimensions of difference, he suggests defining the heart of entrepreneurial management as “the pursuit of opportunity without regard to resources currently controlled.” He found that entrepreneurs not only see and pursue opportunities that elude administrative managers; entrepreneurs do not allow their own initial resource endowments to limit their options. To borrow a metaphor from Elizabeth Barrett Browning, their reach exceeds their grasp. Entrepreneurs mobilize the resources of others to achieve their entrepreneurial objectives. Administrators allow their existing resources and their job descriptions to constrain their visions and actions. Once again, we have a definition of entrepreneurship that is not limited to business start-ups.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Differences between Business and Social Entrepreneurs&lt;br /&gt;The ideas of Say, Schumpeter, Drucker, and Stevenson are attractive because they can be as easily applied in the social sector as the business sector. They describe a mind-set and a kind of&lt;br /&gt;behavior that can be manifest anywhere. In a world in which sector boundaries are blurring, thisis an advantage. We should build our understanding of social entrepreneurship on this strong tradition of entrepreneurship theory and research. Social entrepreneurs are one species in the genus entrepreneur. They are entrepreneurs with a social mission. However, because of this mission, they face some distinctive challenges and any definition ought to reflect this.&lt;br /&gt;For social entrepreneurs, the social mission is explicit and central. This obviously affects how social entrepreneurs perceive and assess opportunities. Mission-related impact becomes the central criterion, not wealth creation. Wealth is just a means to an end for social entrepreneurs.&lt;br /&gt;With business entrepreneurs, wealth creation is a way of measuring value creation. This is because business entrepreneurs are subject to market discipline, which determines in large part whether they are creating value. If they do not shift resources to more economically productive uses, they tend to be driven out of business.&lt;br /&gt;Markets are not perfect, but over the long haul, they work reasonably well as a test of private value creation, specifically the creation of value for customers who are willing and able to pay. An entrepreneur’s ability to attract resources (capital, labor, equipment, etc.) in a competitive marketplace is a reasonably good indication that the venture represents a more productive use of&lt;br /&gt;these resources than the alternatives it is competing against. The logic is simple. Entrepreneurs who can pay the most for resources are typically the ones who can put the resources to higher valued uses, as determined in the marketplace. Value is created in business when customers are&lt;br /&gt;willing to pay more than it costs to produce the good or service being sold. The profit (revenue minus costs) that a venture generates is a reasonably good indicator of the value it has created. If&lt;br /&gt;an entrepreneur cannot convince a sufficient number of customers to pay an adequate price to generate a profit, this is a strong indication that insufficient value is being created to justify this use of resources. A re-deployment of the resources happens naturally because firms that fail to create value cannot purchase sufficient resources or raise capital. They go out of business. Firms&lt;br /&gt;that create the most economic value have the cash to attract the resources needed to grow.&lt;br /&gt;Markets do not work as well for social entrepreneurs. In particular, markets do not do a good job of valuing social improvements, public goods and harms, and benefits for people who cannot afford to pay. These elements are often essential to social entrepreneurship. That is what makes it social entrepreneurship. As a result, it is much harder to determine whether a social entrepreneur is creating sufficient social value to justify the resources used in creating that value. The survival or growth of a social enterprise is not proof of its efficiency or effectiveness in improving social conditions. It is only a weak indicator, at best. Social entrepreneurs operate in markets, but these markets often do not provide the right discipline. Many social-purpose organizations charge fees for some of their services. They also compete for donations, volunteers, and other kinds of support. But the discipline of these “markets” is frequently not closely aligned with the social entrepreneur’s mission. It depends on who is paying the fees or providing the resources, what their motivations are, and how well theycan assess the social value created by the venture. It is inherently difficult to measure social value creation. How much social value is created by reducing pollution in a given stream, by saving the spotted owl, or by providing companionship to the elderly? The calculations are not only hard but also contentious. Even when improvements can be measured, it is often difficult to attribute an them to a specific intervention. Are the lower crime rates in an area due to the Block Watch, new policing techniques, or just a better economy? Even when improvements can be measured and attributed to a given intervention, social entrepreneurs often cannot capture the value they have created in an economic form to pay for the resources they use. Whom do they charge for cleaning the stream or running the Block Watch? How do they get everyone who benefits to pay? To offset this value-capture problem, social entrepreneurs rely on subsidies, donations, and volunteers, but this further muddies the waters of market discipline. The ability to attract these philanthropic resources may provide some indication of value creation in the eyes of the resource providers, but it is not a very reliable indicator. The psychic income people get from giving or volunteering is&lt;br /&gt;likely to be only loosely connected with actual social impact, if it is connected at all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Defining Social Entrepreneurship&lt;br /&gt;Any definition of social entrepreneurship should reflect the need for a substitute for the market&lt;br /&gt;discipline that works for business entrepreneurs. We cannot assume that market discipline will&lt;br /&gt;automatically weed out social ventures that are not effectively and efficiently utilizing resources.&lt;br /&gt;The following definition combines an emphasis on discipline and accountability with the notions of value creation taken from Say, innovation and change agents from Schumpeter, pursuit of opportunity from Drucker, and resourcefulness from Stevenson. In brief, this definition can be stated as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Social entrepreneurs play the role of change agents in the social sector, by:&lt;br /&gt;• Adopting a mission to create and sustain social value (not just private value),&lt;br /&gt;• Recognizing and relentlessly pursuing new opportunities to serve that mission,&lt;br /&gt;• Engaging in a process of continuous innovation, adaptation, and learning,&lt;br /&gt;• Acting boldly without being limited by resources currently in hand, and&lt;br /&gt;• Exhibiting a heightened sense of accountability to the constituencies served and for&lt;br /&gt;the outcomes created.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is clearly an “idealized” definition. Social sector leaders will exemplify these characteristics&lt;br /&gt;in different ways and to different degrees. The closer a person gets to satisfying all these&lt;br /&gt;conditions, the more that person fits the model of a social entrepreneur. Those who are more&lt;br /&gt;innovative in their work and who create more significant social improvements will naturally be&lt;br /&gt;seen as more entrepreneurial. The truly Schumpeterian social entrepreneurs will significantly&lt;br /&gt;reform or revolutionize their industries. Each element in this brief definition deserves some&lt;br /&gt;further elaboration. Let’s consider each one in turn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Change agents in the social sector: Social entrepreneurs are the reformers and revolutionaries&lt;br /&gt;described by Schumpeter, but with a social mission. They make fundamental changes in the way&lt;br /&gt;things are done in the social sector. Their visions are bold. They attack the underlying causes of&lt;br /&gt;problems, rather than simply treating symptoms. They often reduce needs rather than just meeting them. They seek to create systemic changes and sustainable improvements. Though they may act locally, their actions have the potential to stimulate global improvements in their chosen arenas, whether that is education, health care, economic development, the environment, the arts, or any other social sector field.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adopting a mission to create and sustain social value: This is the core of what distinguishes&lt;br /&gt;social entrepreneurs from business entrepreneurs even from socially responsible businesses. For a social entrepreneur, the social mission is fundamental. This is a mission of social improvement that cannot be reduced to creating private benefits (financial returns or consumption benefits) for individuals. Making a profit, creating wealth, or serving the desires of customers may be part of the model, but these are means to a social end, not the end in itself. Profit is not the gauge of value creation; nor is customer satisfaction; social impact is the gauge. Social entrepreneurs look for a long-term social return on investment. Social entrepreneurs want more than a quick hit; they want to create lasting improvements. They think about sustaining the impact.&lt;br /&gt;Recognizing and relentlessly pursuing new opportunities: Where others see problems, entrepreneurs see opportunity. Social entrepreneurs are not simply driven by the perception of a&lt;br /&gt;social need or by their compassion, rather they have a vision of how to achieve improvement and&lt;br /&gt;they are determined to make their vision work. They are persistent. The models they develop and&lt;br /&gt;the approaches they take can, and often do, change, as the entrepreneurs learn about what works and what does not work. The key element is persistence combined with a willingness to make adjustments as one goes. Rather than giving up when an obstacle is encountered, entrepreneurs ask, “How can we surmount this obstacle? How can we make this work?”&lt;br /&gt;Engaging in a process of continuous innovation, adaptation, and learning: Entrepreneurs are innovative. They break new ground, develop new models, and pioneer new approaches. However, as Schumpeter notes, innovation can take many forms. It does not require inventing something wholly new; it can simply involve applying an existing idea in a new way or to a new situation. Entrepreneurs need not be inventors. They simply need to be creative in applying what others have invented. Their innovations may appear in how they structure their core programs or in how they assemble the resources and fund their work. On the funding side, social entrepreneurs look for innovative ways to assure that their ventures will have access to resources as long as they are creating social value. This willingness to innovate is part of the modus operandi of entrepreneurs.&lt;br /&gt;It is not just a one-time burst of creativity. It is a continuous process of exploring, learning, and improving. Of course, with innovation comes uncertainty and risk of failure. Entrepreneurs tend to have a high tolerance for ambiguity and learn how to manage risks for themselves and others. They treat failure of a project as a learning experience, not a personal tragedy.&lt;br /&gt;Acting boldly without being limited by resources currently in hand: Social entrepreneurs do not let their own limited resources keep them from pursuing their visions. They are skilled at doing more with less and at attracting resources from others. They use scarce resources efficiently, and they leverage their limited resources by drawing in partners and collaborating with others. They explore all resource options, from pure philanthropy to the commercial methods of the business sector. They are not bound by sector norms or traditions. They develop resource strategies that are likely to support and reinforce their social missions. They take calculated risks and manage the downside, so as to reduce the harm that will result from failure. They understand the risk tolerances of their stakeholders and use this to spread the risk to those who are better prepared to accept it.&lt;br /&gt;Exhibiting a heightened sense of accountability to the constituencies served and for the outcomes&lt;br /&gt;created: Because market discipline does not automatically weed out inefficient or ineffective social ventures, social entrepreneurs take steps to assure they are creating value. This means that they seek a sound understanding of the constituencies they are serving. They make sure they have correctly assessed the needs and values of the people they intend to serve and the communities in which they operate. In some cases, this requires close connections with those communities. They understand the expectations and values of their “investors,” including anyone who invests money, time, and/or expertise to help them. They seek to provide real social improvements to their beneficiaries and their communities, as well as attractive (social and/or financial) return to their investors. Creating a fit between investor values and community needs is an important part of the challenge. When feasible, social entrepreneurs create market-like feedback mechanisms to reinforce this accountability. They assess their progress in terms of social, financial, and managerial outcomes, not simply in terms of their size, outputs, or processes. They use this information to make course corrections as needed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Social Entrepreneurs: A Rare Breed&lt;br /&gt;Social entrepreneurship describes a set of behaviors that are exceptional. These behaviors should be encouraged and rewarded in those who have the capabilities and temperament for this kind of work. We could use many more of them. Should everyone aspire to be a social entrepreneur? No.&lt;br /&gt;Not every social sector leader is well suited to being entrepreneurial. The same is true in business. Not every business leader is an entrepreneur in the sense that Say, Schumpeter, Drucker, and Stevenson had in mind. While we might wish for more entrepreneurial behavior in both sectors, society has a need for different leadership types and styles. Social entrepreneurs are one special breed of leader, and they should be recognized as such. This definition preserves their distinctive status and assures that social entrepreneurship is not treated lightly. We need social entrepreneurs to help us find new avenues toward social improvement as we enter the next century.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-3336427814981877162?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/3336427814981877162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/kewirausahaan-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3336427814981877162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3336427814981877162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/kewirausahaan-sosial.html' title='kewirausahaan sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-7273658646266180542</id><published>2008-11-18T22:51:00.000-08:00</published><updated>2008-11-18T23:07:14.523-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-kesejahteraan sosial'/><title type='text'>panduan zakat part I</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial; color: windowtext;"&gt;“… mengentaskan 1 (satu) keluarga miskin, zakat obatnya. Namun mengentaskan 1.000 (seribu) Keluarga Miskin, adalah kebijakan yang memihak” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: windowtext;"&gt;(Eri Sudewo, perintis Dompet Dhuafa dalam Harian Republika, Jum’at 4 Januari 2008, pada artikel Zakat Outlook   2008).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial; color: windowtext;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendahuluan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pesan di atas memberi pemahaman bahwa zakat ada kedekatan dengan isu kemiskinan. Pada tataran pengetahuan, sebagian besar umat muslim telah memiliki kesamaan pemahaman tentang Zakat, yaitu merupakan ibadah wajib sebagaimana menjadi bagian dari rukun Islam. Zakat secara tegas telah di termaktub dalam Al Qur’an Surat At Taubah 103 bahwa zakat itu diambil dari harta &lt;i style=""&gt;aghniya&lt;/i&gt; (orang yang berkemampuan ekonomi) sebagai pembersih dan penyuci harta yang dimilikinya.&lt;br /&gt;Selanjutnya, &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial;"&gt;mengenai terminologi 'miskin' menurut      bahasa, miskin berasal dari bahasa Arab yang sebenarnya menyatakan kefakiran      yang sangat. Allah Swt. menggunakan istilah itu dalam firman-Nya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“…atau orang miskin yang sangat fakir” (QS al-Balad 90:16).&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial;"&gt;Adapun kata      fakir yang berasal dari bahasa Arab: al-faqru, berarti membutuhkan      (al-ihtiyaaj). (QS al-Qashash 28:24).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial;"&gt;Dalam      pengertian yang lebih definitif, Syekh An-Nabhani mengkategorikan miskin      adalah mereka yang punya harta (uang), tetapi tak mencukupi kebutuhan      pembelanjaannya sebagai orang fakir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial;"&gt;Miskin adalah      orang yang tak punya harta (uang), sekaligus tak punya penghasilan.      (Nidzamul Iqtishadi fil Islam, hlm. 236, Darul Ummah-Beirut). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial;"&gt;Pembedaan      kategori ini tepat untuk menjelaskan pengertian dua pos mustahiq zakat,      yakni al-fuqara (orang-orang faqir) dan al-masakiin (orang-orang miskin),      sebagaimana firman-Nya dalam QS at-Taubah 9: 60. Tulisan ini bermaksud untuk memberikan pemahaman awal mengenai  zakat sebelum kemudian akan mengarah pada bahasan bagaimana zakat dapat menjadi alternatif solusi terhadap  kemiskinan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="coklat_med"&gt;         PENGERTIAN ZAKAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          1. &lt;b&gt;Makna Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Menurut Bahasa(&lt;i&gt;lughat&lt;/i&gt;), zakat berarti : tumbuh; berkembang; kesuburan            atau bertambah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan            atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10)&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Menurut Hukum Islam (istilah &lt;i&gt;syara'&lt;/i&gt;), zakat adalah nama bagi            suatu pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat            yang tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu (Al Mawardi            dalam kitab Al Hawiy)&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Selain itu, ada istilah shadaqah dan infaq, sebagian ulama fiqh, mengatakan            bahwa sadaqah wajib dinamakan zakat, sedang sadaqah sunnah dinamakan            infaq. Sebagian yang lain mengatakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan            infaq sunnah dinamakan shadaqah.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          2. &lt;b&gt;Penyebutan Zakat dan Infaq dalam Al Qur-an dan As Sunnah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          a. Zakat (QS. Al Baqarah : 43)&lt;br /&gt;          b. Shadaqah (QS. At Taubah : 104)&lt;br /&gt;          c. Haq (QS. Al An'am : 141)&lt;br /&gt;          d. Nafaqah (QS. At Taubah : 35)&lt;br /&gt;          e. Al 'Afuw (QS. Al A'raf : 199)&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          3. &lt;b&gt;Hukum Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur            pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah            wajib (&lt;i&gt;fardhu&lt;/i&gt;) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat            tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah (seperti shalat, haji,            dan puasa) yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur'an            dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan            yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          4.  &lt;b&gt;Macam-macam Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          a. Zakat &lt;i&gt;Nafs&lt;/i&gt; (jiwa), juga disebut zakat fitrah.&lt;br /&gt;          b. Zakat &lt;i&gt;Maal&lt;/i&gt; (harta).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          5. &lt;b&gt;Syarat-syarat Wajib Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          a. Muslim&lt;br /&gt;          b. Aqil&lt;br /&gt;          c. Baligh&lt;br /&gt;        d. Memiliki harta yang mencapai nishab&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        &lt;b&gt;&lt;span class="coklat_med"&gt;ZAKAT MAAL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          1.  &lt;b&gt;Pengertian &lt;i&gt;Maal&lt;/i&gt; (harta)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          1.1. Menurut bahasa (&lt;i&gt;lughat&lt;/i&gt;), harta adalah segala sesuatu            yang diinginkan sekali sekali oleh manusia untuk memiliki, memanfaatkan            dan menyimpannya&lt;br /&gt;          1. 2. Menurut &lt;i&gt;syar'a&lt;/i&gt;, harta adalah segala sesuatu yang dapat            dimiliki (dikuasai) dan dapat digunakan (dimanfaatkan) menurut &lt;i&gt;ghalibnya&lt;/i&gt;            (lazim).&lt;br /&gt;        sesuatu dapat disebut dengan &lt;i&gt;maal&lt;/i&gt; (harta) apabila memenuhi 2 (dua)          syarat, yaitu:&lt;br /&gt;        a.  Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dikuasai&lt;br /&gt;        b. Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan &lt;i&gt;ghalibnya&lt;/i&gt;. Misalnya          rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dll.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Syarat-syarat Kekayaan yang Wajib di Zakati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          2.1.  &lt;b&gt;Milik Penuh (&lt;i&gt;Almilkuttam&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Yaitu : harta tersebut berada dalam kontrol dan kekuasaanya secara penuh,            dan dapat diambil manfaatnya secara penuh. Harta tersebut didapatkan            melalui proses pemilikan yang dibenarkan menurut syariat islam, seperti            : usaha, warisan, pemberian negara atau orang lain dan cara-cara yang            sah. Sedangkan apabila harta tersebut diperoleh dengan cara yang haram,            maka zakat atas harta tersebut tidaklah wajib, sebab harta tersebut            harus dibebaskan dari tugasnya dengan cara dikembalikan kepada yang            berhak atau ahli warisnya.&lt;br /&gt;          2.2. &lt;b&gt; Berkembang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Yaitu : harta tersebut dapat bertambah atau berkembang bila diusahakan            atau mempunyai potensi untuk berkembang.&lt;br /&gt;          2.3. &lt;b&gt;Cukup &lt;i&gt;Nishab&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Artinya harta tersebut telah mencapai jumlah tertentu sesuai dengan            ketetapan &lt;i&gt;syara'&lt;/i&gt;. sedangkan harta yang tidak sampai nishabnya            terbebas dari Zakat&lt;br /&gt;          2.4.  &lt;b&gt;Lebih Dari Kebutuhan Pokok (&lt;i&gt;Alhajatul Ashliyah&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Kebutuhan pokok adalah kebutuhan minimal yang diperlukan seseorang dan            keluarga yang menjadi tanggungannya, untuk kelangsungan hidupnya. Artinya            apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi yang bersangkutan tidak dapat            hidup layak. Kebutuhan tersebut seperti kebutuhan primer atau kebutuhan            hidup minimum (KHM), misal, belanja sehari-hari, pakaian, rumah, kesehatan,            pendidikan, dsb.&lt;br /&gt;          2.5. &lt;b&gt;Bebas Dari hutang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Orang yang mempunyai hutang sebesar atau mengurangi senishab yang harus            dibayar pada waktu yang sama (dengan waktu mengeluarkan zakat), maka            harta tersebut terbebas dari zakat.&lt;br /&gt;          2.6.  &lt;b&gt;Berlalu Satu Tahun (&lt;i&gt;Al-Haul&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Maksudnya adalah bahwa pemilikan harta tersebut sudah belalu satu tahun.            Persyaratan ini hanya berlaku bagi ternak, harta simpanan dan perniagaan.            Sedang hasil pertanian, buah-buahan dan &lt;i&gt;rikaz&lt;/i&gt; (barang temuan)            tidak ada syarat &lt;i&gt;haul&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          3. &lt;b&gt;Harta(&lt;i&gt;maal&lt;/i&gt;) yang Wajib di Zakati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          3.1. &lt;b&gt;Binatang Ternak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Hewan ternak meliputi hewan besar (unta, sapi, kerbau), hewan kecil            (kambing, domba) dan unggas (ayam, itik, burung).&lt;br /&gt;          3.2.  &lt;b&gt;Emas Dan Perak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Emas dan perak merupakan logam mulia yang selain merupakan tambang elok,            juga sering dijadikan perhiasan. Emas dan perak juga dijadikan mata            uang yang berlaku dari waktu ke waktu. Islam memandang emas dan perak            sebagai harta yang (potensial) berkembang. Oleh karena &lt;i&gt;syara'&lt;/i&gt;            mewajibkan zakat atas keduanya, baik berupa uang, leburan logam, bejana,            souvenir, ukiran atau yang lain.&lt;br /&gt;          Termasuk dalam kategori emas dan perak, adalah mata uang yang berlaku            pada waktu itu di masing-masing negara. Oleh karena segala bentuk penyimpanan            uang seperti tabungan, deposito, cek, saham atau surat berharga lainnya,            termasuk kedalam kategori emas dan perak. sehingga penentuan nishab            dan besarnya zakat disetarakan dengan emas dan perak.&lt;br /&gt;          Demikian juga pada harta kekayaan lainnya, seperti rumah, villa, kendaraan,            tanah, dll. Yang melebihi keperluan menurut &lt;i&gt;syara'&lt;/i&gt; atau dibeli/dibangun            dengan tujuan menyimpan uang dan sewaktu-waktu dapat di uangkan. Pada            emas dan perak atau lainnya yang berbentuk perhiasan, asal tidak berlebihan,            maka tidak diwajibkan zakat atas barang-barang tersebut.&lt;br /&gt;          3.3. &lt;b&gt;Harta Perniagaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Harta perniagaan adalah semua yang diperuntukkan untuk diperjual-belikan            dalam berbagai jenisnya, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian,            makanan, perhiasan, dll. Perniagaan tersebut di usahakan secara perorangan            atau perserikatan seperti CV, PT, Koperasi, dsb.&lt;br /&gt;          3.4. &lt;b&gt;Hasil Pertanian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Hasil pertanian adalah hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai            ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan,            tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dll.&lt;br /&gt;          3.5. &lt;b&gt;Ma-din dan Kekayaan Laut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          &lt;i&gt;Ma'din&lt;/i&gt; (hasil tambang) adalah benda-benda yang terdapat di dalam            perut bumi dan memiliki nilai ekonomis seperti emas, perak, timah, tembaga,            marmer, giok, minyak bumi, batu-bara, dll. Kekayaan laut adalah segala            sesuatu yang dieksploitasi dari laut seperti mutiara, ambar, marjan,            dll.&lt;br /&gt;          3.6 &lt;b&gt;Rikaz&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        &lt;i&gt;Rikaz&lt;/i&gt; adalah harta terpendam dari zaman dahulu atau biasa disebut          dengan harta karun. Termasuk didalamnya harta yang ditemukan dan tidak          ada yang mengaku sebagai pemiliknya.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        &lt;b&gt;&lt;span class="coklat_med"&gt;NISHAB DAN KADAR ZAKAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          1. &lt;b&gt;HARTA PETERNAKAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          a. &lt;b&gt;Sapi, Kerbau dan Kuda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Nishab kerbau dan kuda disetarakan dengan nishab sapi yaitu 30 ekor.            Artinya jika seseorang telah memiliki sapi (kerbau/kuda), maka ia telah            terkena wajib zakat.&lt;br /&gt;          Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh At Tarmidzi            dan Abu Dawud dari Muadz bin Jabbal RA, maka dapat dibuat tabel sbb            :          &lt;/p&gt;&lt;table class="ijo_kecil" align="center" bgcolor="#dddddd" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jumlah                  Ternak(ekor)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Zakat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;30-39&lt;br /&gt;              &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor sapi jantan/betina                &lt;i&gt;tabi'&lt;/i&gt; (a)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;40-59&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor sapi betina                &lt;i&gt;musinnah&lt;/i&gt; (b)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;60-69&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;2 ekor sapi &lt;i&gt;tabi'&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;70-79&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor sapi &lt;i&gt;musinnah&lt;/i&gt;                dan 1 ekor &lt;i&gt;tabi'&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;80-89&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;2 ekor sapi &lt;i&gt;musinnah&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td colspan="2" class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;b&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;              &lt;/b&gt;a. Sapi berumur 1 tahun, masuk tahun ke-2&lt;br /&gt;              b. Sapi berumur 2 tahun, masuk tahun ke-3&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;        &lt;br /&gt;        Selanjutnya setiap jumlah itu bertambah 30 ekor, zakatnya bertambah 1          ekor &lt;i&gt;tabi'&lt;/i&gt;. Dan jika setiap jumlah itu bertambah 40 ekor, zakatnya          bertambah 1 ekor &lt;i&gt;musinnah&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        b. &lt;b&gt;Kambing/domba&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Nishab kambing/domba adalah 40 ekor, artinya bila seseorang telah memiliki          40 ekor kambing/domba maka ia telah terkena wajib zakat.&lt;br /&gt;        Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori          dari Anas bin Malik, maka dapat dibuat tabel sbb :          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" bgcolor="#dddddd" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jumlah                  Ternak(ekor)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Zakat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;40-120&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor kambing (2th) atau domba                (1th)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;121-200&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;2 ekor kambing/domba&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;201-300 &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;3 ekor kambing/domba &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;Selanjutnya, setiap jumlah itu bertambah            100 ekor maka zakatnya bertambah 1 ekor.        &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        c. &lt;b&gt;Ternak Unggas (ayam,bebek,burung,dll) dan Perikanan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Nishab pada ternak unggas dan perikanan tidak diterapkan berdasarkan jumlah          (ekor), sebagaimana halnya sapi, dan kambing. Tapi dihitung berdasarkan          skala usaha.&lt;br /&gt;        Nishab ternak unggas dan perikanan adalah setara dengan 20 Dinar (1 Dinar          = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gram emas. Artinya bila seorang          beternak unggas atau perikanan, dan pada akhir tahun (tutup buku) ia memiliki          kekayaan yang berupa modal kerja dan keuntungan lebih besar atau setara          dengan 85 gram emas murni, maka ia terkena kewajiban zakat sebesar 2,5          %&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        &lt;b&gt;Contoh :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Seorang peternak ayam broiler memelihara 1000 ekor ayam perminggu, pada          akhir tahun (tutup buku) terdapat laporan keuangan sbb:          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1.Ayam broiler 5600 ekor seharga&lt;br /&gt;                2.Uang Kas/Bank setelah pajak&lt;br /&gt;                3.Stok pakan dan obat-obatan&lt;br /&gt;                4. Piutang (dapat tertagih) &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;Rp                  15.000.000&lt;br /&gt;                Rp 10.000.000&lt;br /&gt;                Rp 2.000.000&lt;br /&gt;                Rp 4.000.000 &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt;Jumlah&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;Rp                  31.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;5. Utang yang jatuh tempo&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;Rp                  5.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt;Saldo&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;Rp26.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;Besar Zakat = 2,5 % x Rp.26.000.000,- =            Rp 650.000&lt;br /&gt;          &lt;b&gt;Catatan :&lt;br /&gt;          &lt;/b&gt;   Kandang dan alat peternakan tidak diperhitungkan sebagai            harta yang wajib dizakati.        &lt;br /&gt;           Nishab besarnya 85 gram emas murni, jika @ Rp 25.000,00 maka          85 x Rp 25.000,00 = Rp 2.125.000,00&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        d. &lt;b&gt;Unta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Nishab unta adalah 5 ekor, artinya bila seseorang telah memiliki 5 ekor          unta maka ia terkena kewajiban zakat. Selanjtnya zakat itu bertambah,          jika jumlah unta yang dimilikinya juga bertambah&lt;br /&gt;        Berdasarkan hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Anas          bin Malik, maka dapat dibuat tabel sbb:           &lt;table class="ijo_kecil" align="center" bgcolor="#dddddd" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jumlah(ekor)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#dddddd"&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Zakat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;5-9&lt;br /&gt;              &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor kambing/domba (a)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;10-14&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;2 ekor kambing/domba&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;15-19&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;3 ekor kambing/domba&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;20-24&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;4 ekor kambing/domba&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;25-35&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor unta bintu Makhad (b)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;36-45&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor unta bintu Labun (c)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;45-60&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor unta Hiqah (d)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;61-75&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1 ekor unta Jadz'ah (e)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;76-90&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; 2 ekor unta bintu Labun (c)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;91-120&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;2 ekor unta Hiqah (d)&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;&lt;b&gt;Keterangan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          (a) Kambing berumur 2 tahun atau lebih, atau domba berumur satu tahun            atau lebih.&lt;br /&gt;          (b) Unta betina umur 1 tahun, masuk tahun ke-2&lt;br /&gt;          (c) Unta betina umur 2 tahun, masuk tahun ke-3&lt;br /&gt;          (d) Unta betina umur 3 tahun, masuk tahun ke-4&lt;br /&gt;          (e) Unta betina umur 4 tahun, masuk tahun ke-5          &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;Selanjutnya, jika setiap jumlah itu bertambah            40 ekor maka zakatnya bertambah 1 ekor bintu Labun, dan setiap jumlah            itu bertambah 50 ekor, zakatnya bertambah 1 ekor Hiqah.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          2. &lt;b&gt;EMAS DAN PERAK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Nishab emas adalah 20 dinar (85 gram emas murni) dan perak adalah 200            dirham (setara 672 gram perak). Artinya bila seseorang telah memiliki            emas sebesar 20 dinar atau perak 200 dirham dan sudah setahun, maka            ia telah terkena wajib zakat, yakni sebesar 2,5 %.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Demikian juga segala macam jenis harta yang merupakan harta simpanan            dan dapat dikategorikan dalam "emas dan perak", seperti uang            tunai, tabungan, cek, saham, surat berharga ataupun yang lainnya. Maka            nishab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak, artinya jika            seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinya            lebih besar atau sama dengan nishab (85 gram emas) maka ia telah terkena            wajib zakat (2,5 %).          &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;&lt;b&gt;Contoh :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Seseorang memiliki simpanan harta sebagai berikut :          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" bgcolor="#dddddd" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Tabungan&lt;br /&gt;                Uang tunai (diluar kebutuhan pokok)&lt;br /&gt;                Perhiasan emas (berbagai bentuk)&lt;br /&gt;                Utang yang harus dibayar (jatuh tempo) &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;Rp                  5 juta&lt;br /&gt;                Rp 2 juta&lt;br /&gt;                100 gram&lt;br /&gt;                Rp 1.5 juta&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;Perhiasan emas atau yang lain tidak wajib            dizakati kecuali selebihnya dari jumlah maksimal perhiasan yang layak            dipakai. Jika layaknya seseorang memakai perhiasan maksimal 60 gram            maka yang wajib dizakati hanyalah perhiasan yang selebihnya dari 60            gram.          &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;Dengan demikian jumlah harta orang tersebut,            sbb :          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" bgcolor="#dddddd" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1.Tabungan&lt;br /&gt;                2.Uang tunai&lt;br /&gt;                3.Perhiasan (10-60) gram @ Rp 25.000 &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 5.000.000&lt;br /&gt;                Rp 2.000.000&lt;br /&gt;                Rp 1.000.000 &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Jumlah&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 8.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Utang&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 1.500.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Saldo&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 6.500.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;        &lt;br /&gt;        Besar zakat = 2,5% x Rp 6.500.000 = Rp 163.500,-\&lt;br /&gt;        &lt;b&gt;Catatan :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Perhitungan harta yang wajib dizakati dilakukan setiap tahun pada bulan          yang sama.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        3. &lt;b&gt;PERNIAGAAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Harta perniagaan, baik yang bergerak di bidang perdagangan, industri,          agroindustri, ataupun jasa, dikelola secara individu maupun badan usaha          (seperti PT, CV, Yayasan, Koperasi, Dll) nishabnya adalah 20 dinar (setara          dengan 85gram emas murni). Artinya jika suatu badan usaha pada akhir tahun          (tutup buku) memiliki kekayaan (modal kerja danuntung) lebih besar atau          setara dengan 85 gram emas (jika pergram Rp 25.000,- = Rp 2.125.000,-),          maka ia wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 %&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        Pada badan usaha yang berbentuk syirkah (kerjasama), maka jika semua anggota          syirkah beragama islam, zakat dikeluarkan lebih dulu sebelum dibagikan          kepada pihak-pihak yang bersyirkah. Tetapi jika anggota syirkah terdapat          orang yang non muslim, maka zakat hanya dikeluarkan dari anggota syirkah          muslim saja (apabila julahnya lebih dari nishab)&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        &lt;b&gt;Cara menghitung zakat :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Kekayaan yang dimiliki badan usaha tidak akan lepas dari salah satu atau          lebih dari tiga bentuk di bawah ini :&lt;br /&gt;        1. Kekayaan dalam bentuk barang &lt;br /&gt;        2. Uang tunai &lt;br /&gt;        3.  Piutang&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        Maka yang dimaksud dengan harta perniagaan yang wajib dizakati adalah          yang harus dibayar (jatuh tempo) dan pajak.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        &lt;b&gt;Contoh :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Sebuah perusahaan meubel pada tutup buku per Januari tahun 1995 dengan          keadaan sbb :&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        &lt;table class="ijo_kecil" align="center" bgcolor="#dddddd" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;1.Mebel belum terjual 5 set&lt;br /&gt;                2.Uang tunai&lt;br /&gt;                3. Piutang &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 10.000.000&lt;br /&gt;                Rp 15.000.000&lt;br /&gt;                Rp 2.000.000 &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Jumlah&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 27.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Utang &amp;amp; Pajak&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 7.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt;Saldo&lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal" bgcolor="#ffffff"&gt; &lt;p style="text-align: right;" align="right"&gt;                  Rp 20.000.000&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 11pt;"&gt;Besar zakat = 2,5 % x Rp 20.000.000,- =            Rp 500.000,-&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Pada harta perniagaan, modal investasi yang berupa tanah dan bangunan            atau lemari, etalase pada toko, dll, tidak termasuk harta yang wajib            dizakati sebab termasuk kedalam kategori barang tetap (tidak berkembang)&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Usaha yang bergerak dibidang jasa, seperti perhotelan, penyewaan apartemen,            taksi, renal mobil, bus/truk, kapal laut, pesawat udara, dll, kemudian            dikeluarkan zakatnya dapat dipilih diantara 2 (dua) cara:&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          4. Pada perhitungan akhir tahun (tutup buku), seluruh harta kekayaan            perusahaan dihitung, termasuk barang (harta) penghasil jasa, seperti            hotel, taksi, kapal, dll, kemudian keluarkan zakatnya 2,5 %.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          5. Pada Perhitungan akhir tahun (tutup buku), hanya dihitung dari hasil            bersih yang diperoleh usaha tersebut selama satu tahun, kemudian zakatnya            dikeluarkan 10%. Hal ini diqiyaskan dengan perhitungan zakat hasil pertanian,            dimana perhitungan zakatnya hanya didasarkan pada hasil pertaniannya,            tidak dihitung harga tanahnya.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          4. &lt;b&gt;HASIL PERTANIAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Nishab hasil pertanian adalah 5 wasq atau setara dengan 750 kg. Apabila            hasil pertanian termasuk makanan pokok, seperti beras, jagung, gandum,            kurma, dll, maka nishabnya adalah 750 kg dari hasil pertanian tersebut.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Tetapi jika hasil pertanian itu selain makanan pokok, seperti buah-buahan,            sayur-sayuran, daun, bunga, dll, maka nishabnya disetarakan dengan harga            nishab dari makanan pokok yang paling umum di daerah (negeri) tersebut            (di negeri kita = beras).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Kadar zakat untuk hasil pertanian, apabila diairi dengan air hujan,            atau sungai/mata/air, maka 10%, apabila diairi dengan cara disiram /            irigasi (ada biaya tambahan) maka zakatnya 5%.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Dari ketentuan ini dapat dipahami bahwa pada tanaman yang disirami zakatnya            5%. Artinya 5% yang lainnya didistribusikan untuk biaya pengairan. Imam            Az Zarqoni berpendapat bahwa apabila pengolahan lahan pertanian diairidengan            air hujan (sungai) dan disirami (irigasi) dengan perbandingan 50;50,            maka kadar zakatnya 7,5% (3/4 dari 1/10).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Pada sistem pertanian saat ini, biaya tidak sekedar air, akan tetapi            ada biaya lain seperti pupuk, insektisida, dll. Maka untuk mempermudah            perhitungan zakatnya, biaya pupuk, intektisida dan sebagainya diambil            dari hasil panen, kemudian sisanya (apabila lebih dari nishab) dikeluarkan            zakatnya 10% atau 5% (tergantung sistem pengairannya).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          &lt;b&gt;&lt;span class="coklat_med"&gt;ZAKAT PROFESI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          &lt;b&gt;Dasar Hukum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Firman Allah SWT:&lt;br /&gt;          &lt;i&gt;dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta            dan orang miskin yang tidak dapat bagian&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;          &lt;b&gt;(QS. Adz Dzariyat:19)&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          &lt;/b&gt;Firman Allah SWT:&lt;br /&gt;          &lt;i&gt;Wahai orang-orang yang beriman, infaqkanlah (zakat) sebagian dari            hasil usahamu yang baik-baik.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;          &lt;b&gt;(QS Al Baqarah 267)&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          &lt;/b&gt;Hadist Nabi SAW:&lt;br /&gt;          &lt;i&gt;Bila zakat bercampur dengan harta lainnya maka ia akan merusak harta            itu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;          &lt;b&gt;(HR. AL Bazar dan Baehaqi)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          &lt;b&gt;Hasil Profesi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Hasil profesi (pegawai negeri/swasta, konsultan, dokter, notaris, dll)            merupakan sumber pendapatan (&lt;i&gt;kasab&lt;/i&gt;) yang tidak banyak dikenal            di masa &lt;i&gt;salaf&lt;/i&gt;(generasi terdahulu), oleh karenanya bentuk kasab            ini tidak banyak dibahas, khusunya yang berkaitan dengan "zakat".            Lain halnya dengan bentuk kasab yang lebih populer saat itu, seperti            pertanian, peternakan dan perniagaan, mendapatkan porsi pembahasan yang            sangat memadai dan detail. Meskipun demikian bukan berarti harta yang            didapatkan dari hasil profesi tersebut bebas dari zakat, sebab zakat            pada hakekatnya adalah pungutan harta yang diambil dari orang-orang            kaya untuk dibagikan kepada orang-orang miskin diantra mereka (sesuai            dengan ketentuan syara'). Dengan demikian apabila seseorang dengan hasil            profesinya ia menjadi kaya, maka wajib atas kekayaannya itu zakat, akan            tetapi jika hasilnya tidak mencukupi kebutuhan hidup (dan keluarganya),            maka ia menjadi &lt;i&gt;mustahiq&lt;/i&gt; (penerima zakat). Sedang jika hasilnya            hanya sekedar untuk menutupi kebutuhan hidupnya, atau lebih sedikit            maka baginya tidak wajib zakat. Kebutuhan hidup yang dimaksud adalah            kebutuhan pokok, yakni, papan, sandang, pangan dan biaya yang diperlukan            untuk menjalankan profesinya.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Zakat profesi memang tidak dikenal dalam khasanah keilmuan Islam, sedangkan            hasil profesi yang berupa harta dapat dikategorikan ke dalam zakat harta            (simpanan/kekayaan). Dengan demikian hasil profesi seseorang apabila            telah memenuhi ketentuan wajib zakat maka wajib baginya untuk menunaikan            zakat.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          &lt;b&gt;Contoh&lt;/b&gt;          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="500"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="lightyellow"&gt;Akbar adalah seorang karyawan                swasta yang berdomisili di kota Bogor, memiliki seorang istri dan                2 orang anak.&lt;br /&gt;                Penghasilan bersih perbulan Rp. 1.500.000,-.&lt;br /&gt;                Bila kebutuhan pokok keluarga tersebut kurang lebih Rp.625.000                  per bulan maka kelebihan dari penghasilannya = (1.500.000 - 625.000)                  = Rp. 975.000 perbulan.&lt;br /&gt;                Apabila saldo rata-rata perbulan 975.000 maka jumlah kekayaan                  yang dapat dikumpulkan dalam kurun waktu satu tahun adalah Rp.                  11.700.00 (lebih dari nishab).&lt;br /&gt;                Dengan demikian Akbar berkewajiban membayar zakat sebesar 2.5%                  dari saldo. &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal"&gt;  &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini zakat dapat dibayarkan setiap bulan sebesar 2.5% dari            saldo bulanan atau 2.5 % dari saldo tahunan.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          &lt;b&gt;Harta Lain-lain&lt;br /&gt;          &lt;/b&gt;1.  &lt;b&gt;Saham dan Obligasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Pada hakekatnya baik saham maupun obligasi (juga sertifikat Bank) merupakan            suatu bentuk penyimpanan harta yang potensial berkembang. Oleh karenannya            masuk ke dalam kategori harta yang wajib dizakati, apabila telah mencapai            nishabnya. Zakatnya sebesar 2.5% dari nilai kumulatif riil bukan nilai            nominal yang tertulis pada saham atau obligasi tersebut, dan zakat itu            dibayarkan setiap tahun.&lt;br /&gt;          &lt;b&gt;Contoh:&lt;/b&gt;          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="1" width="440"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="lightyellow"&gt;Nyonya Salamah memiliki 500.000                lembar saham PT. ABDI ILAHI, harga nominal Rp.5.000/Lembar. Pada                akhir tahun buku tiap lembar mendapat deviden Rp.300,-&lt;br /&gt;                Total jumlah harta(saham) = 500.000 x Rp.5.300,- = Rp.2.650.000.000,-&lt;br /&gt;                Zakat = 2.5% x Rp. 2.650.000.000,- = Rp. 66.750.000,- &lt;/td&gt;             &lt;td class="Normal"&gt;  &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;        &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        2. &lt;b&gt;Undian dan kuis berhadiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Harta yang diperoleh dari hasil undian atau kuis berhadiah merupakan salah          satu sebab dari kepemilikan harta yang diidentikkan dengan harta temuan          (rikaz). Oleh sebab itu jika hasil tersebut memenuhi kriteria zakat, maa          wajib dizakati sebasar 20% (1/5)&lt;br /&gt;        &lt;b&gt;Contoh:&lt;/b&gt;          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="1" width="440"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="lightyellow"&gt;Fitri memenangkan kuis berhadiah                TEBAK OLIMPIADE berupa mobil sedan seharga Rp.52.000.000,- dengan                pajak undian 20% ditanggung pemenang.&lt;br /&gt;                Harta Fitri = Rp.52.000.000,- -Rp.10.400.000,- = Rp.41.600.000,-&lt;br /&gt;                Zakat = 20% x Rp.41.600.000,- = RP.8.320.000,- &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;        &lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        3. &lt;b&gt;Hasil penjualan rumah (properti) atau penggusuran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Harta yang diperoleh dari hasil penjualan rumah (properti) atau penggusuran,          dapat dikategorikan dalam dua macam:&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        1. Penjualan rumah yang disebabkan karena kebutuhan, termasuk penggusuran          secara terpaksa , maka hasil penjualan (penggusurannya) lebih dulu dipergunakan          untuk memenuhi apa yang dibutuhkannya. Apabila hasil penjualan (penggusuran)          dikurangi harta yang dibutuhkan jumlahnya masih melampaui nishab maka          ia berkewajiban zakat sebesar 2.5% dari kelebihan harta tersebut.&lt;br /&gt;        &lt;b&gt;Contoh:&lt;/b&gt;          &lt;table class="ijo_kecil" align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="1" width="400"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;              &lt;td class="Normal" bgcolor="lightyellow"&gt;Pak Ahmad terpaksa menjual                rumah dan pekarangannya yang terletak di sebuah jalan protokol,                di Jakarta, sebab ia tak mampu membayar pajaknya. Dari hasil penjualan                Rp.150.000.000,- ia bermaksud untuk membangun rumah di pinggiran                kota dan diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp.90.000.000,-                selebihnya akan ditabung untuk bekal hari tua.&lt;br /&gt;                Zakat = 2.5% x (Rp.150.000.000,- - Rp.90.000.000,-)&lt;br /&gt;                = Rp.1.500.000,- &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;        &lt;br /&gt;        2. Penjualan rumah (properti) yang tidak didasarkan pada kebutuhan maka          ia wajib membayar zakat sebesar 2.5% dari hasil penjualannya.         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hikmah Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;          Zakat merupakan ibadah yang memiliki dimensi ganda, trasendental dan            horizontal. Oleh sebab itu zakat memiliki banyak arti dalam kehidupan            ummat manusia, terutama Islam. Zakat memiliki banyak hikmah, baik yng            berkaitan dengan Sang Khaliq maupun hubungan sosial kemasyarakatan di            antara manusia, antara lain :&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          1. Menolong, membantu, membina dan membangun kaum dhuafa yang lemah            papa dengan materi sekedar untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.Dengan            kondisi tersebut mereka akan mampu melaksanakan kewajibannya terhadap            Allah SWT &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          2. Memberantas penyakit iri hati, rasa benci dan dengki dari diri orang-orang            di sekitarnya berkehidupan cukup, apalagi mewah. Sedang ia sendiri tak            memiliki apa-apa dan tidak ada uluran tangan dari mereka (orang kaya)            kepadanya.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          3. Dapat mensucikan diri (pribadi) dari kotoran dosa, emurnikan jiwa            (menumbuhkan akhlaq mulia menjadi murah hati, peka terhadap rasa kemanusiaan)            dan mengikis sifat bakhil (kikir) serta serakah. Dengan begitu akhirnya            suasana ketenangan bathin karena terbebas dari tuntutan Allah SWT dan            kewajiban kemasyarakatan, akan selalu melingkupi hati. &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          4. Dapat menunjang terwujudnya sistem kemasyarakatan Islam yang berdiri            atas prinsip-prinsip: Ummatn Wahidan (umat yang satu), Musawah (persamaan            derajat, dan dan kewajiban), Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam)            dan Takaful Ijti'ma (tanggung jawab bersama) &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          5. Menjadi unsur penting dalam mewujudakan keseimbanagn dalam distribusi            harta (sosial distribution), dan keseimbangan tanggungjawab individu            dalam masyarakat&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          6. Zakat adalah ibadah maaliyah yang mempunyai dimensi dan fungsi sosial            ekonomi atau pemerataan karunia Allah SWT dan juga merupakan perwujudan            solidaritas sosial, pernyataan rasa kemanusian dan keadilan, pembuktian            persaudaraan Islam, pengikat persatuan ummat dan bangsa, sebagai pengikat            bathin antara golongan kaya dengan yang miskin dan sebagai penimbun            jurang yang menjadi pemisah antara golongan yang kuat dengan yang lemah            &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;        7. Mewujudkan tatanan masyarakat yang sejahtera dimana hubungan seseorang          dengan yang lainnya menjadi rukun, damai dan harmonis yang akhirnya dapat          menciptakan situasi yang tentram, aman lahir bathin. Dalam masyarakat          seperti itu takkan ada lagi kekhawatiran akan hidupnya kembali bahaya          komunisme 9atheis) dan paham atau ajaran yang sesat dan menyesatkan. Sebab          dengan dimensi dan fungsi ganda zakat, persoalan yang dihadapi kapitalisme          dan sosialisme dengan sendirinya sudah terjawab. Akhirnya sesuai dengan          janji Allah SWT, akan terciptalah sebuah masyarakat yang baldatun thoyibun          wa Rabbun Ghafur.&lt;br /&gt;        &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Semoga bermanfaat...ke depan kan bersambung :)&lt;/p&gt;(sumber: -diskusi zakat&lt;br /&gt;                 -panduan zakat dompetdhuafa)  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: Arial; color: windowtext;"&gt;  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: right;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-7273658646266180542?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/7273658646266180542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/panduan-zakat-part-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7273658646266180542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/7273658646266180542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/panduan-zakat-part-i.html' title='panduan zakat part I'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-6071294422000776940</id><published>2008-11-13T20:59:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T21:03:28.615-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-manajemen'/><title type='text'>perencanaan strategis part I</title><content type='html'>Dalam manajemen organisasi tidak lepas dari pembahasan mengenai perencanaan strategis yang berfungsi untuk analisa untuk menentukan arah pengembangan organisasi. Berikut sedikit sharing pengetahuan tentang perencanaan strategis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01. Apa itu perencanaan strategis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dirumuskan secara sederhana, perencanaan strategis adalah sebuah alat manajemen dan sama dengan setiap alat manajemen, alat itu hanya digunakan untuk satu maksud saja – menolong organisasi melakukan tugasnya dengan lebih baik. Perencanaan strategis dapat membantu organisasi memfokuskan visi dan prioritasnya sebagai jawaban terhadap lingkungan yang berubah dan untuk memastikan agar anggota-anggota organisasi itu bekerja ke arah tujuan yang sama.&lt;br /&gt;Perencanaan strategis adalah proses sistemik yang disepakati organisasi dan membangun keterlibatan di antara stakeholder utama – tentang prioritas yang hakiki bagi misinya dan tanggap terhadap lingkungan operasi.Perencanaan strategis khususnya digunakan untuk mempertajam fokus organisasi, agar sumber organisasi digunakan secara optimal untuk melayani misi organisasi.&lt;br /&gt;Beberapa konsep utama dalam definisi ini menegaskan makna dan keberhasilan perencanaan strategis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü       Prosesnya strategis sebab melibatkan bagaimana memilih – bagaimana cara terbaik untuk menanggapi keadaan lingkungan yang dinamis dan terkadang tidak bersahabat.&lt;br /&gt;ü       Dalam konteks organisasi nirlaba itu mempunyai banyak pilihan dalam menghadapi kebutuhan, ketersediaan dana, persaingan dan faktor-faktor lain yang berubah-ubah. Sikap strategis menuntut kesadaran akan pilihan ini dan melibatkan diri pada salah satu rangkaian tanggapan;&lt;br /&gt;ü       Perencanaan strategis itu sistematis dalam hal memerlukan selanjutnya berikut yang sekaligus terfokus dan produktif.&lt;br /&gt;ü       Proses tersebut menimbulkan serangkaian pertanyaan yang menolong perencana untuk memeriksa pengalaman masa lampau, menguji asumsi lama, mengumpulkan dan mencantumkan informasi baru tentang masa sekarang dan mengantisipasi lingkungan dimana organisasi akan bekerja di masa depan.&lt;br /&gt;ü       Perencanaan strategis itu mencakup pemilihan prioritas tertentu – membuat keputusan tentang tujuan dan sarana, baik dalam jangka panjang maupun pendek.&lt;br /&gt;ü       Konsensus tentang prioritas harus dicapai pada banyak tingkatan, dari tingkat filsafat/filosofi hingga tingkat operasional. Meskipun rencana strategis itu tidak sampai tingkat detail dalam rencana operasi tahunan, rencana strategis itu tidak dapat disebut rencana bila tidak menegaskan tujuan utama dan metode prioritas yang dipilih oleh organisasi.&lt;br /&gt;ü       Secara sistematis melibatkan stakeholder utama dalam proses mengidentifikasi prioritas-prioritas, memungkinkan perselisihan dihadapi dengan konstruktif dan mendukung komunikasi dan koordinasi yang lebih baik. Keterlibatan ini menjamin rencana strategis itu akan digunakan secara giat untuk pedoman dan inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;02. Perencanaan Strategis dan Perencanaan Operasional&lt;br /&gt;Perencanaan strategis dan perencanaan operasional itu melibatkan dua jenis pemikiran yang berbeda yaitu :&lt;br /&gt;Keputusan strategis sifatnya fundamental, memberi arah dan berorientasi masa depan.&lt;br /&gt;Sebaliknya keputusan-keputusan operasional itu terutama mempengaruhi pelaksanaan sehari-hari keputusan strategis.&lt;br /&gt;Sementara keputusan-keputusan strategis itu senantiasa memiliki implikasi jangka panjang, maka keputusan operasional cenderung memiliki implikasi jangka pendek.&lt;br /&gt;Perencanaan strategis menggariskan prioritas yang harus dicapai selama beberapa tahun berikutnya, rencana operasional menggariskan tindakan yang harus diambil di tahun depan yang akan mengarah pada prioritas tadi.&lt;br /&gt;Keduanya penting dan harus dilakukan dengan baik, tetapi penting untuk tidak dibingungkan oleh kedua istilah itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03. Perencanaan Strategis dan Perencanaan Jangka Panjang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski banyak orang mempertukarkan istilah-istilah ini, perencanaan strategis itu berbeda dengan perencanaan jangka panjang dalam tekanan mereka pada lingkungan yang diasumsikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan jangka panjang umumnya dianggap mengandaikan bahwa pengetahuan yang ada sekarang tentang keadaan masa depan itu cukup handal guna menjamin realibilitas rencana itu selama durasi pelaksanaannya. Namun perencanaan strategis mengandaikan bahwa sebuah organisasi itu harus tanggap terhadap lingkungan yang dinamis dan sulit diramal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan strategis menekankan pentingnya membuat keputusan-keputusan yang menempatkan organisasi untuk berhasil menanggapi perubahan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penekanannya terdapat pada arah keseluruhan bukan meramalkan sasaran konkrit, tahun demi tahun, secara terperinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus perencanaan strategis adalah pada pengelolaan strategis artinya penerapan pemikiran strategis pada tugas memimpin sebuah organisasi guna mencapai maksudnya.Akibatnya, sementara sejumlah organisasi barangkali mengembangkan visi yang terentang bertahun-tahun ke masa depan, kebanyakan rencana strategis membahas tujuan prioritas tak lebih dari 5 (lima) tahun, dengan sasaran operasional yang teridentifikasi untuk tahun pertama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : Bahan Diskusi Renstra_08)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-6071294422000776940?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/6071294422000776940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/perencanaan-strategis-part-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6071294422000776940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6071294422000776940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/perencanaan-strategis-part-i.html' title='perencanaan strategis part I'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-113433166005717795</id><published>2008-11-11T20:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T20:17:34.331-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernik pernikahan'/><title type='text'>jurus mendapat jodoh</title><content type='html'>Siapapun orangnya tentu pernah ya mencicipi apa yang namanya 'suka','cinta'atau sekedar 'simpati'..Nah bahasan ini lebih kepada 'pengingat' agar jangan sampai kita putus asa dan memutuskan tuk mela jang...kan sediih ...seperti tulisannya ...&lt;br /&gt;M. Muhyidin dalam *Dilarang Melajang* (2006), secarafilosofis dibedakan menjadi tiga yakni melajang karena sebab alamiah,melajang karena kehendak sendiri dan melajang karena terpaksa. Maksudnya?Melajang karena sebab alamiah adalah keadaan alami dalam kehidupan seorangmanusia. Bayi yang tumbuh menjadi bocah kemudian remaja memiliki keadaan,yang secara alamiah, melajang. Inilah kondisi melajang sebagai jembatanmenuju kehidupan dewasa atau kehidupan berpasangan. Sementara ketika seorangcewek atau cowok memahami kondisi melajang, dan ia sadar ia ingin melajangmaka inilah yang disebut melajang karena kehendak sendiri. Termasuk dalamkategori ini para biksu dan biarawan yang mempraktikkan hidup selibat (tidakmenikah selamanya) yang diyakini lebih mendekatkan diri mereka kepada Tuhan.Di sisi lain, melajang karena keterpaksaan dibagi menjadi dua yakni melajangkarena belum mampu menikah, dan memaksa diri sendiri melajang sebagaipilihan keadaan dengan segala konsekuensi logisnya. Kisah Mu'awiyah bin AbuSufyan, seorang tokoh pendiri Dinasti Umayyah dalam *tarikh *Islam pada abad6-7 Masehi adalah contoh nyata tentang opsi kedua tersebut.Dalam sebuah kitab klasik diceritakan sewaktu remaja Mu'awiyah bermimpididatangi Rasulullah SAW. Dalam mimpinya itu, Rasullah SAW berkata,"WahaiMu'awiyah kelak anak cucumu akan membunuh cucuku." Mu'awiyah sontakterbangun dan beristighfar. Sejak itu, ia bertekad takkan menikah seumurhidupnya karena ia takut memiliki keturunan. Ia tanamkan tekadnya itu begitukuat karena cintanya kepada Rasulullah SAW.Dalam suatu perjalanan melintasi gurun pasir, Mu'awiyah ingin buang airkecil. Ia kemudian buang air kecil dengan cara berjongkok?sebagaima na yangdisunnahkan Rasulullah SAW untuk kaum laki-laki?di atas sebuah lubang.Rupanya ia keliru memilih tempat. Itu adalah lubang tempat kalajengkingbersarang. Kemaluan Mu'awiyah disengat kalajengking hingga mengakibatkanpenyakit pembengkakan. Beberapa tabib yang mengobatinya angkat tangan, tidaksanggup. Hingga ia ditangani seorang tabib yang mengatakan bahwasatu-satunya obat untuk menyembuhkan penyakit itu adalah dengan berhubunganbadan. Tentu saja itu hanya bisa dilakukan dalam ikatan pernikahan yang sah.Awalnya, karena cintanya kepada Rasulullah SAW, Mu'awiyah menolak. Iamemilih tetap melajang kendati harus menanggung penyakit itu seumur hidup.Namun kemudian sang tabib menyarankan Mu'awiyah agar menikahi seorangperempuan tua yang sudah tidak subur dan diperkirakan tidak dapat melahirkanlagi. Mu'awiyah setuju, dan akhirnya penyakitnya sembuh. Namun Allah punyarencana lain. Perempuan tua itu hamil dan melahirkan seorang anak.Sejarah pun mencatat pada tahun 680 M terjadi konflik politik dan meletusperang di padang Karbala, Irak, antara pasukan Husain bin Ali bin Abi Thalib(cucu Rasulullah SAW) dengan Bani Umayah (keturunan Mu'awiyah). Husainterbunuh. Kepalanya dipenggal dan dikirim ke Damaskus, Suriah. Jasadnyadikubur di Karbala. Inilah momentum bersejarah yang kelak diperingati kaumSyi'ah setiap tahun dengan ratap tangis dan upaya penyiksaan diri sendiriguna mengenang wafatnya putera Imam Ali tersebut.Ada satu pertanyaan besar: melajang itu *trend* ataukah kecelakaan?Jika melajang dipahami sebagai tren (baca: *trend*)* *yang definisinya*prevailingtendency, direction or style *(*Webster Dictionary*) maka ia hanya gejala sesaat, yang dapat diluruskan. Namun jika para lajang berprinsip "kawin *yes*, nikah *no*", wah, celaka banget ni masyarakat kita dan utamanya masa depan keluarga kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok...lanjut...jurusnya cari jodoh ya...&lt;br /&gt;*4 Jurus Menjaring Jodoh*"Mencintai itu adalah seperti kobaran api," ujar Kate Winslet dalam perannyadi film *Sense and Sensibility* arahan sutradara Taiwan Ang Lee yang meraihOscar lewat *Brokeback Mountain*.Yup, mencari jodoh harus bersemangat, jangan *adem ayem*. Meski jangan pulakelewat agresif, seperti ayam kebelet kawin, karena saking ekstremnya. Jodohmemang sudah ditetapkan Tuhan di *lauhul mahfudz* sejak usia empat bulandalam kandungan, akan tetapi ia tetap harus dijemput. Karena jodoh sepertihalnya rizki, kata Aa Gym, ia harus dijemput dan diupayakan.Gimana caranya? Inilah ke-4 jurus andalan:*1. Memperluas Jejaring (social networking)*Pernah merasakan cinta ditolak atau kandas?"Cinta ditolak entah sama *akhwat*nya atau ortunya mah jangan terlaludibikin sulit. Lha *akhwat* yang laen yang mau menerima kondisi si*ikhwan*apa adanya, masih bejibun kok. Barangkali kalo si*ikhwan*nya ikhlas, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik," kataNurman, salah seorang *netter* di Jakarta."Jika sudah seiman, penghasilan tetap (kalau rezeki kan tergantung usaha dandoa), yang pasti calon istri gak akan kelaparan. *Go ahead*, konsekuen. Satuhal yang penting, percaya deh sama kekuatan cinta. Karena ini benar-benaranugerah dari Allah. Tidak *sembarangan orang bisa cocok dengan orang lain,kalau bukan Dia yang kasih dan ijinkan,"* ujar Lintang, responden yang lain.Nah, yang di atas adalah sebagian advis yang bertebaran di sebuah *mailinglist* ketika salah seorang *netter* curhat mengenai cintanya yang kandas.Banyak yang bersimpati, banyak yang memberi *support*. Itulah kekuatanjejaring. Kekuatan inilah yang juga dapat dimanfaatkan dalam mencari sang *Missatau Mr. Right*, calon istri atau suami idaman. Mulai dari jejaring di dunianyata seperti lingkungan sekolah, kursus, pekerjaan, lingkungan sekitarrumah atau hobi sampai jejaring di dunia maya (internet). Tak heran banyakyang menemukan jodoh lewat media yang satu ini. Konon mantan menteri YusrilIhza Mahendra mendapat jodohnya lewat *friendster* . Bertemulah ia dengansang istri kedua yang blasteran Jepang-Filipina yang usianya terpaut lebihdari 10 tahun.Bukankah Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan agar rajin bersilaturahmi agarmemperbanyak rejeki? Makanya gaul yuk!*2. Butuh Mak Comblang?*Jangan malu-malu menganggukkan kepala jika butuh makcomblang. Pasti akanbanyak orang yang rela memperkenalkan kita dengan bakal *Miss *atau *Mr.Right*. Lagipula bukankah orang?orang tua kita juga banyak yang suksesmenikah karena dicomblangi alias dijodohkan? Dalam bentuk yang mutakhir,makcomblang saat ini berbentuk biro jodoh. Demikian banyak biro jodoh didunia nyata atau dunia maya*. Be selective, *Sista en* *Brur. Karena takjarang, terutama di internet, biro jodoh atau situs jodoh yang sebenarnyakamuflase dari bisnis prostitusi terselubung atau ajang seks bebas.*3. Ta'aruf*Ini bentuk perjodohan yang lazim dikenal di kalangan aktivis Muslim kampus.Tapi tak ada salahnya dicoba. Biasanya anggota pengajian yang sudah merasasiap menikah akan bertukar biodata plus foto dengan difasilitasi *murobbi*atau*murobbiyah* (guru ngaji). Proses perkenalan pun didampingi orang ketigaagar lebih aman dan *syar'i *(baca: sesuai syariat atau aturan Islam). Dalamproses ini umumnya tak dibutuhkan waktu lama untuk mencapai Hari H aliaswaktu akad nikah. Kecuali jika sang *ikhwan* atau *akhwat* punya segambrengkriteria atau keinginan yang susah dikompromikan. Umumnya proses berlangsungcepat karena didasarkan pada prinsip *kufu*, kesetaraan antara profesi,pendidikan dll dan tujuan membangun keluarga dakwah yang samara (*sakinahmawaddah wa rohmah)*.Salah seorang kawan yang mengikuti proses ini hanya butuh waktu sebulansejak *ta'aruf *hingga *walimatul 'ursy* (resepsi pernikahan). Dengan *akhwat* lain yang belum pernah ia kenal sebelumnya pula. Dalam proses inimemang tidak dikenal istilah dan praktik pacaran, yang ribet dengan ritualPDKT dll yang bahkan dapat memakan waktu bertahun-tahun. Dari perspektifekonomi, ini model penjaringan jodoh yang ekonomis, praktis dan efisien.Sungguh direkomendasikan untuk zaman krisis global seperti sekarang.Proses perjodohan model ini, di salah satu majalah Islam terbitan Jakarta,juga sudah difasilitasi dalam bentuk kontak jodoh tanpa pacaran. Gimana,tertarik mencoba? *Love will find you if you try?**4. Tawakal*Dalam sebuah kisah bijak dikisahkan seorang hamba yang memohon kepada Tuhanakan pasangan idaman. Bertahun-tahun ia berdoa kepada Tuhan untukmemberikannya pasangan. Ia juga meminta kepada Tuhan seraya menjelaskankriteria pasangan yang diinginkan. Ia menginginkan pasangan yang baikhati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dansukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, serta penuhperhatian. Ia bahkan memberikan kriteria fisik pasangan yang selama inidiimpikannya. **Sejalan dengan berlalunya waktu, ia menambahkan daftar kriteria yangdiinginkannya.Suatu malam Tuhan berkata kepadanya, "Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikanapa yang engkau inginkan.""Mengapa wahai Tuhan?""Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dansegala yang aku lakukan adalah benar.""Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa aku pintadari-Mu?"Aku akan menjelaskan kepadamu," jawab Tuhan. "Adalah suatu ketidakadilandan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapatmemberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jikaterkadang engkau masih kasar. Atau memberikan seseorang yang pemurah tetapiengkau masih kejam. Atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkausendiri masih suka menyimpan dendam, atau seseorang yang peduli tetapiengkau sendiri bukan orang yang peduli."Tuhan terus berkata, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamuseseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cariselama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yangsudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dandagingmu, dan engkau akan melihat dirimusendiri di dalam dirinya dan kalianberdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatupendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat di mana engkau danpasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untukmenyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusiayang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidakmemberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Akumemberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."Nah, Sahabat, sudah cukup paham hikmah dari kisah bijak tersebut?Jika segala upaya sudah kita lakukan untuk menempa diri menjadi *Mr. Right*atau*Miss Right* dan ikhtiar sudah dilakoni habis-habisan namun sang *Mr. Right*atau* Miss Right* belum nongol juga, bertawakal adalah kata akhir. "Barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. "(Surah Ath-Thalaq, 65:3).Apa pun takdir atau pemberian Tuhan haruslah kita syukuri. Karena di situlahsegenap hikmah kehidupan bersumber. "Boleh jadi kamu membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatupadahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidakmengetahui." (Surah Al Baqoroh, 2: 216).*&lt;em&gt;Wallahu a'lam bisshawwab.*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;So?Mana yang akan Anda pilih?...&lt;/em&gt;Saran saya pilihlah dengan bijak..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber :penulislepas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-113433166005717795?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/113433166005717795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/jurus-mendapat-jodoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/113433166005717795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/113433166005717795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/jurus-mendapat-jodoh.html' title='jurus mendapat jodoh'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-3311053740203570243</id><published>2008-11-11T19:17:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T19:21:31.614-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>kelompok sosial dan organisasi sosial</title><content type='html'>Kita memahami bahwasanya manusia adalah makhluk sosial, karena itu manusia tidak dapat hidup tanpa manusia lainnya. Untuk melangsung-kan kehidupannya manusia senantiasa hidup berkelompok.Ada kelom-pok berburu, kelompok tani, kelompok arisan, kelompok belajar, kelompok pecinta lingkungan hidup, dan lain-lain. Selanjutnya, seseorang mungkin dilahirkan di rumah sakit, dididik di sekolah formal, mencari nafkah dengan bekerja di suatu perusahaan, mengadakan kegiatan sosial dengan aktif di organisasi kemasyarakatan dan sebagainya diatur oleh institusi/organisasi tertentu. Dengan demikian, kehidupan manusia tidak lepas dari sosial kemasyarakatan yang dimanifestasikan dalam kelompok sosial maupun organisasi sosial.Selanjutnya perlu kita bahas secara mendalam mengenai kelompok sosial dan organisasi sosial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Kelompok Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian kelompok sosial yang pertama adalah suatu sistem sosial yang terdiri dari sejumlah orang yang berinteraksi satu sama lain dan terlibat dalam satu kegiatan bersama. Tentunya perlu dipertajam lebih lanjut mengenai pengertian ini karena interaksi saja tidak cukup, karena dua orang saja sudah dapat membentuk kelompok. Pengertian interaksi di sini haruslah diartikan sebagai interaksi tatap muka, di mana mereka terlibat dalam ruang dan waktu. Dari sinilah muncul pengertian kedua, yaitu sejumlah orang yang mengadakan hubungan tatap muka secara berkala karena mempunyai tujuan dan sikap bersama; hubungan-hubungan yang diatur oleh norma-norma; tindakan-tindakan yang dilakukan disesuaikan dengan kedudukan (status) dan peranan (role) masing-masing dan antara orang-orang itu terdapat rasa ketergantungan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Organisasi Sosial&lt;br /&gt;Pengertian organisasi sosial menurut Amitai Etzioni&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3015249283560749934#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt;organisasi adalah unit sosial (pengelompokan manusia) yang sengaja dibentuk dan dibentuk kembali dengan penuh pertimbangan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Etzioni menjelaskan umumnya organisasi ditandai ciri sebagai berikut : (1) pembagian kerja, kekuasaan, dan tanggung jawab komunikasil; (2) ada satu atau beberapa pusat kekuasaan yang berfungsi mengawasi usaha-usaha organisasi serta mengarahkan organisasi dalam mencapai tujuan; (3) ada pergantian tenaga (kaderisasi) bila ada individu yang tak mampu menjalankan tugas-tugas organisasi.&lt;br /&gt;Pengertian lainnya : organisasi adalah suatu sistem sosial yang bersifat langgeng, formal, memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggotanya terinci, dan mempunyai sifat hirarkis.&lt;br /&gt;Gagasan penting kedua dalam organisasi adalah adanya tujuan atau maksud melakukan koordinasi. Selanjutnya, proses pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif bila dilakukan terpadu/ terintegrasi yang dilaksa-nakan oleh anggota-anggotanya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggolongan/Jenis/Tipe&lt;br /&gt;1.  Kelompok Sosial&lt;br /&gt;Kelompok sosial adalah kesatuan sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang mengadakan interaksi sosial agara ada pembagian tugas, struktur dan norma yang ada.&lt;br /&gt;Berdasarkan pengertian tersebut kelompok sosial dapat dibagi menjadi beberapa, antara lain:&lt;br /&gt;Kelompok Primer&lt;br /&gt;Merupakan kelompok yang didalamnya terjadi interaksi sosial yang anggotanya saling mengenal dekat dan berhubungan erat dalam kehidupan.&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Goerge Homan kelompok primer merupakan sejumlah orang yang terdiri dari beberapa orang yang acapkali berkomunikasi dengan lainnya sehingga setiap orang mampu berkomunikasi secara langsung (bertatap muka) tanpa melalui perantara.&lt;br /&gt;Misalnya: keluarga, RT, kawan sepermainan, kelompok agama, dan lain-lain.&lt;br /&gt;b.      Kelompok Sekunder&lt;br /&gt;Jika interaksi sosial terjadi secara tidak langsung, berjauhan, dan sifatnya kurang kekeluargaan. Hubungan yang terjadi biasanya bersifat lebih objektiv.&lt;br /&gt;Misalnya: partai politik, perhimpunan serikat kerja dan lain-lain.&lt;br /&gt;c.       Kelompok Formal&lt;br /&gt;Pada kelompok ini ditandai dengan adanya peraturan atau Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) yang ada. Anggotanya diangkat oleh organisasi.&lt;br /&gt;Contoh dari kelompok ini adalah semua perkumpulan yang memiliki AD/ART.&lt;br /&gt;d.      Kelompok Informal&lt;br /&gt;Merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan-kebutuhan seseorang. Keanggotan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaan ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkan kekeluargaan dan simpati&lt;br /&gt;Misalnya: kelompok arisan.&lt;br /&gt;e.      Kelompok referensi&lt;br /&gt;Merupakan kelompok sosial yang menjadi ukuran bagi seseorang (bukan anggota kelompok) untuk membentuk pribadi dan perilakunya. Seseorang itu telah menyetujui norma, sikap, dan tujuan dari kelompok tersebut.&lt;br /&gt;f.        Kelompok membership &lt;br /&gt;Merupakan kelompok di mana setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut.&lt;br /&gt;Ukuran utama bagi keanggotaan seseorang dengan interaksinya dengan kelompok sosial yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Keenam kelompok sosial di atas merupakan kelompok sosial yang teratur.&lt;br /&gt;Adapun kelompok sosial yang tidak teratur adalah : kerumunan (crowd) dan publik dalam berbagai bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Organisasi Sosial&lt;br /&gt;a.Organisasi Normatif&lt;br /&gt;     Adalah pihak elit menjalankan organisasi/ mengawasi anggota lebih dominan menggunakan kekuasaan normatif (persuasif). Bentuk partisipasi anggota adalah dengan komitmen moral.&lt;br /&gt;b.   Organisasi Utilitarian&lt;br /&gt;             Adalah pihak elit mengawasi anggota dominan menggunakan kekuasaan utilitarian. Partisipasi anggota berdasarkan komitmen perhitungan yaitu pemikiran hubungan bisnis, sangat perhitungkan untung rugi.&lt;br /&gt;c.  Organisasi Koersi&lt;br /&gt;Adalah pihak elit menggunakan kekuasaan koersi dalam mengawasi anggotanya. Koersi adalah segala jenis paksaan, ancaman, dan intimidasi yang digunakan untuk mempengaruhi perilaku orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Proses pembentukan Kelompok dan Organisasi Sosial&lt;br /&gt;Pada dasarnya, pembentukan kelompok dan organisasi sosial dapat diawali dengan adanya persepsi, perasaan atau motivasi, dan tujuan yang sama dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam proses selanjutnya didasarkan adanya hal-hal berikut:&lt;br /&gt;a.      Persepsi&lt;br /&gt;Pembagian kelompok didasarkan pada tingkat kemampuan intelegensi yang dilihat dari pencapaian akademis. Misalnya terdapat satu atau lebih punya kemampuan intelektual, atau yang lain memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik. Dengan demikian diharapkan anggota yang memiliki kelebihan tertentu bisa menginduksi anggota  lainnya.&lt;br /&gt;b.      Motivasi&lt;br /&gt;Pembagian kekuatan yang berimbang akan memotivasi anggota kelompok untuk berkompetisi secara sehat dalam mencapai tujuan kelompok. Perbedaan kemampuan yang ada pada setiap kelompok juga akan memicu kompetisi internal secara sehat. Dengan demikian dapat memicu anggota lain melalui transfer ilmu pengetahuan agar bisa memotivasi diri unuk maju.&lt;br /&gt;c.       Tujuan&lt;br /&gt;Terbentuknya kelompok karena memiliki tujuan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas kelompok atau individu.&lt;br /&gt;d.      Organisasi&lt;br /&gt;Pengorganisasian dilakukan untuk mempermudah koordinasi dan proses kegiatan kelompok. Dengan demikian masalah kelompok dapat diselesaikan secara lebih efesien dan efektif.&lt;br /&gt;e.      Independensi&lt;br /&gt;Kebebasan merupakan hal penting dalam dinamika kelompok. Kebebasan disini merupakan kebebasan setiap anggota untuk menyampaikan ide, pendapat, serta ekspresi selama kegiatan. Namun demikian kebebasan tetap berada dalam tata aturan yang disepakati kelompok.&lt;br /&gt;f.        Interaksi&lt;br /&gt;Interaksi merupakan syarat utama dalam dinamika kelompok, karena dengan interaksi akan ada proses transfer ilmu dapat berjalan secara horizontal yang didasarkan atas kebutuhan akan informasi tentang pengetahuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Dinamika Kelompok dan Organisasi Sosial&lt;br /&gt;a.      dinamika kelompok&lt;br /&gt;dinamika kelompok dengan pendekatan sosiologis dapat diamati dari unsur-unsur pokok sistem sosial sebagai alat analisis dinamika kelompok yaitu :&lt;br /&gt;-Tujuan : segala sesuatu yang ingin dicapai oleh kelompok&lt;br /&gt;-Keyakinan : aspek pengetahuan/kognitif yang dianggap benar&lt;br /&gt;-Norma : perilaku standar yang dapat diterima&lt;br /&gt;-Sanksi : sistem penghargaan dan hukuman terhadap perilaku anggota kelompok&lt;br /&gt;-Peranan kedudukan : hirarki hak dan kewajiban&lt;br /&gt;-Kewenangan ambil keputusan dan mengontrol orang lain&lt;br /&gt;-Jenjang sosial&lt;br /&gt;-Fasilitas yang menyangkut alat untuk mencapai tujuan kelompok&lt;br /&gt;b.      dinamika organisasi sosial&lt;br /&gt;Pencermatan dinamika organisasi dapat dilihat dari :&lt;br /&gt;1.      sistem organisasi : tujuan, struktur, lingkungan fisik, lingkungan sosial budaya (2)struktur organisasi : kewenangan, komunikasi, tugas; (3)proses organisasi : hubungan antar peranan, pengendalian, koordinasi, sosialisasi, dan supervisi.&lt;br /&gt;  Paling tidak ini untuk pemahaman awal ya:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bacaan:&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3015249283560749934#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Jabal Tarik Ibrahim.2003.Sosiologi Pedesaan.Malang: UMM Press,hal.64&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-3311053740203570243?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/3311053740203570243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/kelompok-sosial-dan-organisasi-sosial.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3311053740203570243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/3311053740203570243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/kelompok-sosial-dan-organisasi-sosial.html' title='kelompok sosial dan organisasi sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4255381142687077421</id><published>2008-11-11T19:14:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T19:17:16.585-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-kesejahteraan sosial'/><title type='text'>pekerja sosial dan kewirausahaan sosial</title><content type='html'>Pekerja Sosial dan Kewirausahaan Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering diribetkan dengan berbagai terminologi kaitannya dengan tema-tema kesejahteraan sosial bahasan mengenai pekerja sosial (social worker)dan kewirausahaan sosial (social entrepreneurship) sering dipertukarkan.Nah,berikut sekilas tentangnya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOCIAL ENTREPRENEUR&lt;br /&gt;Merupakan pribadi yang  memiliki sifat-sifat kewirausaan social. Seyogyanya BUMN dan koperasi, dikelola oleh pribadi yang memenuhi syarat menjadi seorang SE. tapi seorang yang memiliki sifat kewirausahaan social juga tak harus selalu duduk sebagai pengelola BUMN atau koperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seorang SE tak harus terjun di lapangan. Kemampuannya cukup dituang dalam konsep, strategi dan penataan  kelembagaan. Untuk selanjutnya tim lain yang bisa menjalankan apa yang telah digagas oleh SE.&lt;br /&gt;Modal dasar kepemimpinan SE, yang berlaku juga bagi kepemimpinan umum, yakni:&lt;br /&gt;Disiplin&lt;br /&gt;Jujur&lt;br /&gt;Komit – konsisten – gigih&lt;br /&gt;Semangat untuk maju&lt;br /&gt;Selain itu,ditambahkan hal-hal meliputi :&lt;br /&gt;Kepemilikan tak terpusat&lt;br /&gt;Bukan sosialisme&lt;br /&gt;Hak individu tetap diakui&lt;br /&gt;Boleh cari kekayaan&lt;br /&gt;Kikis egois dan tamak&lt;br /&gt;Kekayaan harus berkah&lt;br /&gt;Jika cukup, saatnya berbagi&lt;br /&gt;Inti saling memberi. Yang paling bermanfaat, taqwa&lt;br /&gt;Tentu ini melihat sampai sejauhmana tipe kepribadian kita yaitu dilihat dari jenis manusia :&lt;br /&gt;JENIS MANUSIA&lt;br /&gt;Looser&lt;br /&gt;Tak yakin – tak sanggup&lt;br /&gt;Keluh kesah&lt;br /&gt;Peluang besar – kemampuan kecil&lt;br /&gt;Orientasi ke dalam&lt;br /&gt;Pecundang&lt;br /&gt;I org kalah, mudah diatasi&lt;br /&gt;10 org kalah, kerja keras&lt;br /&gt;Semua kalah, kekeliruan kebijakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Save Seeker&lt;br /&gt;Tergantung angin&lt;br /&gt;Karakter ikut2an&lt;br /&gt;Tak mau ambil resiko&lt;br /&gt;Peluang dan kemampuan sama&lt;br /&gt;Orientasi cari selamat&lt;br /&gt;Follower&lt;br /&gt;1 org ingin selamat, wajar dan tradisi Melayu&lt;br /&gt;10 org ingin selamat, pengkhianat&lt;br /&gt;Semua ingin selamat, tak punya harga diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Winner&lt;br /&gt;Semua peluang&lt;br /&gt;Mengarahkan&lt;br /&gt;Segala sesuatu punya resiko&lt;br /&gt;Peluang besar – capai dengan sinerjitas&lt;br /&gt;Orientasi kemaslahatan&lt;br /&gt;Pemenang&lt;br /&gt;1 org yg menang, di atas rata2&lt;br /&gt;10 org menang, sinerjitas&lt;br /&gt;Semua menang&lt;br /&gt;Mustahil&lt;br /&gt;Tapi berbarislah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya,beda pekerja sosial dan social entrepreneur :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOCIAL WORKER                            SOCIAL ENTREPRENEUR&lt;br /&gt;Spirit lemah                                          Berkembang untuk lbh baik  jadi jiwa&lt;br /&gt;Pintar textbook                                    cerdas kontekstual&lt;br /&gt;Jangka pendek                                     jangka panjang&lt;br /&gt;Terjebak ritunitas                                  perubahan signifikan&lt;br /&gt;Ketergantungan                                    solutif kemandirian&lt;br /&gt;Zona nyaman                                        cari siasah&lt;br /&gt;Karitatif konsumtif                                pemberdayaan&lt;br /&gt;Beneficiaries sbg obyek                        subyek&lt;br /&gt;Terpenggal                                           koordinatif sinerjitas&lt;br /&gt;                                                            Problem solver&lt;br /&gt;                                                            Leader khalifah fil’ardh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini masih bersambung melihat sampai sejauhmana konsep ini berkembang dan dikembangkan oleh beberapa tokoh,semoga bermanfaat :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4255381142687077421?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4255381142687077421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/pekerja-sosial-dan-kewirausahaan-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4255381142687077421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4255381142687077421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/11/pekerja-sosial-dan-kewirausahaan-sosial.html' title='pekerja sosial dan kewirausahaan sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-4490824097532573327</id><published>2008-10-29T01:16:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T01:29:09.703-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>masalah sosial pornografi</title><content type='html'>Mencermati RUU Pornografi (draft)-&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui,DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi yang masih kontroversial. Ada harapan,RUU ini bisa disahkan menjadi UU sebelum akhirtahun. Kritik terhadap draft RUU yang beredar sudah banyak terdengar.Berikut salah satu kritik yang disampaikan (subjektif memang tapi...bisa kita komparasikan...) :&lt;br /&gt;Rangkaian kekeliruan cara pandang tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. RUU Pornografi ini bertentangan dengan hak asasi manusia karena masuk keranah moral pribadi yang seharusnya tidak diintervensi negara.Argumen ini memiliki kelemahan karena isu pornografi bukanlah sekadarmasalah moral. Di berbagai belahan dunia, perang terhadap pornografidilancarkan karena masalah-masalah sosial yang ditimbulkannya. Pornografi diakui bahkan oleh masyarakat akademi sebagai hal yang berkorelasi denganberbagai masalah sosial.Kebebasan yang dinikmati para pembuat media pornografis adalah sesuatu yangbaru berlangsung sekitar 30-40 tahun terakhir. Sebelumnya untuk waktu yanglama, masyarakat demokratis di berbagai belahan dunia memandang pornografisebagai "anak haram" yang bukan hanya mengganggu etika kaum beradab tapijuga dipercaya membawa banyak masalah kemasyarakatan.Saat ini pun, industri pornografi yang tumbuh pesat dalam beberapa dekadeterakhir dipercaya mendorong perilaku seks bebas dan tidak sehat yang padagilirannya menyumbang beragam persoalan kemasyarakatan: kehamilan remaja,penyebaran penyakit menular melalui seks, kekerasan seksual, keruntuhannilai-nilai keluarga, aborsi, serta bahkan pedophilia dan pelecehanperempuan. Sebagian feminis bahkan menyebut pornogafi sebagai "kejahatanterhadap perempuan".Karena rangkaian masalah ini, plus pertimbangan agama, tak ada negara didunia ini yang membebaskan penyebaran pornografi di wilayahnya. Bentukpengaturannya memang tak harus dalam format UU Pornografi, namun dalam satudan lain cara, negara-negara paling demokratis sekali pun mengatur soalpornografi.Di sisi lain, argumen bahwa soal "moral" seharusnya tidak diatur negara jugamemiliki kelemahan mendasar. Deklarasi Universal Hak-hak Asas Manusia (ayat29), misalnya, secara tegas menyatakan bahwa pembatasan terhadap kebebasanberekspresi dapat dilakukan atas dasar, antara lain, pertimbangan moraldalam masyarakat demokratis. Hal yang sama tertuang dalam amandemen Pasal28J UUD 1945. Dengan begitu, kalaupun RUU ini menggunakan pendekatan moralpun sebenarnya tetap konstitusional.2. RUU ini memiliki agenda penegakan syariah.Tuduhan ini sulit diterima karena RUU ini jelas memberi pengakuan hukumterhadap sejumlah bentuk pornografi. RUU ini menyatakan bahwa yang dilarangsama sekali, hanyalah: adegan persenggamaan, ketelanjangan, masturbasi, alatvital dan kekerasan seksual. Pornografi yang tidak termasuk dalam limakategori itu akan diatur oleh peraturan lebih lanjut.Dengan kata lain, RUU ini sebenarnya justru mengikuti logika pengaturandistribusi pornografi yang diterapkan di banyak negara Barat. Mengingatajaran Islam menolak semua bentuk pornografi, bila memang ada agendaSyariah, RUU ini seharusnya mengharamkan semua bentuk pornografi tanpakecuali.Dengan RUU ini, justru majalah pria dewasa seperti Popular, FHM , ME ,Playboy ( Indonesia ) akan memperoleh kepastian hukum. Mereka diizinkan ada,tapi pendistribu-siannya akan diatur melalui peraturan lebih lanjut.Memang benar bahwa kelompok-kelompok yang pertama berinsiatif melahirkan RUUini, sejak 1999, adalah kelompok-kelompok Islam. Begitu juga dalamprosesnya, dukungan terhadap RUU ini di dalam maupun di luar parlemen,lazim-nya datang dari komunitas muslim. Dalam perkembangan terakhir, bahkanpembelahannya nampak jelas: Konnferensi Waligereja Indonesia dan PersatuanGereja Indonesia meminta agar RUU tidak disahkan; Majelis Ulama Indonesiamendukung RUU.Namun kalau dilihat isi RUU, agak sulit untuk menemukan nuansa syariah didalamnya. Ini yang menyebabkan Hizbut Tahrir Indonesia secara terbukamengeluarkan kritik terhadap RUU yang dianggap mereka sebagai membuka jalanbagi sebagian pornografi. Bagaimanapun, HTI juga secara terbuka menyatakandukungan atas pengesahannya dengan alasan "lebih baik tetap ada aturandaripada tidak ada sama sekali".3. RUU ini merupakan bentuk kriminalisasi perempuan.Tuduhan ini sering diulang-ulang sebagian feminis Indonesia . Tapi, sulituntuk menerima tuduhan ini mengingat justru yang berpotensi terkena ancamanpidana adalah kaum lelaki. RUU ini mengancam dengan keras mereka yangmendanai, membuat, menawarkan, menjual, menyebarkan dan memiliki pornografi.Mengingat industri pornografi adalah industri yang dibuat dan ditujukankepada (terutama) pria, yang paling terancam tentu saja adalah kaum pria.RUU ini memang juga mengancam para model yang terlibat dalam pembuatanpornografi. Namun ditambahkan di situ bahwa hanya mereka yang menjadi modeldengan kesadaran sendiri yang akan dikenakan hukuman. Dengan begitu, RUU iniakan melindungi para perempuan yang misalnya menjadi "model" porno karenaditipu, dipaksa, atau yang gambarnya diambil melalui rekaman tersembunyi(hidden camera).Para pejuang hak perempuan juga lazim berargumen bahwa RUU ini membahayakankaum perempuan karena banyak model yang terjun ke dalam bisnis pornografikarena alasan keterhimpitan ekonomi. Sayangnya, kalau dilihat muatanpornografi yang berkembang di Indonesia , argumen itu nampak tidak berdasar.Para model pornogra-fi itu tidak bisa disamakan dengan para pekerja seks komersial kelas bawah yang tertindas. Para model itu mengeruk keuntungan finansial yang besar dan sulit untuk membayangkan mereka melakukannya karenaketerhimpitan dalam struktur gender yang timpang.4. Definisi pornografi dalam RUU sangat tidak jelas.Secara ringkas, definisi pornografi di dalam RUU ini adalah: ""materiseksualitas melalui media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat mem-bangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaandalam masyarakat".Para pengeritik RUU menganggap, definisi ini kabur karena penerapannyamelibatkan tafsiran subjektiif mengenai apa yang dimaksudkan dengan"membangkitkan hasrat seksual" dan "melanggar nilai-nilai kesusilaan dalammasyarakat". Karena kelemahan itu, para pengeritik menganggap RUU sebaiknyaditunda atau dibatalkan pengesahannya.Kritik semacam ini tidak berdasar karena definisi soal pornografi yang lazimberlaku di seluruh dunia kurang lebih seperti yang dirumuskan dalam RUUitu. Ensiklopedi Encarta 2008, misalnya menulis pornografi adalah film,majalah, tulisan, fotografi dan materi lainnya yang eksplisit secara seksualdan bertujuan untuk membangkitkan hasrat seksual. English Learner'sDictionary (1986-2008) mendefinisikan pornografi sebagai literatur, gambarfilm, dan sebagainya yang tidak sopan (indecent) secara seksual.Di banyak negara, pengaturan soal pornografi memang lazim berada dalamwilayah multi-tafsir ini. Karena itu, pembatasan tentang pornografi bisaberbeda-beda dari tahun ke tahun dan di berbagai daerah dengan budayaberbeda. Sebagai contoh, pada tahun 1960an, akan sulit ditemukan film ASyang menampilkan adegan wanita bertelanjang dada, sementara pada abad 21ini, bagian semacam itu lazim tersaji di filmfilm yang diperuntukkan padapenonton 17 tahun ke atas. Itu terjadi karena batasan "tidak pantas" memangterus berubah.Soal ketidakpastian definisi ini juga sebenarnya lazim ditemukan di berbagaiUU lain. Dalam KUHP saja misalnya, definisi tegas "mencemarkan nama baik"atau "melanggar kesusilaan" tidak ditemukan. Yang menentukan, pada akhirnya,adalah sidang pengadilan. Ini lazim berlaku dalam hukum mengingat adakepercayaan pada kemampuan akal sehat manusia untuk mendefinisikannya sesuaidengan konteks ruang dan waktu.5. RUU ini mengancam kebhinekaanCara pandang keliru ini nampaknya bisa terjadi karena salah baca. Dalamdraft RUU yang dikeluarkan pada 2006, memang ada pasal-pasal yang dapatditafsirkan sebagai tidak menghargai keberagaman budaya. Misalnya saja,aturan yang memerintahkan masyarakat untuk tidak mengenakan pakaian yangmemperlihatkan bagian tubuh yang sensual seperti payudara, paha, pusar, baiksecara keseluruhan ataupun sebagian.Ini memang bermasalah karena itu mengkriminalkan berbagai cara berpakaianyang lazim di berbagai daerah. Tak usah di wilayah yang dihuni masyarakatnon-muslim; di wilayah mayoritas muslim pun, seperti Jawa Barat, kebayadengan dada rendah adalah lazim. Hanya saja, pasal-pasal itu seharusnyasudah tidak lagi menjadi masalah karena sudah dicoret dari RUU yang baru.Begitu juga dengan kesenian tradisional yang lazim menampilkan gerak tubuhyang sensual, seperti jaipongan. Dalam RUU yang baru, tak ada satupun pasalyang menyebabkan kesenian semacam itu akan dilarang. RUU ini bahkanmenambahkan klausul yang menyatakan bahwa pelarangan terhadap pornografikelas berat (misalnya mengandung ketelanjangan) akan dianulir kalau itumemiliki nilai seni-budaya.6. RUU ini akan mengatur cara berpakaian.Sebagian pengeritik menakut-nakuti masyarakat bahwa bila RUU ini disahkan,perempuan tak boleh lagi mengenakan rok mini atau celana pendek di luarrumah. Ini peringatan yang menyesatkan. Tak satupun ada pasal dalam RUU iniyang berbicara soal cara berpakaian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.7.RUU ini berpotensi mendorong lahirnya aksi-aksi anarkis masyarakat.Para pengecam menuduh bahwa RUU ini akan membuka peluang bagi tindakanarkisme masyarakat, mengingat adanya pasal 21 yang berbunyi: "Masyarakatdapat berperan serta dalam melakukan pencegahan terhadap pembuatan,penyebarluasan, dan penggunaan pornografi."Tuduhan ini agak mencari-cari, karena dalam pasal berikutnya, RUU menyatakanbahwa "peran serta" masyarakat itu hanya terbatas pada: melaporkanpelanggaran UU, menggugat ke pengadilan, melakukan sosialisasi peraturan,dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat.Dengan kata lain, justru RUU ini memberi batasan yang tegas terhadapkelompok-kelompok yang senang main hakim sendiri bahwa dalam alamdemokratis, peran serta itu tak boleh ditafsirkan semena-mena.8. RUU ini tidak perlu karena sudah ada perangkat hukum yang lain untukmengerem pornografi.Para pengeritik lazim menganggap RUU ini sebagai tak diperlukan karena sudahada KUHP yang bila ditegakkan akan bisa digunakan untuk mengatur pornografi.Argumen ini lemah karena sejumlah hal. Pertama, KUHP melarang penyebaranhal-hal yang melanggar kesusilaan yang definisinya jauh lebih luas daripadapornografi. KUHP pun menyamaratakan semua bentuk pornografi. Selama sesuatudianggap "melanggar kesusilaan", benda itu menjadi barang haram yang harusdienyahkan dari Indonesia . Dengan demikian, KUHP justru tidak membedakanantara sebuah novel yang di dalamnya mengandung muatan seks beberapa halamandengan film porno yang selama dua jam menghadirkan adegan seks. Dua-duanyadianggap melanggar KUHP.RUU ini, sebaliknya, membedakan kedua ragam pornografi itu. Media yangmenyajikan adegan pornografis kelas berat memang dilarang, tapi yangmenyajikan muatan pornografis ringan akan diatur pendistribusiannya.Lebih jauh lagi, sebagai produk di masa awal kemerdekaan, KUHP memang nampakketinggalan jaman. Terhadap mereka yang membuat dan menyebarkan hal-hal yangmelanggar kesusilaan, KUHP hanya memberi ancaman pidana penjara maksimal 18bulan dan denda maksimal empat ribu lima ratus rupiah! KUHP juga tidakmembedakan perlakuan terhadap pornografi biasa dan pornografi anak.9. RUU Pornografi tidak perlu, yang diperlukan adalah mendidik masyarakat.Para pengecam menganggap bahwa sebuah pornografi tidak diperlukan karenauntuk mencegah efek negatif pornografi yang lebih penting adalah memperkuatkemampuan masyarakat untuk menolak dan menseleksi sendiri pornografi. Jadiyang diperlukan adalah pendidikan melek media dan bukan Undang-undang.Argumen ini lemah karena bahkan para pendukung mekanisme pasar bebas pun,lazim mempercayai arti penting aturan. Bila pornografi memang dipercayamengandung muatan yang negatif (misalnya mendorong perilaku seks bebas,melecehkan perempuan, mendorong kekerasan seks, dan sebagainya), maka negaralazim diberi kewenangan untuk melindungi masyarakat dengan antara lainmengeluarkan peraturan perundangan yang ketat.Di Amerika Serikat, sebagai contoh sebuah negara yang demokratis, terdapataturan yang ketat terhadap pornografi yang dianggap masuk dalam kategoricabul (obscene). Di sana pun, masyarakat tak diberi kewenangan untukmenentukan sendiri apakah mereka mau atau tidak mau menonton film cabul,karena begitu sebuah materi pornografis dianggap 'cabul', itu akan langsungdianggap melanggar hukum.Pendidikan untuk meningkatkan daya kritis masyarakat tetap penting. Namunmembayangkan itu akan cukup untuk mencegah efek negatif pornografi,sementara gencaran rangsangan pornografi berlangsung secara bebas di tengahmasyarakat, mugnkin adalah harapan berlebihan.10. RUU ini mengancam para seniman.Tuduhan bahwa RUU ini akan mengekang kebebasan para seniman jugamencerminkan kemiskinan informasi para pengecam tersebut. RUU ini justrumemberi penghormatan khusus pada wilayah kesenian dan kebudayaan, denganmemasukkan pasal yang menyatakan bahwa pasal-pasal pelarangan pornografiakan dikecualikan pada karya-karya yang diangap memiliki nilai seni dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Sumber:milis penulis lepas)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-4490824097532573327?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/4490824097532573327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/masalah-sosial-pornografi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4490824097532573327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/4490824097532573327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/masalah-sosial-pornografi.html' title='masalah sosial pornografi'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-8220395711368234438</id><published>2008-10-28T03:28:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T01:02:41.742-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi tips'/><title type='text'>masalah sosial pendidikan diri</title><content type='html'>I. BELAJAR BUTUH vs BUTUH BELAJAR….(?)&lt;br /&gt;Sadarkah kita kalau sebagian besar waktu kita adalah untuk ’berpikir’...alhasil...itulah ’belajar’...bukan dalam kon-teks ’ruang segi empat dengan guru/dosen/pelatih’...tapi lebih dari itu sobat...yaitu ’belajar’ dari ’ruang luas kehidupan’.&lt;br /&gt;Yang perlu kamu tahu....:&lt;br /&gt;BERPIKIR adalah aktivitas kognitif manusia yang cukup kompleks, melibatkan berbagai bentuk ’gejala jiwa’ seperti sensasi, persepsi maupun memori. Ada yang bilang juga kalau BERPIKIR adalah suatu proses mental yang bertujuan memecahkan masalah.&lt;br /&gt;BELAJAR adalah suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi individu dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Ada yang bilang juga kalau BELAJAR adalah proses memperoleh pengetahuan; perubahan kemampuan bereaksi yang relatif langgeng sebagai hasil latihan yang diperkuat.&lt;br /&gt;So? Pemikiran di awal ini beri pengertian pada kita untuk memahami kembali ’apakah kita belajar butuh untuk jadi orang berpengetahuan trus dapet titel n kerja dapet posisi yang ok... ATAU....’apakah kita butuh belajar untuk jadi tahu,paham, bisa melakukan perubahan.....dst. Btw, bedanya apa gitu loh?- - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. KNOWING UR STYLE......(- -^)&lt;br /&gt;Sobat..., percaya kan kalau setiap kalian adalah ’orang yang hebat’??? Pastinya...karena setiap manusia memiliki unique point yang beda hmm... beda fisik plus kalau ahli psiko bilang beda minat,bakat,inteligensia,dst. Lanjut....setiap orang pastinya memiliki berbagai hal yang pen-&lt;br /&gt;ting dalam hidupnya, kamu juga kan? Tapii....waktu kita jelaslah terbatas sedangkan kewajiban kita begituu banyak maka kita harus punya kiat canggih tuk mengatur dan memilih prioritas (lihat pendapat Sean Covey ttg prioritas kebutuhan....maaf lupa judul bukunya ;( ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. GET UR BEST......(Yesss!)&lt;br /&gt;Setelah kita tahu untuk apa kita belajar lanjut kenali lebih dalam tentang karakter aseli kita nah…sekarang boleh ya…kalau di ungkap&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;RESEP BELAJAR ASYIK –nya : (RIANG)....&lt;br /&gt;Re-kondisi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kondisikan ’stamina tubuhmu’ benar-benar FIT&lt;br /&gt;Kondisikan ’stamina pikiranmu’benar-benar FRESH&lt;br /&gt;Kondisikan ’suasana ruang belajarmu’ benar-benar PASS&lt;br /&gt;Kondisikan ’bahan belajarmu’benar-benar SIAP&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;I nisiatif&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Inisiatifkan untuk belajar benar-benar PAHAM bukan HAPAL&lt;br /&gt;Inisiatifkan untuk belajar mengutak-atik perSOALan lampau atau kekinian by proyeksi&lt;br /&gt;Inisiatifkan untuk belajar diskusi dengan sohib&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aspirasi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Aspirasikan menjadi ’pengharap’ yang mendapatkan manfaat terhadap ’apa yang dipelajari’&lt;br /&gt;Aspirasikan menjadi ’penemu’gagasan terhadap ’apa yang dipelajari’&lt;br /&gt;Aspirasikan ’temuan gagasan’dalam dokumentasi catatan&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;No-way To…..(sejenak)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;No-way…untuk beraktivitas yang berLEBIHan waktunya…(ngabuburit,nonton TV,maen game,dst)&lt;br /&gt;No-way...untuk beraktivitas yang berLEBIHan tenaganya...(daripada ’angkat besi’ mendingan ’angkat buku’ gitu loh..:))&lt;br /&gt;No-way..untuk beraktivitas yang berLEBIHan biayanya....(daripada ’makan terus’...boleh lah ’puasa sunah’...)&lt;br /&gt;No-way….tuk eSKaeS (kebut semalaman) materi ujian....&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Get My Best…(Yess!)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Get My Best….dengan persiapan’ alat ujian’pass dengan kebutuhan ujian&lt;br /&gt;Get My Best…dengan persiapan logistik (mis.makan pagi) sebelum ujian, kendaraan Ok siap luncur..dst&lt;br /&gt;Get My Best…dengan DOA sebelum kerjakan perSOALan ujian&lt;br /&gt;Get My Best…dengan TAWAKKAL setelah kerjakan perSOALan ujian&lt;br /&gt;Lanjut…. Jelas kalau resep di atas base on pengalaman pribadi yang mesti dikembalikan pada diri sobat semua untuk mengaplikasikan ’belajar asyik-RIANGnya’..Get Ur Style ...yach...:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-8220395711368234438?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/8220395711368234438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/belajar-asyikk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8220395711368234438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8220395711368234438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/belajar-asyikk.html' title='masalah sosial pendidikan diri'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-6772235512698031696</id><published>2008-10-28T02:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T03:06:13.018-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-public speaking'/><title type='text'>Belajar (Nol) MC</title><content type='html'>Berbicara di depan umum seringkali merupakan sebuah aktivitas yang penuh kejutan. Bagaimana tidak? Seseorang hampir ’pingsan’, ’malu’, ketika diminta untuk berbicara baik sekedar memberi kata sambutan, pidato,dll.Mengapa demikian?. Benarkah sulit menjadi pembicara di depan orang banyak?.Hmm..untuk sebagian orang yang dikatakan memiliki bakat yang menonjol,berbicara di depan publik mungkin saja relatif tidak menimbulkan kesulitan yang berarti. Tapi...banyak juga orang yang harus menjalani berbagai pelatihan agar dapat menampilkan diri secara optimal. Untuk mendukung keberhasilan pelatihan penting bagi kita untuk memperhatikan aspek psikologis yang dinamakan kepercayaan diri (self confidence) dalam berbicara di depan publik. Yup! Kepercayaan diri ini merupakan bagian dari pemahaman diri terhadap kelebihan dan kelemahan yang ada pada diri kita. Meski hal yang harus disadari juga adalah setiap diri kita tentu memiliki talenta yang membedakan dengan orang lain....ya...&lt;em&gt;unique point.&lt;/em&gt;..&lt;br /&gt;So?kenapa harus takut tuk jadi public speaker? Dan…belajar mengenali dunia Master of Ceremony menjadi satu langkah kemajuan bagi diri kita. Mau? Let’s learn together with joy and smart...;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*)&lt;strong&gt;Rupa-rupa Istilah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati! Kita kadang terlalu ’ribet’ dengan istilah kan? Karenanya kemudian orang sering sama-samakan..’kayaknya ini deh’...Nah...ini untuk input pengetahuan kita ya......&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Apa bedanya : MC vs Moderator (?)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Master of Ceremony &lt;/em&gt;adalah pemandu acara,pengendali acara,pembawa acara,atau pengatur acara ahli lain bilang juga kalau MC adalah orang yang bertindak selaku tuan rumah pada suatu kegiatan resmi atau suatu acara pertunjukan.&lt;br /&gt;Nama lainnya presenter atau host (tuan rumah) : membawa sebuah acara kepada tujuannnya,berkuasa atas acara yang dibawakannya dan tidak mengijinkan ’penyimpangan’ acara yang melenceng dari tujuan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Moderator&lt;/em&gt; adalah seorang pemandu acara diskusi, seminar, atau talk show.&lt;br /&gt;Yang perlu kamu tahu:&lt;br /&gt;Newsreader : orang yang membacakan berita&lt;br /&gt;Newscaster : pembaca berita yang juga terlibat dalam peliputan di lapangan dan penyusunan naskah&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;**)BE A GOOD MC (?)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita merasakan acara begitu asyik kita ikuti…dan sebaliknya kita merasa BeTe alias bosan dengan acara tertentu? Jawabnya…adalah…peran MC. Nah peran MC menjadi vital untuk menghidupkan acara,menjembatani acara, dan mengikat perhatian dari ’audience’ atau publik.&lt;br /&gt;Lanjut …. tentang….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kualifikasi MC&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a.Sehat jasmani dan rohani;     h. Berpengetahuan memadai;&lt;br /&gt;b.Alat bicara tidak terganggu;  i. Berkepribadian;&lt;br /&gt;c.Low profile;                              j. Berkemampuan membaca;&lt;br /&gt;d.Vokal mikrofonis;                   k. Terbuka dan mampu bekerjasama;&lt;br /&gt;e.Trampil berolah kata;            l. Senantiasa mengembangkan diri&lt;br /&gt;f.Artikulasi jelas;&lt;br /&gt;g.Diksi tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah :&lt;br /&gt;Performance : baik dan good looking (pakaian,kondisi tubuh)&lt;br /&gt;Sikap : sopan,ramah, dan komunikatif&lt;br /&gt;Suara : vocal yang jelas, memperhatikan intonasi sehingga jelas dan tegas&lt;br /&gt;Bicara : lancar berbicara di depan publik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Prinsip berbicara seorang MC: &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Brief : ringkas, -to the point-&lt;br /&gt;Clear:jelas, langsung dimengerti&lt;br /&gt;Audibel: dapat didengar dengan baik&lt;br /&gt;Ease : lancar,mengalir&lt;br /&gt;Tambahan :&lt;br /&gt;Bahasa : menggunakan bahasa yang mudah dipahami,kosakata relevan&lt;br /&gt;Wawasan: rajin membaca, -tahu banyak hal-&lt;br /&gt;Pelaksanaan Tugas&lt;br /&gt;Nah...langkah-langkahnya....:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persiapan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;*) Ketahui dulu jenis/sifat acaranya&lt;br /&gt;**) Membuat catatan (urutan acara,pejabat,nama, dll)&lt;br /&gt;***) Mengeksplorasi materi (pengisi acara,audiences,dll)&lt;br /&gt;****) Checking tempat dan bangun komunikasi dengan penyelenggara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelaksanaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Sapaan tepat dan konsisten&lt;br /&gt;b. Sikap tubuh yang stabil&lt;br /&gt;c.Akrab dengan soundsystem&lt;br /&gt;d.Luwes terhadap situasi&lt;br /&gt;e.Menguasai materi acara&lt;br /&gt;f.Bersikap wajar,sopan&lt;br /&gt;g.Tata busana sesuai dan serasi&lt;br /&gt;h.Wicara variatif,dan&lt;br /&gt;i.Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup..&lt;em&gt;friends...&lt;/em&gt;kuncinya jadi Good Public Speaker ya..&lt;em&gt;Learning by doing...&lt;/em&gt;samalah dengan analogi blajar bahasa ato blajar apapun...DAN BISA KARENA BIASA&lt;em&gt;...Lets Try:)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-6772235512698031696?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/6772235512698031696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/belajar-nol-mc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6772235512698031696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6772235512698031696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/belajar-nol-mc.html' title='Belajar (Nol) MC'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2998281428669061796</id><published>2008-10-23T21:45:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T21:50:43.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-keluarga'/><title type='text'>tahapan mendidik anak</title><content type='html'>Artikel ini sebagai tambahan wawasan tuk kita semua baik yang akan menjalani ataupun bagi yang sudah menjalani..:)&lt;br /&gt;Tahapan-Tahapan Dalam Mendidik Anak-&lt;br /&gt;"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, hingga lisannya fasih. Kedua orangtuanyalah yang membuatnya beragama Yahudi, Nasrani, atau Majusi."(HR. Al-Baihaqi, Ath-Thabarani) .&lt;br /&gt;Ibnu Khaldun menceritakan, ketika Al Rasyid menyerahkan anaknya, Al-Amin kepada seorang guru, ia mengatakan, "Wahai Ahmar, sesungguhnya Amirul Mukminin telah menyerahkan kepadamu belaihan jiwa dan buah hatinya. Maka, bukalah tanganmu lebar-lebar dan ketaatanmu kepadanya adalah kewajiban. Tetaplah kamu bersamanya sebagaimana kamu kepada Amirul Mukminin. Bacakanlah kepadanya Alquran dan ajarkanlah kepadanya hadis-hadis. Riwayatkanlah kepadanya syair-syair dan ajarkanlah kepadanya sunah. Perlihatkanlah kepadanya fenomena-fenomena dan dasar-dasar ilmu kalam. Laranglah dirinya tertawa bukan pada waktunya. Janganlah ia bertemu denganmu sesaat saja keculai kamu menyampaikan kepadanya pelajaran-pelajaran yang dapat diambilnya, dengan tidak menyembunyikannya sehingga pikirannya menjadi mati. Janganlah kamu biarkan dirinya berleha-leha, sehingga ia suka nganggur dan bersenang-senang. Luruskanlah dirinya sesuai kemampuanmu dengan pendekatan yang lembut. Jika iamenolaknya maka lakukanlah dengan kekerasan."* *Keterangan di atas, merupakan pelajaran bagi orangtua dan pendidik dalam proses pendidikan anak-anak mereka. Sesungguhnya anak kecil itu merupakan amanat bagi setiap orangtuanya. Hatinya masih suci bersih dan kosong. Jika dibiasakan dan diajari kebajikan, ia akan tumbuh pada kebajikan dan berbahagia di dunia maupun di akhirat. Nabi SAW bersabda, "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, hingga lisannya fasih. Kedua orangtuanyalah yang membuatnya beragama Yahudi, Nasrani, atau Majusi." (HR. Al-Baihaqi, Ath-Thabarani) .Kesuksesan dalam mendidik anak, paling tidak akan ditentukan oleh ketiga kekuatan yaitu orangtua, pendidik di sekolah dan tatanan lingkungan masyarakatnya. Di sini, kelihatannya peran yang menentukan dan strategis dalam periode awal kehidupan seorang anak ialah pola didik dan asuhan dari kedua orangtuanya (baca: ibu dan bapak) di rumah.Dalam mendidik anak sesuai moral Islam, menurut Syaikh M. Jamaluddin Mahfuzh (2003), ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan. Pertama, menanamkan akidah yang sehat. Bersumber dari Rafi r.a., ia berkata, "Aku melihat Rasulullah SAW menyerukan adzan shalat ke telinga Hasan bin Ali r.a., ketika ia baru saja dilahirkan oleh Fatimah." (HR. At-Tirmidzi) .Kedua, latihan ibadah dan beri hukuman. Bersumber dari Abdullah bin Umar r.a., sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, "Perintahkanlah anak-anakmu untuk shalat ketika mereka telah berusia tujuh tahun. dan pukullah mereka, karena meninggalkan shalat ketika mereka telah berusia dua belas tahun. Dan pisahkanlah mereka pada tempat tidur." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Al-Hakim).Ketiga, mengajarkan kepada anak sesuatu yang halal dan haram. Bersumber dari Abdullah bin Zaid r.a., ia berkata, "Kami sedang berada di dekat Abdullah bin Masud r.a., ketika mendadak seorang puteranya datang menghampirinya dengan mengenakan baju dari sutera. Abdullah bin Masud bertanya, `Siapa yang memakaikan pakaian ini kepadamu?´ Anak itu menjawab, `Ibuku.´ Abdullah bin Masud lalu menanggalkannya seraya berkata, `Katakan pada ibumu supaya ia memakai pakaian yang selain ini.´"Keempat, membangun aktivitas belajar. Rasulullah SAW bersabda, "Hak anak atas ayahnya ialah diajari menulis, berenang dan memberinya rezeki dari yang halal saja." (HR. Al-Baihaqi).Kelima, membangun persahabatan orangtua terhadap anak. Rasulullah SAW bersabda, "Perhatikanlah anak-anakmu, dan didiklah mereka dengan baik." (HR. Ibnu Majah). Hadis ini mengajarkan agar orangtua untuk selalu bersahabat dengan anak, mengawasi, memperhatikan, dan mendidik mereka sebaik mungkin. Rasulullah memberi petunjuk dalam sabdanya, "Barangsiapa punya anak kecil hendaklah ia perlakukan secara proposional." (HR. Ibnu Askair).Keenam, membiasakan meminta izin. Ishak Al-Ghazari berkata, "Aku pernah bertanya kepada Al-Auza´i, apa batasan anak kecil yang diharuskan minta izin terlebih dahulu?" Ia menjawab, "Kalau ia sudah berumur empat tahun. pada usia ini, ia tidak boleh menemui wanita tanpa izin terlebih dahulu." Dan menurut Az-Zuhri, "Seseorang yang menemui ibunya harus minta izin terlebih dahulu."Dalam bahasa lain, menurut Dr. Abdullah Nashih Ulwan, secara hirarkis pokok-pokok dalam mendidik anak secara Islam itu meliputi tujuh tahapan tanggung jawab yang harus dilakukan orangtua dan pendidik, yaitu: Pertama, tanggung jawab pendidikan iman. Di dalamnya menyangkut tentang membuka kehidupan anak dengan kalimat Laa Ilaaha Illallaah; mengenalkan hukum halal dan haram kepada anak sejak dini; menyuruh anak untuk beribadah ketika telah memasuki usia tujuh tahun; dan mendidik anak untuk mencintai Rasul, keluarganya serta membaca Alquran.Kedua, tanggung jawab pendidikan moral. Jika sejak masa kanak-kanak, ia tumbuh dan berkembang dengan berpijak pada landasan iman kepada Allah dan terdidik untuk selalu takut, ingat, pasrah, meminta pertolongan dan berserah diri kepada-Nya, ia akan memiliki kemampun dan bekal pengetahuan di dalam menerima setiap keutamaan dan kemuliaan, di samping terbiasa dengan akhlak mulia. Sehingga dari sini, anak akan terhindar dari jeratan perilaku suka berbohong, suka mencuri, suka mencela dan mencemooh, serta terhindar dari kenakalan dan penyimpangan yang dilarang agama.Ketiga, tanggung jawab pendidikan fisik. Tanggung jawab ini dimaksudkan agar anak-anak tumbuh dewasa dengan kondisi fisik yang kuat, sehat, bergairah, dan bersemangat. Amanat ini di dalamnya berisi tentang tanggung jawab memberi nafkah kepada keluarga dan anak; mengikuti aturan kesehatan dalam makan, minum dan tidur; melindungi diri dari penyakit menular; merealisasikan prinsip tidak boleh menyakiti diri sendiri dan orang lain; membiasakan anak berolah raga; membiasakan anak untuk zuhud dan tidak larut dalam kenikmatan; membiasakan anak bersikap tegas dan menjauhkan diri dari penggangguran, penyimpangan serta kenakalan.Keempat, tanggung jawab pendidikan rasio (akal). Orangtua dan pendidik hendaknya mampu membentuk pola pikir anak dengan segala sesuatu yang bermanfaat, seperti ilmu agama, kebudayaan dan peradaban. Di sini, anak diusahakan untuk selalu belajar, menumbuhkan kesadaran berpikir, dan kejernihan berpikir (baca: kesehatan berpikir).Kelima, tanggung jawab pendidikan kejiwaan. Pendidikan ini dimaksudkan untuk mendidik anak berani bersikap terbuka, mandiri, suka menolong, bisa mengendalikan amarah dan senang kepada seluruh bentuk keutamaan jiwa dan moral secara mutlak. Salah satu bentuknya adalah bagaimana mendidik anak untuk tidak bersifat minder, penakut, kurang percaya diri, dengki, dan pemarah.Keenam, tanggung jawab pendidikan sosial. Yakni mendidik anak sejak kecil agar terbiasa menjalankan perilaku sosial yang utama. Di antaranya berupa penanaman prinsip dasar kejiwaan yang mulia didasari pada akidah islamiah yang kekal dan kesadaran iman yang mendalam. Sehingga si anak di tengah-tengah masyarakat nantinya mampu bergaul dan berperilaku sosial dengan baik, memiliki keseimbangan akal yang matang dan tindakan yang bijaksana.Ketujuh, tanggung jawab pendidikan seksual. Di sini, orangtua dan pendidik hendaknya mampu mendidik tentang masalah-masalah seksual kepada anak, sejak ia mengenal masalah-masalah yang berkenaan dengan naluri seks dan perkawinan. Sehingga ketika anak telah tumbuh menjadi seorang pemuda dan dapat memahami urusan-urusan kehidupan, ia telah mengetahui apa saja yang diharamkan dan apa saja yang dihalalkan. Lebih jauh lagi, ia diharapkan mampu menerapkan tingkah laku islami sebagai akhlak dan kebiasaan hidup, serta tidak diperbudak syahwat dan tenggelam dalam gaya hidup hedonis. Wallahu a´lam. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Sumber :Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2998281428669061796?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2998281428669061796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/tahapan-mendidik-anak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2998281428669061796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2998281428669061796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/tahapan-mendidik-anak.html' title='tahapan mendidik anak'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-6603476839385591611</id><published>2008-10-21T21:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T01:07:57.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>masalah sosial dan gender</title><content type='html'>Kerangka Analisa Gender&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerangka analisa gender dalam artikel ini merupakan sebuah rangkaian langkah-langkah yang akan membantu kita dalam melakukan analisis. Dengan adanya pertanyaan-pertanyaan kunci yang jawabannya membantu kita memahami isu gender di wilayah kerja kita. Kemudian, setiap langkah di dalam Kerangka analisa gender memiliki rangkaian pertanyaan yang akan membantu proses analisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 1 (Profil Kegiatan)&lt;br /&gt;n Identifikasi aktivitas yang dilakukan perempuan dan laki-laki (siapa mengerjakan apa, kapan, dan di mana?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n Pertanyaan-pertanyaan kunci:&lt;br /&gt;n Aktor: Siapa yang melakukan pekerjaan itu? Perempuan, laki-laki, anak perempuan, anak laki-laki?&lt;br /&gt;n Waktu: Berapa lama pekerjaan itu dilakukan? Kapan?&lt;br /&gt;n Lokasi: Di mana pekerjaan itu dilakukan?&lt;br /&gt;n Siapa yang mengambil keputusan atas pembagian kerja tersebut?&lt;br /&gt;n Sejak kapan pola pembagian kerja tsb. berlangsung?&lt;br /&gt;n Apa dampak pembagian kerja tsb. bagi perempuan dan laki-laki (termasuk anak perempuan dan anak laki-laki)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 2 (Profil Akses dan Kontrol)&lt;br /&gt;n Identifikasi akses dan kontrol atas sumberdaya yang dimanfaatkan oleh perempuan dan laki-Laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n Pertanyaan-pertanyaan kunci:&lt;br /&gt;n Siapa yang memanfaatkan sumberdaya tertentu (tanah, modal, pelatihan, dll)&lt;br /&gt;n Siapa yang memperoleh keuntungan dari sumberdaya tersebut?&lt;br /&gt;n Siapa yang memiliki atau menguasai sumberdaya tersebut?&lt;br /&gt;n Siapa yang mengambil keputusan atas akses dan kontrol atas sumberdaya tersebut?&lt;br /&gt;n Sejak kapan pola akses dan kontrol atas sumberdaya tsb. berlangsung? (sejarah)&lt;br /&gt;Langkah 3 (Faktor-Faktor)&lt;br /&gt;Pertanyaan kunci:&lt;br /&gt;n Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pola pembagian kerja (profil kegiatan), akses dan kontrol terhadap sumberdaya (profil akses dan kontrol)?&lt;br /&gt;n Faktor demografi&lt;br /&gt;n Faktor ekonomi&lt;br /&gt;n Faktor sosial budaya (termasuk interpretasi agama)&lt;br /&gt;n Faktor pendidikan (formal dan informal)&lt;br /&gt;n Faktor politik (kebijakan negara, peraturan adat, konflik horisontal di kampung, dll)&lt;br /&gt;Pertanyaan kunci:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n Bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi program kerja ESP?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n Kekuatan bagi program?&lt;br /&gt;n Kelemahan bagi program?&lt;br /&gt;n Kesempatan bagi pengembangan program?&lt;br /&gt;n Hambatan bagi program?&lt;br /&gt;Langkah 4 (Analisa Siklus Program)&lt;br /&gt;n Identifikasi upaya perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dan laki-laki&lt;br /&gt;n Pertanyaan-pertanyaan kunci:&lt;br /&gt;n Kegiatan apa saja, dalam kerangka siklus program, yang sudah dan sedang dilakukan?&lt;br /&gt;n Berdasarkan hasil analisa langkah 1, 2, 3, siapa yang perlu berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan tersebut? Perempuan? Laki-laki? Atau keduanya?&lt;br /&gt;n Upaya apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dan laki-laki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa Siklus Program/Proyek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa siklus program/proyek bertemakan gender meliputi tahap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Proses perencanaan&lt;br /&gt;Melihat sejauhmana keterlibatan perempuan dan laki-laki dari berbagai kelompok masyarakat (atau divisi internal program/proyek)&lt;br /&gt;b. Desain program/proyek : merujuk pada logical framework yang berperspektif gender&lt;br /&gt;c.Pelaksanaan : melihat sejauhmana partisipasi aktif perempuan dan laki-laki&lt;br /&gt;d. Monitoring, yaitu :&lt;br /&gt;n Identifikasi kesempatan &amp;amp; peluang bagi perempuan dan laki-laki&lt;br /&gt;n Identifikasi proses pengambilan keputusan&lt;br /&gt;e. Evaluasi melihat dampak program bagi perempuan dan laki-laki dari berbagai kelompok masyarakat (atau divisi internal program/proyek)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-6603476839385591611?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/6603476839385591611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/kerangka-analisa-gender.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6603476839385591611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/6603476839385591611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/kerangka-analisa-gender.html' title='masalah sosial dan gender'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-2146078156045329531</id><published>2008-10-21T21:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T01:06:36.371-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-kesejahteraan sosial'/><title type='text'>masalah sosial dan kesejahteraan sosial</title><content type='html'>PENGANTAR&lt;br /&gt;Dengan semakin terbukanya era globalisasi yang terjadi akhir-akhir ini, mengakibatkan semua aspek kehidupan harus dipersiapkan untuk bersaing dalam globalisasi tersebut. Dengan kondisi seperti ini, diprediksi bahwa isu-isu permasalah sosial akan semakin berkembang, karena terjadi benturan-benturan kepentingan di antara aspek-aspek kehidupan manusia. Suatu kenyataan bahwa hasil dari benturan-benturan kepentingan dimaksud pada akhirnya akan membawa dampak sosial dan pada akhirnya menimbulkan permasalahn sosial. Permasalahan politik berujung pada permasalahan sosial, permasalahan ekonomi berujung pada permasalahan sosial, persoalan hukum berujung dengan permasalahan sosial, persoalan teknologi berujung dengan permasalahan sosial, dan lain-lain. Tetapi, tidak pernah terjadi bahwa permasalahan ekonomi berakhir dengan permasalahan politik dan berhenti hanya di situ saja. Tetapi, dipastikan akan berakhir dengan permasalahan sosial.&lt;br /&gt;Pada situasi seperti ini, permasalah sosial akan semakin bertambah dan bervariasi, tidak hanya masalahan sosial konvensional yang kita tangani selama ini, seperti permasalahan kemiskinan, tuna susila, lanjut usia, tetapi berbagai permasalahan sosial baru seperti pemutusan hubungan kerja, tawuran, kerusuhan antar etnis, kesewenang-wenangan, penghakiman sendiri, termasuk di dalamnya permasalahan kelompok masyarakat mulai dari kelompok kelas bawah hingga kelompok elit, seperti disharmonisasi keluarga, stress, dan lain-lain. Sudah barang tentu permasalahan sosial seperti ini sangat bervariasi.&lt;br /&gt;Di masa mendatang, permasalahan sosial ini akan semakin komplek dan besar dan selalu terkait dengan isu-isu yang lainnya. Karena itu, isu-isu tersebut sepertinya harus diantisipasi perkembangnnya sehingga permasalahan sosial tidak menyebar dan berkembang apa lagi membawa dampak yang lebih besa, yang ujung-ujungnya akan berdampak pada disfungsi sosial.&lt;br /&gt;A. ISU-ISU KRITIS DALAM PEMBANGUNAN KESOS&lt;br /&gt;Pembahasan tentang isu aktual akan memiliki arti fungsional apabila dibahas dalam kaitannya dengan kejadian atau permasalahan tertentu, dengan demikian isu itu akan menjadi jelas dan memiliki arti yang penting.&lt;br /&gt;Secara sederhana isu atau issue diartikan sebagai sebuah pokok persoalan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1996 bahwa isu adalah (a) masalah yang dikedepankan untuk ditanggapi; (b) kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya atau desa-desus. Terhadap sebuah isu, kita dapat membicarakannya, menghidarinya, menghadapinya, memecahkan persoalannya dan kemudian mengambil keputusan untuk melakukan tindakan yang relevan dengan isu tersebut dalam rangka pencapaian tujuan organisasi atau unit kerja secara lebih baik. Terhadap sebuah isu perlu dilakukan penggalian atau pencarian informasi secara mendalam untuk mendapatkan fakta yang sebenarnya. Contoh sebuah isu adalah adanya indikasi semakin rendahnya kualitas pelayanan kepada masyarakat, pola kekerasan pembinaan mahasiswa IPDN banyak yang ditutup-tutupi atau kurang transparan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Markus (2004) mengatakan bahwa dalam pembangunan kesejahteraan sosial” ada sejumlah kecenderungan global yang saling terkait yaitu: (1) demokrasi, hak asasi manusia, dan kesadaran lingkungan, (2) kebangkitan civil society, (3) efisiensi pemerintahan (reinventing government, good governance), (4) debirokratisasi dan otonomi daerah, (5) etika bisnis dan (6) kebangkitan dan pemberdayaan masyarakat akar rumput.&lt;br /&gt;Dalam penerapan desentralisasi, terdapat beberapa masalah penting, yaitu: (1) masalah dualisme ekonomi, yaitu industri modern dianak-emaskan, sedangkan ekonomi rakyat dianggap sebagai benalu yang harus disingkirkan, (2) masalah kontrol politik, di mana pemerintah pusat sebagai pembuat dan perumus kebijakan (role making), sedang pemda berkewajiban melaksanakan (role playing), (3) masalah bantuan sosial dengan masyarakat lokal, di mana pemda lebih mengutamakan kepentingan pemerintah dan investor dari pada kepentingan masyarakat, (4) kebijakan dan strategi pembangunan di daerah masih belum didasarkan pada profesionalisme SDM; (5) pemmerataan pembangunan antara desa dan kota; (6) keterbatasan dan kemampuan SDM; (7) masalah penggalian dan pemanfaatan sumber daya; (8) keharmonisan program antara departemean atau dinas terkait; (9) egoisme sektoral; (10) berbagai peraturan (deregulasi) yang bertentangan dengan kebijakan pusat; (11) penempatan SDM belum didasarkan pada profesionalisme.&lt;br /&gt;Ada beberapa tantangan dan masalah yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Daerah di masa mendatang, yaitu: (1) pelaksanaan otonomi daerah dan upaya pengembangan sistem implementasi UU No. 32 tahun 2004; (2) menurunkan tingkat kemiskinan yang jumlahnya semakin besar dan penanganan isu-isu strategik dan global, seperti: ketenagakerjaan, integrasi sosial, lingkungan hidup, HAM, demokratisasi, kesetaraan jender, kemitraan global, dan sebagainya; (3) perlunya kajian baru untuk melihat arah, orientasi dan bentuk program pembangunan kesejahteraan sosial; (4) peningkatan peran serta masyarakat dalam semua kegiatan.&lt;br /&gt;Tantangan strategik untuk membangun masa depan Indonesia yang sejahtera, meliputi: (1) memelihara integrasi sosial dalam konteks NKRI, (2) memperbaiki kualitas manusia dengan meregulasi semua aspek kehidupan bangsa, (3) memiliki strategi pelaksanaan dengan menempatkan manusia sebagai sumber daya dan mengutamakan pelayanan kemanusiaan secara efisien dan (4) melakukan audit sosial berdasarkan masalah nyata dan sesuai dengan aspirasi masyarakat lokal.&lt;br /&gt;Sasaran Millenium Development Goals (MDGs) mengamantkan kepada kita bahwa dalam kurun waktu 1990 hingga 2015 kita harus bahu membahu dalam menangani berbagai permasalahan berikut, yaitu: (a) eradicate extreme poverty and huger; (b) achieve universal primary education; (c) promote gender equality and empowerment; (d) reduce child mortality; (e) improve maternal health; (f) combat HIV/AIDS, malaria and other diseases; (g) ensure environtmental sustainability; (h) develop a global partenrship for development. Kita menyadari bahwa pencapaian sasaran MDGs ini adalah merupakan hal yang cukup berat dan harus ditangani secara bersama-sama baik antar lembaga atau departemen terkait bahkan antar negara baik regional maupun internasional. Bagaimana amanat MDGs ini dapat diterjemahkan ke dalam berbagai program dan kegiatan kongkrit oleh masing-masing negara atau departemen/lembaga. Ini adalah menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya Departemen Dalam Negeri, atau Departemen Sosial tetapi semua Departemen atau lembaga yang ada termasuk masyarakat.&lt;br /&gt;B. MASALAH SOSIAL&lt;br /&gt;Ada berbagai permasalahan sosial yang perlu mendapat perhatian sekarang ini, yang meliputi:&lt;br /&gt;1. Permasalahan Pengembangan Masyarakat, yang meliputi:&lt;br /&gt;a. Masalah sosial kependudukan.&lt;br /&gt;b. Masalah sosial pengembangan potensi Karang Taruna.&lt;br /&gt;c. Masalah sosial keluarga yang mengalami hambatan sosial psikologis.&lt;br /&gt;d. Masalah sosial kesejahteraan sosial lanjut usia.&lt;br /&gt;e. Masalah kesejahteraan sosial anak balita terlantar.&lt;br /&gt;f. Masalah sosial anak putus sekolah.&lt;br /&gt;g. Masalah sosial peningkatan kesejahteraan sosial anak jalanan.&lt;br /&gt;h. Masalah sosial integrasi antara etnis (kerusuhan).&lt;br /&gt;i. Masalah sosial psikologis masyarakat (seperti: perasaan rasa aman, kebebasan, dan lain-lain).&lt;br /&gt;j. Masalah sosial keluarga rawan ekonomi, seperti: janda, PHK, dll).&lt;br /&gt;k. Masalah sosial pengangguran.&lt;br /&gt;l. Masalah sosial penggusuran / ganti rugi.&lt;br /&gt;m. Masalah sosial pengembangan dan penanaman nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan.&lt;br /&gt;n. Masalah sosial peningkatan peranan dan fungsi lembaga perlindungan anak.&lt;br /&gt;o. Masalah sosial peningkatan peranan dan fungsi lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga (LK3).&lt;br /&gt;2. Permasalahan Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, meliputi:&lt;br /&gt;a. Masalah sosial penyandang cacat.&lt;br /&gt;b. Masalah sosial penyalagunaan narkotika.&lt;br /&gt;c. Masalah sosial kenakalan remaja (seperti: tawuran, perkelahian sesama remaja, perlawanan terhadap guru, perampokan, pembajakan, dan lain-lain).&lt;br /&gt;d. Masalah sosial tuna sosial.&lt;br /&gt;e. Masalah sosial tuna susila.&lt;br /&gt;f. Masalah sosial HIV / AIDS (Acuaired Immuno Deficiency Syndrome).&lt;br /&gt;g. Masalah sosial peningkatan fungsi dan peranan Lembaga Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial.&lt;br /&gt;3. Permasalahan Jaminan dan Bantuan Sosial, yang meliputi:&lt;br /&gt;a. Masalah sosial kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana.&lt;br /&gt;b. Masalah sosial penanggulangan korban bencana.&lt;br /&gt;c. Masalah sosial peningkatan potensi Organisasi Sosial (Orsos) / Lembaga Sosial Masyarakat (LSM).&lt;br /&gt;d. Masalah sosial keluarga miskin.&lt;br /&gt;e. Peningkatan sumbangan sosial.&lt;br /&gt;f. Pemberian asuransi kesejahtraan sosial.&lt;br /&gt;C. ORIENTASI PEMBANGUNAN KESOS&lt;br /&gt;Dalam rangka menyikapi diterapkannya otonomi daerah, maka orientasi pembangunan kesejahteraan sosial peru direformulasikan sehingga pelayanan sosial benar-benar dapat berorientasi pada implementasi otonomi daerah. Berkaitan dengan itu, ada 6 paradigma baru pembangunan kesejahteraan sosial.&lt;br /&gt;1. Pelayanan yang berorientasi masalah menjadi pelayanan karena pendekatan HAM.&lt;br /&gt;Pelayanan perlindungan dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah selama ini pada dasarnya hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar (basic need) dan sangat berorientasi masalah dengan pendekatan selektif. Hal ini tentu saja, karena keterbatas kemampuan pemerintah dalam penyediaan dana untuk melayani semuanya melalui pendekatan universal.&lt;br /&gt;Namun, pendekatan seperti ini menjadi semakin menarik dan banyak diperdebatkan karena isu pemenuhan kebutuhan dasar ini, tidak hanya sampai disitu saja, tetapi sangat terkait dengan hak-hak azasi (human rights) manusia yang universal, seperti apa yang dikatakan Ife (1995): “The conflict between universal and relativist views of right can be seen in the internatonal human rights debate. Some government, and many non-govermentt organisation such as Amnesty International, have argued that human rights are universal and absolute, and apply to all people in all sir*****tances”. Implikasi dari persoalan seperti ini dapat kita lihat dari banyaknya dan maraknya demo-demo yang terjadi diberbagai tempat, karena mereka merasa diperlakukan tidak adil dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;Dari gambaran ini jelas bahwa hak asasi manusia tersebut harus dilihat dalam kontek yang universal yang merupakan hak dari setiap orang. Terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia dan penanganan masalah klien tersebut, maka pendekatannya harus bersifat universal dalam arti bahwa perlidungan dan bantuan harus diberikan kepada setiap orang yang membutuhkan dalam rangka pemecahan permasalahannya dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasarnya. Ini menunjukkan suatu tanggung jawab pemerintah terhadap warganya. Pendekatan selektivitas merupakan suatu bentuk kesewenang-wenangan pengabaian, atau pengingkaran terhadap hak-hak asasi manusia tersebut.&lt;br /&gt;2. Pendekatan residual menjadi pelayanan pengembangan (developmental).&lt;br /&gt;Ada dua pandangan tentang fungsi pelayanan kesejahteraan sosial sebagai pelayanan residual. Pandangan yang pertama melihat bahwa fungsi pelayanan kesejahteraan sosial adalah fungsi kelembagaan yang secara terus menerus diberikan kepada kelompok sasaran yang membutuhkan tanpa kecuali (general well-being), seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Pandangan yang kedua melihat bahwa pelayanan kesejahteraan sosial dilihat sebagai pelayanan residual, yaitu pelayanan yang ditujukan kepada kelompok sasaran yang bermasalah bila mana lembaga keluarga, lembaga ekonomi, struktur politik tidak dapat berfungsi dengan baik di dalam memenuhi kebutuhan kelompok sasaran sehingga tidak dapat dimanfaatkan (disfungsikan). Biasaya kelompok ini mengalami permasalahan-permasalahan yang sangat mendasar yang sangat sulit dipecahkan dan memerlukan waktu cukup panjang, seperti milasnya penanganan lanjut usia, WTS, anak terlantar, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Bila hal ini yang menjadi sasaran pelayanan pekerjaan sosial, maka pelayanan kesejahteraan sosial menjadi kurang berperan. Pelayanan kesejahteraan sosial tidak akan berkembang dan permasalahan sosial akan semakin kompleks karena tidak menyentuh akar persoalan yang sebenanrnya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi perubahan, maka pelayanan pekerjaan sosial harus mengarahkan pelayanan pada pelayanan pengembangan (developmental), misalnya pengembangan potensi-potensi kepemudaan, pengembangan potensi lingkungan melalui pengembangan potensi sumber daya lingkungan, pengkajian dampak lingkungan sosial, penyusunan standarisasi penyelenggaraan dan pengembangan panti sosial, dan lain-lain yang sifatnya develomental. Pelayanan itu berada di hulu bukan dihilir.&lt;br /&gt;3. Pelayanan yang bersifat lokalistik menjadi pelayanan yang komprehensif.&lt;br /&gt;Ada kesan bahwa pelayanan kesejahteraan sosial selama ini terkesan sangat berskala mikro, seperti pelayanan terhadap lanjut usia, wanita rawan sosial, wanita tuna susila, dan lain-lain. Penanganan-penaganan terhadap masalah ini sangat sektoral, kurang melibatkan instansi terkait. Sesuai dengan perubahan dan pergeseran kebutuhan masyarakat, maka untuk masa-masa yang akan datang pelayanan kesejahteraan sosial perlu diarahkan kepada pelayanan-pelayanan yang berskala luas (makro). Pelayanan-pelayanan yang dikembangkan jangan hanya pelayanan yang bersifat sektoral semata, tetapi harus bersifat lintas sektoral dengan disiplin/instansi terkait tanpa meninggalkan fungsi substansi pelayanan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini pekerja sosial harus dapat berperan sebagai liding sektor yang dapat mengkoordinir disiplin terkait untuk terlibat, seperti dalam penanganan anak jalanan, narkotika, kemiskinan, HAM dan lain-lain.&lt;br /&gt;4. Pendekatan sentralistik menjadi pendekatan desentralistik (bottom-up).&lt;br /&gt;Dengan digulirkannya otonomi daerah melalui UU No. 32 /2004, maka peranan pelayanan kesejahteraan sosial berubah dari yang selama ini diterapkan melalui pendekatan sentralistik menjadi pendekatan desentralistik. Melalui pendekatan sentralistik memang kurang dapat menampung aspirasi dan nilai-nilai serta kebutuhan-kebutuhan yang berkembangan di dalam masyarakat. Kurang dapat menyentuh persolan masyarakat yang sesungguhnya. Banyak terjadi benturan-benturan baik dari segi pelayanan, kebutuhan, tindakan dan lain-lain. Sehingga tidak jarang terjadinya kegagalan suatu pelayanan atau bantuan yang diberikan karena kurang sesuai dengan yang diharapkan atau kebutuhan. Untuk masa yang akan datang, maka pelayanan kesejahteraan sosial harus menerapkan pendekatan desentralistik (bottom up). Pusat-pusat pelayanan masyarakat berada pada daerah masing-masing. Pekerja atau petugas sosial dalam memberikan pelayanan, perencanaannya harus didasarakan pada kebutuhan-kebutuhan, aspirasi-aspirasi dan nilai-nilai serta karakter masyarakat setempat.&lt;br /&gt;5. Pendekatan negara sejahtera menjadi masyarakat sejahtera.&lt;br /&gt;Pada awalnya pelayanan kesejahteraan sosial dimulai dan berkembangan di negara-negara yang menganut sistem pemerintahan negara kesejahteraan. Dalam pandangan ini kesejahteraan masyarakat atau individu diukur dari tingkat keberhasilan negara, seperti PDB. Pendekatan negara sejahteran di atas sudah kurang relevan dengan perkembangan sekarang ini dan sangat bertentangan dengan hak-hak azasi manusia. Hasil karya dan kreativitas orang lain kurang mendapat penghargaan. Oleh karena itu, dengan digulirkannya otonomi daerah maka pendekatan negara sejahteran berubah menjadi pendekatan masyarakat sejahtera. Dalam pendekatan ini, peranan pemerintah menjadi semakin kecil, pemerintah hanya sebagai fasilitator dan motivator masyarakat agar masyarakat tumuh dan berkembangan sesuai dengan kemampuan masing-masing.&lt;br /&gt;6. Pendekatan modal ekonomi menjadi modal sosial (social capital).&lt;br /&gt;Upaya-upaya pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat selama ini sangat mengandalkan modal ekonomi melalui anggaran pemerintah, kurang dapat melibatkan kemampuan masyarakat. Alhasil, banyak permasalah-permasalahan sosial yang belum terjangkau pelayanan karena kemampuan modal ekonomi yang sangat terbatas. Sementara di satu sisi permasalahan sosial semakin bertambah dan berkembang serta semakin komplek. Bila pelayanan sosial hanya mengandalkan kemampuan pemerintah atau modal ekonomi niscaya bahwa permasalahan sosial tidak akan tertangani.&lt;br /&gt;Didasarkan pada pengalaman ini, untuk masa yang akan datang pelayanan sosial harus diupayakan melalui pemanfaatkan modal sosial (social capital). Apa yang dimaksud dengan modal sosial adalah bahwa pelayanan sosial yang diberikan dilaksanakan dengan memanfaatkan seluruh kekuatan dan potensi-potensi yang ada pada masyarakat.&lt;br /&gt;D. METODA DAN TEKNIK&lt;br /&gt;1. Metoda&lt;br /&gt;Beberapa metode dalam pelayanan kesejahteraan sosial (pekerjaan sosial) yang dapat diterapkan, antara lain:&lt;br /&gt;a. Bimbingan sosial / terapi individu&lt;br /&gt;1) Metode bimbingan sosial individu ditujukan kepada PMKS yang bersifat individual yang dilakukan secara tatap muka (face to face) antara pekerja/petugas sosial dengan PMKS. Bimbingan ini dimaksudkan untuk mengungkapkan atau menggali permasalahan-permasalahan yang bersifat mendasar yang dapat menggangu terhambatnya proses pelayanan. Selanjutnya proses konsultasi dilakukan untuk menemukan alteratif pemecahan masalah PMKS dan kehidupan yang sedang di jalaninya.&lt;br /&gt;2) Dalam metode ini pekerja/petugas sosial dituntut untuk dapat mendorong para PMKS untuk mengungkapkan masalah-masalahnya baik yang bersifat individu maupun masalah-masalah lainnya seperti masalah keluarga, lingkungan dan lain sebagainya. Selain itu, pekerja/petugas sosial juga dituntut untuk dapat menfasilitasi para PMKS didalam mencarikan berbagai alternatif dan solusi pemecahannya.&lt;br /&gt;b. Bimbing sosial / terapi kelompok&lt;br /&gt;1) Bimbingan sosial/ terapi kelompok dilakukan dengan menggunakan kelompok sebagai media terapi bagi PMKS. Diharapkan dari media ini para PMKS akan mengalami perubahan perilaku sebagai akibat dari adanya interaksi antara para PMKS dengan kelompok. Dalam metode ini pekerja sosial menciptakan berbagai kelompok dan kegiatan-kegiatannya sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan para PMKS.&lt;br /&gt;2) Dalam proses kegiatan kelompok ini diharapkan pekerja/petugas sosial mampu memberikan penguatan terhadap sikap dan perilaku para PMKS yang positif yang dapat mendorong para PMKS untuk berupaya memecahkan masalahnya.&lt;br /&gt;3) Tujuan terapi kelompok ini antara lain merupakan media pertukaran informasi, pengembangan kemampuan anggota-anggota kelompok, perubahan nilai orientasi dan perubahan sikap antisosial ke sikap positf.&lt;br /&gt;c. Bimbingan Sosial Komunitas&lt;br /&gt;1) Metoda bimbingan sosial komunitas ini menggunakan kehidupan dan interaksi komunitas yang menjadi lingkungan sosial para PMKS dalam proses pelayanan. Melalui penerapan metoda ini lingkungan komunitas perlu disadarkan sehingga dapat menerima dan mendukung kehadiran dan penanganan permasalah para PMKS. Karena itu, dalam metoda ini diharapkan pekerja/petugas sosial dapat menyiapkan lingkungan masyarakat yang kondusif untuk dapat menerima kehadiran dan permasalahan para PMKS. Di samping itu, pekerja/petugas sosial perlu memotivasi para PMKS untuk dapat menerima dan hidup besama dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;2) Bimbingan sosial komunitas ini merupakan metode yang bersifat komprehensif yang diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatoris dan untuk mempersatukan seluruh segmen masyarakat dalam penanganan permasalahan para PMKS.&lt;br /&gt;d. Penelitian Sosial&lt;br /&gt;1) Metoda penelitian sosial merupakan suatu upaya untuk menemukan, menggali, mengkaji perbagai eksistensi permasalahan sosial yang sesungguhnya, sehingga ditekan fakta yang sebenanrnya pentang permasalahan tersebut. Suatu tindak pelayanan (apakah berupa kebijakan, program dan kegiatan) yang dilakukan hendaknya diawali dengan kegiatan penelitian sosial.&lt;br /&gt;2) Dalam proses seperti ini, tindakan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran, bukan kebutuhan perumus program atau pembuat kebijakan. Namun, dalam kenyataannya, metoda ini belum sepenuhnya dilakukan berbagai hasil penelitian yang sudah dihasilkan belum diterapkan. Banyak faktor yang menjadi kendala penerapannya, seperti: faktor kualitas penelitian yang dihasilkan, faktor kurangnya pemahaman terhadap hasil peneltian, faktor komitmen para pengguna, faktor terbatasnya sosialisasi hasil penelitian, faktor keterbatasan sarana dan prasaran, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;e. Admintrasi Sosial&lt;br /&gt;1) Metoda adminstrasi sosial merupakan tindakan perumusan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengevaluasian berbagai program dan kegiatan pelayanan sosial. Banyak pihak yang melihat bahwa kegiatan adminstrasi sosial hanya dalam arti sempit, seperti: pencatatan, pengadminstrasian surat menyurat, pelaporan dan yang terkait dengan itu. Admintrasi sosial dipandang sebagai kegiatan pendukung dalam proses pelayanan sosial tersebut sehingga kurang mendapat perhatian yang serius.&lt;br /&gt;2) Sesungguhnya bahwa adminstrasi sosial merupakan tindakan bagaimana merumuskan program dan kegiatan yang strategis, mendasar dan dapat mempengaruhi persoalan-persoalan sekundernya. Bukan pekerjaan yang mudah, tetapi diperlukan ketajaman analisis dan penerapan hasil-hasil penelitian yang relevan. Bila sudah dirumuskan bagaimana pengorganisasiannya, siapa yang terlibat, apa tugas dan tanggung jawabnya yang harus dilaksanakan. Rencana yang sudah disusun harus dilaksanakan, bagaimana proses dan tahapannya, apa saran dan prasaran yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Selanjutnya kita mengukur keberhasilannya melalui tindakan evaluasi, kemudian menyempurnakannya.&lt;br /&gt;f. Aksi Sosial&lt;br /&gt;1) Metoda aksi sosial dapat diartikan dari dua hal yaitu: sebagai tindakan pelaksanaan suatu program atau kegiatan dan sebagai tindakan suatu aksi (demonstrasi) dari sekelompok orang yang terkait dengan pelayanan dalam rangka mempengaruhi perubahan suatu kebijakan yang ada.&lt;br /&gt;2) Kenyatannya menunjukkan bahwa metoda aksi sosial dalam bentuk tindakan aksi (demonstrasi) sangat efektif dalam perubahan kebijakan dibandingkan dengan metoda atau pendekatan lainnya, seperti diskusi, seminar, dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Teknik&lt;br /&gt;Banyak teknik yang dapat diterapkan dalam pelayanan kesejahteraan sosial, beberapa di antaranya adalah:&lt;br /&gt;a. Berbicara/bekomunikasi, yaitu kemampuan seorang pekerja/petugas untuk dapat berkomunikasi dengan baik dengan PMKS Seorang pekerja/petugas sosial harus mempengaruhi seorang PMKS yang menjadi sasaran pelayanan.&lt;br /&gt;b. Memotivasi, yaitu kemampuan memberikan dorongan dan mempengaruhi semangat dan kemauanan kelompok sasaran sehingga mau melaksanakan apa yang disampaikan. Pekerja/petugas tidak semata-mata hanya mampu berkomunikasi dengan baik, tetapi harus mampu untuk memotivasi kelompok sasaran sehingga mau terlibat dalam penanganan permasalahan yang dihadapi&lt;br /&gt;c. Timing, yaitu kemampuan untuk menyusun atau mengaturt jadwal serta memanage waktu pelaksanaan pelayanan sesuai dengan permasalahan kelompok sasaran.&lt;br /&gt;d. Focus, yaitu kemampuan untuk menemukan apa yang menjadi permasalah utama yang dihadapi kelompok sasaran.&lt;br /&gt;e. Diferensial Diagnosis, yaitu kemampuan untuk menganalisis masalah dari berbagai sudut pandang yang berbeda sehingga seorang pekerja/petugas sosial memiliki pemahaman yang luas dan objektif terhadap masalah tersebut, bukan pemahaman yang sempit dalam melihat masalahan tersebut. Tidak lah mudah untuk melakukan seperti ini, tetapi perlu pemahaman dan wawasan yang luas tentang materi atau masalah tersebut.&lt;br /&gt;f. Partialization, yaitu kemampuan untuk memilihan-milah masalah sehingga mudah dipahami. Ini penting dilakukan oleh seorang pekerja/petugas sosial sehingga kelompok sasaran mudah menangkap apa pesan yang sesungguhnya, bagaimana melakukannya tetapi tidak menjadi membingungkan.&lt;br /&gt;g. Observasi, yaitu kemampuan untuk mengenali masalah yang terjadi dan untuk mengamati apa yang terjadi. Pengamatan seperti ini penting untuk melihat sejauh permasalahan yang sebenarnya, seperti kondisi lingkungan sosial yang ada.&lt;br /&gt;h. Evaluasi, yaitu kemampuan untuk menilai sejauh mana keberhailan pelayanan yang sudah dilakukan.&lt;br /&gt;E. INDIKATOR KEBERHASILAN&lt;br /&gt;Pada prinsipnya indikator keberhasilan pelayanan kesejahteraan sasial merupakan perwujdukan keberfungsioan sosial kelompok sasaran yang meliputi 3 hal, yaitu: (1) keberfungsian sosial dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan sehari-hari, (2) keberfungsian sosial dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya, dan (3) keberfungsian sosial dalam menampilkan peranan-peranan sosial dalam lingkungannya. Keberfungsian sosial sangat berbeda antara seorang klien dengan klien lainnnya. Mungkin keberfungsian sosial anak (anak terlantar) yang berada di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) sangat berbeda dengan anak (cacat mental) yang berada di Panti Sosial Bina Laras (PSBL). Karena itu ukururan keberfungsian sosial seorang anak sangat tergantung pada permasalahan sosial anak tersebut.&lt;br /&gt;Bila kita mengambil contoh klien anak remaja, maka keberfungsian sosial dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari adalah bagaimana penggunaan pakaian sehari-hari (kebersihan, kerapaian, keserasian, perawatan pakaian, membeli pakaian yang cocok untuk dirinya), pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari (menyiapakan piring, menyiapkan makanan, membersihkan piring, memilih makan yang tepat untuk dirinya, dll), kebersihan tempat tinggal (kebersihan kamar, lingkungan, perawatan tempat tidur, dll), pemenuhan kebutuhan sosial (kemauan untuk berhubungan dengan orang lain, dll), dan pemenuhan kebutuhan psikologi (rasa senang, rasa marah, kesal atau hanya selalu murung, dll), dll. Aspek yang berkaitan dengan keberfungsian sosial dalam mengatasi masalah-masalahan sosial yang dihadapi, meliputi: sikap dalam menghadapi masalah yang ada, kemampuan dalam mencari alternatif, sikap dalam pengambilan keputusan yang dihadapkan pada dirinya, sikap menerima pendapat orang lain, kerajasama memecahkan masalah yang dihadapi dan keterbukaan terhadap orang lain. Sedangkan aspek yang berkaitan dengan keberfungsian sosial klien dalam menampilkan peranan dalam lingkungan sosial adalah ketaatan pada aturan yang ada, keperdulian pada orang lain, kerjasama dengan orang lain, tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, sikap menjadi anggota kelompok, dan kesediaan untuk mengikuti kegiatan kelompok. Tetapi untuk seorang anak cacat mental untuk dapat makan sendiri tanpa disuapi, dapat mengancing baju sendiri sudah bagus, dapat berkomunikasi dengan orang lain sudah baik sekali. Inilah namanya keberfungsian sosial yang ukurannya sangat berbeda antara satu klien dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;F. KESIMPULAN&lt;br /&gt;1. Sesuai dengan perkembangan kehidupan manusia tersebut muncul berbagai persoalan yang dipandang sebagai isu-isu kritis. Isu-isu kritis ini harus dihadapi, dipahami dan pecahkan bukan untuk dihindari sehingga tidak membawa dapat buruk yang lebih besar terhadap kehidupan masyarakat tersebut.&lt;br /&gt;2. Ada berbagai metoda yang dapat diterapakan dalam pelayanan kesejahteraan sosial, yaitu metoda bimbingan sosial individu, kelompok, massal/masyarakat, penelitian sosial, adminstrasi sosial dan aksi sosial. Penggunaan metoda ini sangat tergantung permasalahan sosial yang akan ditangani.&lt;br /&gt;3. Indikator keberhasilan pelayanan kesejahteraan sosial pada hakekatnya dapat dilihat dari tingkat keberfungsian sosial kelompok sasaran yang dilayani, yang meliputi 3 hal yaitu, keberfungsian dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, keberfungsian dalam mengatasi masalah yang terjadi, dan keberfungsian dalam menampilkan peranan sosialnya.&lt;br /&gt;Literatur:&lt;br /&gt;Ife, Jim. 1995. Community Development, Creating Community Alternatives, Vision, analysis and Practice, Australia: Longman&lt;br /&gt;Markus, Sudibyo. 2004. Civil Society dan Community Empower, pada Seminar Isu-Isu Global dan Masalah Sosial Strategis yang Berpengauh terhdap Pembangunan Kesejahteraan Sosial, Departemen Sosial RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : Departemen Sosial RI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-2146078156045329531?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/2146078156045329531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/isu-kritis-dan-metoda-pelayanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2146078156045329531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/2146078156045329531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/isu-kritis-dan-metoda-pelayanan.html' title='masalah sosial dan kesejahteraan sosial'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-8590425785055106972</id><published>2008-10-21T21:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T01:10:02.214-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-keluarga'/><title type='text'>keluarga dalam pandangan islam</title><content type='html'>Setiap manusia tentu mendambakan keamanan dan mereka berlomba-lomba untuk mewujudkannya dengan setiap jalan dan cara yang memungkinkan. Rasa aman ini lebih mereka butuhkan di atas kebutuhan makanan. Karena itu Islam memperhatikan hal ini dengan cara membina manusia sebagai bagian dari masyarakat di atas akidah yang lurus disertai akhlak yang mulia. Bersamaan dengan itu, pembinaan individu-individu manusia tidak mungkin dapat terlaksana dengan baik tanpa ada wadah dan lingkungan yang baik. Dari sudut inilah kita dapat melihat nilai sebuah keluarga.&lt;br /&gt;Keluarga dalam pandangan Islam memiliki nilai yang tidak kecil. Bahkan Islam menaruh perhatian besar terhadap kehidupan keluarga dengan meletakkan kaidah-kaidah yang arif guna memelihara kehidupan keluarga dari ketidakharmonisan dan kehancuran. Kenapa demikian besar perhatian Islam? Karena tidak dapat dipungkiri bahwa keluarga adalah batu bata pertama untuk membangun istana masyarakat muslim dan merupakan madrasah iman yang diharapkan dapat mencetak generasi-generasi muslim yang mampu meninggikan kalimat Allah di muka bumi.&lt;br /&gt;Bila pondasi ini kuat, lurus agama dan akhlak anggotanya maka akan kuat pula masyarakat dan akan terwujud keamanan yang didambakan. Sebaliknya, bila tercerai berai ikatan keluarga dan kerusakan meracuni anggota-anggotanya maka dampaknya terlihat pada masyarakat, bagaimana kegoncangan melanda dan rapuhnya kekuatan sehingga tidak diperoleh rasa aman.&lt;br /&gt;Dengan keterangan di atas pahamlah kita kenapa musuh-musuh Allah dari kalangan syaitan jin dan manusia begitu berambisi untuk menghancurkan kehidupan keluarga. Mereka bantu-membantu menyisipkan kebatilan ke dalam keluarga agar apa yang diharapkan Islam dari sebuah keluarga tidak terwujud. Dan sangat disesalkan ibarat gayung bersambut, kebatilan itu banyak diserap oleh keluarga muslim. Akibatnya tatanan rumah tangga hancur dan dampaknya masyarakat diantar ke bibir jurang kehancuran. Naudzubillah min dzalik!!! Kita berlindung kepada Allah dari yang demikian.&lt;br /&gt;Jauh sebelumnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah memperingatkan kita akan makar iblis terhadap anak Adam. Bagaimana iblis begitu bergembira bila anak buahnya dapat menghancurkan sebuah keluarga, memutuskan hubungan antara suami dengan istri sebagai dua tonggak dalam kehidupan keluarga.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :"Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air kemudian ia mengirim tentara-tentaranya. Maka yang paling dekat di antara mereka dengan iblis adalah yang paling besar fitnah yang ditimbulkannya. Datang salah seorang dari mereka seraya berkata: Aku telah melakukan ini dan itu. Maka Iblis menjawab: "Engkau belum melakukan apa-apa". Lalu datang yang lain seraya berkata: "Tidaklah aku meninggalkan dia (manusia yang digodanya) hingga aku berhasil memisahkan dia dengan istrinya". Maka Iblis pun mendekatkan anak buahnya tersebut dengan dirinya dan memujinya dengan berkata: "Ya, engkaulah". (Hadits riwayat Muslim dalam Shahihnya, Kitab Shifatul Qiyamah wal Jannah wan Naar, Bab Tahrisyu Asy Syaithan wa Ba`tsuhu Sarayahu Li Fitnatin Naas, 17/157- Syarah Nawawi)&lt;br /&gt;Dalam Syarah Shahih Muslim (17/157) berkata Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan hadits di atas bahwa Iblis bermarkas di lautan dan dari situlah ia mengirim tentara-tentaranya ke penjuru bumi. Iblis memuji anak buahnya yang berhasil memisahkan antara suami dengan istrinya karena kagum dengan apa yang dilakukannya dan ia dapat mencapai puncak tujuan yang dikehendaki iblis.&lt;br /&gt;Sebegitu kuat ambisi iblis dan para syaitan sebagai tentaranya untuk menghancurkan kehidupan keluarga hingga mereka bersedia membantu syaitan dari kalangan manusia untuk mengerjakan sihir yang dapat memisahkan suami dengan istrinya. Allah Ta`ala berfirman menyebutkan ihwal orang–orang Yahudi yang biasa melakukan pekerjaan kufur ini (sihir) guna memisahkan pasangan suami istri:"Orang-orang Yahudi itu mengikuti apa yang dibacakan para syaitan pada masa kerajaan Nabi Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir) padahal Sulaiman tidaklah kafir (mengerjakan sihir) namun syaitan- syaitan itulah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seorangpun sebelum keduanya mengatakan: "Kami hanyalah ujian (cobaan) bagimu maka janganlah engkau kufur dengan belajar sihir". Maka mereka mempelajari sihir dari keduanya yang dengan sihir tersebut mereka bisa memisahkan antara suami dengan istrinya…" (Al Baqarah: 102)&lt;br /&gt;Kita berlindung kepada Allah ta`ala dari kejahatan sihir dan pelakunya!Pembaca yang semoga dirahmati Allah ta`ala… ketahuilah, suatu keluarga baru memiliki nilai lebih bila bangunan keluarga itu ditegakkan di atas dasar takwa kepada Allah Ta`ala.&lt;br /&gt;Untuk kepentingan ini perlu dipersiapkan anggota keluarga yang shalih, tentunya dimulai dari pasangan suami istri. Seorang pria ketika akan menikah hendaknya mempersiapkan diri dan melihat kemampuan dirinya. Dia harus membekali diri dengan ilmu agama agar dapat memfungsikan dirinya sebagai qawwam (pemimpin) yang baik dalam rumah tangga.Karena Allah Ta`ala telah menetapkan:"Kaum pria itu adalah pemimpin atas kaum wanita disebabkan Allah telah melebihkan sebagian mereka (melebihkan kaum pria) di atas sebagian yang lain (di atas kaum wanita) dan karena kaum pria telah membelanjakan harta-harta mereka untuk menghidupi wanita…". ( An Nisa: 34)&lt;br /&gt;Hendaknya seorang pria menjatuhkan pilihan hidupnya kepada wanita yang shalihah karena demikian yang dituntunkan oleh Nabi kita yang mulia Muhammad shallallahu alaihi wasallam.&lt;br /&gt;Beliau Shallallahu 'alaihi Wasallam bersabda tentang kelebihan wanita yang shalihah:&lt;br /&gt;"Dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah ". (HR. Muslim dalam Shahihnya, Kitab Ar Radlaa`, Bab Istihbaab Nikaahil Bikr. 10/56, Syarah Nawawi)&lt;br /&gt;"Ada empat perkara yang termasuk dari kebahagiaan: istri yang shalihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang shalih dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan ada empat perkara yang termasuk dari kesengsaraan: tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), tunggangan yang jelek dan tempat tinggal yang sempit". (HR. Ibnu Hibban. Hadits ini dishahihkan Syaikh Muqbil rahimahullah dalam kitab beliau " Ash Shahihul Musnad Mimma Laysa fish Shahihain" 1/277)&lt;br /&gt;Beliau Shallallahu 'alaihi Wasallam mengabarkan:&lt;br /&gt;"Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, kedudukannya (keturunannya), kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang memiliki agama, taribat yadaak ". (HR. Bukhari dalam Shahihnya no. 5090, Kitab An Nikah, bab Al Akfaau fid Dien, dan Muslim dalam Shahihnya, Kitab Ar Radla, bab Istihbaab Nikahi Dzatid Dien, 10/51, Syarah Nawawi)&lt;br /&gt;Imam Nawawi rahimahullah menyatakan bahwa yang benar tentang makna hadits di atas adalah Nabi shallallahu alaihi wasallam mengabarkan tentang kebiasaan yang dilakukan manusia. Mereka ketika hendak menikah memilih wanita dengan melihat empat perkara tersebut dan mereka mengakhirkan pertimbangan agama si wanita . Maka hendaklah engkau wahai orang yang meminta bimbingan memilih wanita yang baik agamanya. (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi, 10/51-52)&lt;br /&gt;Imam Nawawi melanjutkan: "Dalam hadits ini ada hasungan untuk bergaul/berteman dengan orang yang memiliki agama baik dalam segala sesuatu karena berteman dengan mereka bisa mengambil faedah dari akhlak mereka, barakah mereka dan baiknya jalan hidup mereka, di samping itu kita aman dari kerusakan yang ditimbulkan mereka". (10/52)&lt;br /&gt;Masalah agama ini juga harus menjadi pertimbangan seorang wanita ketika ia memutuskan untuk menerima pinangan seorang pria, karena pria yang shalih ini bila mencintai istrinya maka ia akan memuliakannya, namun bila ia tidak mencintai istrinya maka ia tidak akan menghinakannya. Dan hal ini harus menjadi perhatian wali si wanita karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :"Apabila datang kepada kalian (para wali wanita) orang yang kalian ridla agama dan akhlaknya (untuk meminang wanita yang di bawah perwalian kalian) maka nikahkanlah laki-laki itu, kalau tidak kalian lakukan hal tersebut niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan terjadi kerusakan yang merata". (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dll)&lt;br /&gt;Di antara yang dijadikan Islam sebagai tujuan berumah tangga dan dibentuknya sebuah keluarga adalah untuk memperbanyak umat Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Karena itu ketika datang seorang pria menghadap beliau dan mengatakan : "Aku mendapatkan seorang wanita yang memiliki kecantikan dan keturunan namun ia tidak dapat melahirkan (mandul), apakah boleh aku menikahinya ?" Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab: "Jangan menikahinya". Kemudian pria tadi datang menghadap Nabi untuk kedua kalinya dan mengutarakan keinginannya untuk menikahi wanita tersebut, namun beliau melarangnya. Kemudian ia datang lagi untuk ketiga kalinya, maka beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda :"Nikahilah oleh kalian wanita yang penyayang lagi subur (banyak anaknya) karena aku akan berbangga-bangga dengan banyaknya kalian di hadapan umat-umat yang lain". (HR. Abu Daud dan Nasai. Dishahihkan oleh Syaikh Muqbil dalam "Ash Shahihul Musnad Mimma Laysa fis Shahihain" 2/211)&lt;br /&gt;Bila setiap muslim memperhatikan dan melaksanakan dengan baik apa yang ditetapkan dan digariskan oleh syariat agamanya niscaya ia akan mendapatkan kelurusan dan ketenangan dalam hidupnya, termasuk dalam kehidupan berkeluarga. Dan dia benar-benar dapat merasakan tanda kekuasaan Allah ta`ala sebagaimana dalam firman-Nya;"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya Dia menciptakan untuk kalian pasangan-pasangan kalian dari diri-diri (jenis) kalian sendiri agar kalian merasa tenang dengan keberadaaan mereka dan Dia menjadikan di antara kalian rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda –tanda bagi kaum yang mau berfikir". (Ar Ruum: 21 )&lt;br /&gt;Wallahu ta`ala a`lam bishawwab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber :http://www.asysyariah.com/syariah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-8590425785055106972?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/8590425785055106972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/keluarga-dalam-pandangan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8590425785055106972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8590425785055106972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/keluarga-dalam-pandangan-islam.html' title='keluarga dalam pandangan islam'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-8955533127665795036</id><published>2008-10-15T21:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T01:15:54.202-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sanggar-sosiologi'/><title type='text'>masalah sosial dan modal sosial part I</title><content type='html'>-MODAL SOSIAL (SOCIAL CAPITAL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu Modal Sosial ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pierre Bourdieu :&lt;br /&gt;"Kemampuan organisasi, jaringan sosial antarwarga dan kelembagaan sosial dalam mengontrol dan membentuk pertukaran sosial. Pertukaran sosial adalah distribusi power dan sumberdaya ekonomi antar individu atau antar kelompok dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Robert Putnam :&lt;br /&gt;Serangkaian dari ”perkumpulan-perkumpulan horisontal” antar warga yang di dalamnya terdiri atas jaringan-jaringan sosial dan norma-norma terkait yang mempunyai suatu pengaruh positif terhadap pembangunan komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerangka Konsep Modal Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perkumpulan atau organisasi baik formal maupun informal, misal: kelompok tani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jaringan sosial antar warga masyarakat, misal: “persaudaraan” tukang ojek; perantau, kelompok keagamaan, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kelembagaan sosial dan norma-norma sosial, baik yang bersifat formal maupun informal, misal: selapanan dusun; gotong-royong; gugur gunung, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Partisipasi organisasi dalam mengontrol dan membentuk pengaturan ekonomi, misal: partisipasi kelompok tani dalam menentukan harga gabah di dusun/desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Partisipasi organisasi dalam mempengaruhi kebijakan publik, misal: RT ikut menentukan jumlah iuran warganya dlm pembangunan jalan desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kemampuan kelembagaan sosial dalam membentuk dan mengontrol pengaturan ekonomi, misal: kemampuan sistem adat-istiadat setempat melindungi kepentingan penduduk lokal untuk mendapatkan hak atas tanah ulayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kemampuan kelembagaan sosial dalam mengontrol kebijakan publik, misal: ada institusi rembug desa yang mendorong warga untuk berembug dalam menyiapkan program pembangunan di desa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Modal sosial merupakan suatu kekayaan yang dimiliki dengan cara diperjuangkan dan dimiliki secara kolektif meskipun dapat pula memberi manfaat secara individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk-bentuk Modal Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perkumpulan berbasis komunitas, profesi, agama, usia, gender, hubungan kekerabatan, hobi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kelembagaan forum warga, misal : rembug desa, selapanan desa, perapatan adat, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kelembagaan sosial yang mengatur penyelenggaraan aktivitas publik, misal : saparan desa, syawalan, sadranan, bersih desa dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kelembagaan sosial yang mengatur penegakan hukum, dan etika pergaulan, misal: pemberlakuan hukum adat, dan norma-norma dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kelembagaan sosial yang mengatur produksi dan pertukaran, misal: adat-istiadat penyakapan, penggaduhan, pewarisan dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi Modal sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kesetiakawanan dan tanggungjawab sosial.&lt;br /&gt;Contoh: tradisi gotongroyong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Toleransi sosial.&lt;br /&gt;Contoh: Tradisi syawalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saling percaya.&lt;br /&gt;Contoh: kebiasan mengadakan arisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Komitmen terhadap aturan main.&lt;br /&gt;Contoh: kepatuhan warga terhadap jimpitan beras di kampung; melakukan tradisi sambatan; dan sumbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kemandirian.&lt;br /&gt;Contoh: Lembaga lumbung paceklik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kepedulian dan empati terhadap sesama.&lt;br /&gt;Contoh: pengumpulan dana kematian; bencana alam; dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kerjasama.&lt;br /&gt;Contoh: Hubungan kerja antar perantau sedaerah di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kesetaraan warga secara politis.&lt;br /&gt;Contoh: Keterbukaan bagi setiap warga untuk menjadi calon anggota BPD, pengurus RT dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kekompakan.&lt;br /&gt;Contoh:Konsistensi warga untuk menyatukan tindakan menolak pemerasan, memperjuangkan hak, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kecenderungan menghargai dialog.&lt;br /&gt;Contoh:lembaga rembug desa, rapat warga RT, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Kecenderungan mewujudkan partisipasi warga.&lt;br /&gt;Contoh: gotong royong di kampung; dimana warga berinisasif, mengambil keputusan, melaksanakan, mengontrol kegiatan dan memanfaatkan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Modal Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Elemen penting bagi bekerjanya demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Elemen penting bagi peningkatan perekonomian masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membuat masyarakat mempunyai bargaining position yang kuat berhadapan dengan negara dan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Membuat kelompok masyarakat mempunyai ketahanan sosial yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Membuat masyarakat memiliki kemandirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tulisan awal ya...lanjut mengenai bahasan selanjutnya pada posting berikutnya:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-8955533127665795036?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/8955533127665795036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/pemahaman-modal-sosial-part-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8955533127665795036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8955533127665795036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/pemahaman-modal-sosial-part-i.html' title='masalah sosial dan modal sosial part I'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-8180102915307441238</id><published>2008-10-13T20:31:00.002-07:00</published><updated>2008-10-13T21:30:44.096-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='insight our life part I : personally-family'/><title type='text'>Insight our life..;)</title><content type='html'>&lt;em&gt;Insight Our Life....&lt;/em&gt;Lihat lebih dekat...lebih dalam..apa yang ada..terjadi..di sekitar kita..;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;First,&lt;/em&gt;syukur alhamdulillah..pasca menikah dengan suamiku tersayang..berangsur benih-benih kebahagiaan,pundi-pundi rizki pelan juga tunjukkan penuhnya,manisnya silaturrahim juga makin terasa dari hari ke hari..bersua dengan orang-orang baru hmm di keluarga suami..bersua dengan sahabat lama baik sahabat Kopma maupun sosiologi,rekan BMD,tetangga...bener-bener &lt;em&gt;kompliit &lt;/em&gt;di hati...yang &lt;em&gt;tentrem..&lt;/em&gt;Alhamdulillahirabbil'alamiin..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Second,&lt;/em&gt;syukur alhamdulillah..diri ni makin dewasa hadapi kondisi..ya sadar juga ini subjektif.. &lt;em&gt;why?&lt;/em&gt;..&lt;em&gt;personally..jalinan 'love..long distance'..&lt;/em&gt;sometime buat diri ini berpikir tentang arti sebuah &lt;em&gt;family..&lt;/em&gt;ya..saat ini masih dalam zona nyaman..&lt;em&gt;coz..&lt;/em&gt;masih ngumpul bareng keluarga intiku yang dari kecil sampai saat ini...dan..mau tidak mau..dan memang seharusnya...ke depan.. dengan suamiq tersayang..akan membangun 'bahtera kehidupan' itu..&lt;em&gt;cieee..&lt;/em&gt;mulai agak &lt;em&gt;deep feeling..ni..;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Insight Our Life....Lihat lebih dekat...lebih dalam..apa yang ada..terjadi..di sekitar kita..;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi seperti biasa ritual pagi dengan segala perniknya..di sela kantuk yang menggelayut..di pelupuk mata...semangat tuk beraktivitas karena &lt;em&gt;hawa pagi &lt;/em&gt;di rumah surgaku pastii ruamee ya..kedua ortu berangkat kerja..adik &lt;em&gt;bontot..&lt;/em&gt;sekolah..sendiri-sendiri kita beraktivitas..&lt;em&gt;hmm...&lt;/em&gt;bener-bener &lt;em&gt;daily activity&lt;/em&gt; yang udah otomatis dilakukan...dan berganti pola kalo sudah akhir pekan..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...sapa suami juga membahagiakan &lt;em&gt;why? &lt;/em&gt;suasana &lt;em&gt;hommy &lt;/em&gt;langsung ingatkan pada sosok suami yang kan segera beraktivitas..paling tidak sapaq bisa ceriakan harinya..di sela tumpukan.. pergumulan dengan pekerjaan..yang &lt;em&gt;maybe&lt;/em&gt;..buat penat..lelah..raga maupun lahir..&lt;em&gt;keep spirit my luv husband:)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jogja pagi-pagi..riuh rendah suara kendaraan bermotor...wuiihhh...kedapetan di belakang bus kota yang asapnya kuotorr bukan main..jadi mikir...atas dalih apa tetap mengoperasikan bus yang hampir butut itu ya...tuk yg punya &lt;em&gt;that's ok..&lt;/em&gt;tapi buat pengendara lain...&lt;em&gt;jan...ngrepotin..;(&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Inilah...tampaknya beberapa masyarakat ada yang masih memiliki pola &lt;em&gt;simplicity...&lt;/em&gt;bagaimana tidak..buat makan sehari-hari (mungkin) beberapa merasakan 'makan sebagai masalah'(ups..ini kata2 suamiq..tempo hari.)...karenanya apapun aktivitasnya menuju pada satu &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;memenuhi kebutuhan berikut kecukupan jasmani..ya utamanya pangan..apalagi yang berkeluarga dan punya beberapa anak (lebih dari satu)...Hmm..lain halnya bila mereka yang menjadikan 'masalah sebagai makan'...&lt;em&gt;confuse??&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;poin 2 ini maksudnya adalah dari sisi para pekerja..misal dokter tidak beraktivitas ketika tidak menemukan masalah orang sakit..atau menemukan indikasi penyakit; guru tidak akan bekerja bila tak ada mereka yang memiliki masalah butuh pendidikan/pengajaran; tapiii...ini beda konteks ya....definisi 'masalah' di sini bukan hanya kemudian yang melulul sesuatu yang menyusahkan...tetapi pada 'sesuatu yang dicari untuk dipenuhi,dicukupi...bahkan kalau perlu untuk diperjuangkan...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lanjut...&lt;/em&gt; kalau definisi masalah dari sisi sosiologis ya...adanya &lt;em&gt;gap&lt;/em&gt; alias ketimpangan antara &lt;em&gt;das sollen (yang seharusnya) &lt;/em&gt;dengan &lt;em&gt;das sein (yang senyatanya)..&lt;/em&gt;Nah...ini bisa diterjemahkan berbagai varian opini,salah satunya tentang isu atau lebih tepatnya realita kemiskinan...nah ini masuk dalam kategori masalah sosial...&lt;em&gt;ok ..&lt;/em&gt;tentang ini dibahas tersendiri rubrik lain ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;At least..&lt;/em&gt;jangan memandang sesuatu dari satu sisi karena itu bisa menjebak kita pada kemandegan..karena di luar sana ada sesuatu yang lebih luass...kompleks..daripada yang sudah kita asumsikan..karenanya...&lt;em&gt;let's share for all about our life...&lt;/em&gt;untuk memperkaya hati,menjernih kan skaligus mencerdaskan fikir,ya...lebih humanislah hidup kita nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam....'DO WHAT YOU LOVE  n LOVE WHAT YOU DO...'...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By me :&lt;br /&gt;*dee_Nda cantiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-8180102915307441238?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/8180102915307441238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/insight-our-life.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8180102915307441238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/8180102915307441238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/insight-our-life.html' title='Insight our life..;)'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3015249283560749934.post-1309023667860725278</id><published>2008-10-13T04:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T21:56:13.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='salam dr suamiq-personally'/><title type='text'>Untuk Istriku tercinta</title><content type='html'>Aku berikan persembahan kecil ini untukmu istriku, ibu dari anak-anakku, teman yang akan seperjalanan menuju Ridho Allah:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berlian memang, tetapi biarkan ia berkilau lebih dari sriratu mutiara Kohinoor. Tidak besar memang, tapi tidakkah ia selayak selubung tujuh lapis langit yang terbentang diharibaanku:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu istriku:) yang denganmu kebahagiaan akan selalu kita tuai seperti bulir padi yang tidak akan pernah selesai dipetik sepanjang hayat manusia:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari suamimu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3015249283560749934-1309023667860725278?l=sanggarkehidupan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/feeds/1309023667860725278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/untuk-istriku-tercinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1309023667860725278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3015249283560749934/posts/default/1309023667860725278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanggarkehidupan.blogspot.com/2008/10/untuk-istriku-tercinta.html' title='Untuk Istriku tercinta'/><author><name>sanggar kehidupan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11946675514485387938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_8Y772Pbr9Lk/SPQNDkgYJSI/AAAAAAAAAAM/dNk6QeaEN1I/S220/kali-keramba-bwi.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
