Minggu, 12 April 2009

kartini dan perempuan indonesia

W. R. Supratman - Ibu Kita Kartini


Ibu kita Kartini

Putri sejati

Putri Indonesia

Harum namanya


Ibu kita Kartini

Pendekar bangsa

Pendekar kaumnya

Untuk merdeka


Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia


Ibu kita Kartini

Putri jauhari

Putri yang berjasa

Se Indonesia


Ibu kita Kartini

Putri yang suci

Putri yang merdeka

Cita-citanya


Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia


Ibu kita Kartini

Pendekar bangsa

Pendeka kaum ibu

Se-Indonesia


Ibu kita Kartini

Penyuluh budi

Penyuluh bangsanya

Karena cintanya


Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia



Lirik lagu W. R. Supratman - Ibu Kita Kartini ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 W. R. Supratman - Ibu Kita Kartini.



Lagu di atas tentu mengingatkan kita pada sosok pahlawan bangsa ini yaitu RA Kartini.
Bila melihat biografi dari RA Kartini tentunya akan sangat berbeda bila dikontekskan dengan kondisi kekinian khususnya kehidupan perempuan Indonesia. Bagaimana tidak,jaman terus berubah seiring perkembangan masyarakat pun jua Indonesia yang tak luput dari derasnya arus informasi,perkembangan teknologi menimbulkan dampak bagi perubahan budaya termasuk pemikiran.

Tantangan perkembangan jaman jelas perlu disikapi dengan bijaksana tentu sesuai dengan cara pandang dari masing-masing pribadi.Dalam hal ini bila dilihat dari kacamata sosiologi ketokohan RA Kartini menjadi salah satu inspirasi bagi adanya perubahan khususnya bagi kaum perempuan Indonesia. Sosiologi mengenal adanya 'status' dan 'peran' yang ibarat mata uang merupakan dua sisi yang melekat pada masing-masing individu kaitannya dengan kehidupan sosialnya. Pahlawan tentunya sebagai 'status' yang dilekatkan pada individu atas 'peran' yang dijalankannya dengan kriteria seorang pahlawan salah satunya adalah adanya 'sesuatu' yang di perjuangkan ...untuk RA Kartini kaitannya dengan 'emansipasi'.

Secara umum,emansipasi adalah pembebasan, jadi bukan 'persamaan' seperti yang sering orang artikan selama ini meski arti ini bisa digunakan pada konteks tertentu.
Kaitannya dengan perempuan ada yang menyatakan bahwa emansipasi bertujuan menyamakan hak-hak perempuan dengan hak laki-laki, membela dan melindungi hak-hak perempuan hmm meski pengertian secara komprehensif mengenai emansipasi perempuan/wanita butuh kajian lanjut.
Jadi teringat satu puisi (tidak tahu siapa penulisnya ?)):

"Woman was created from the ribs of a man
Not from his head to be above him
Nor from his feet to be walk upon him
But from his side to be equal
Near to his arm to be protected
and close to his heart to be loved
"

So nice memaknai puisi di atas yang implisit menyeru pada arti sebuah keniscayaan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mencitakan adanya sebuah 'equal'-kesamarataan...yang disini penulis artikan sebagai pembagian atas peran pribadi kaitannya dengan perempuan apakah dia sebagai anak perempuan,seorang ibu,seorang istri....yang semuanya tidak lepas dari hal-hal yang sifatnya kodrati maupun non kodrati/sosial.

Bagi penulis,peringatan Hari Kartini nanti tak hanya menggembar-gemborkan wacana emansipasi yang selama ini (kadang) tak menyentuh wilayah realitas kaum hawa. Tetapi yang terpenting adalah lahirnya kesadaran bahwa perempuan adalah sebagai pahlawan Nusantara, bahkan pahlawan dunia....karena setiap diri adalah pahlawan untuk kehidupannya...Be Wise In Our Life..:)

4 komentar:

  1. Sertai rancangan terbaru berjudul: "Who Wants To Be A MillionaireBlogger.Net" 24 jam sehari, 7 hari seminggu, hanya di kaca screen komputer anda...

    BalasHapus
  2. Tulisan yang menarik dan menggugah semangat juang para wanita Indonesia..
    Hanya sekedar membuka wacana untuk diskusi, saya pernah menemukan satu buku yang secara umum isinya adalah "mempertanyakan kepahlawanan Kartini". Di sana dituliskan bahwa sebenarnya Kartini tidak berjuang untuk kesetaraan wanita di Indonesia, tetapi hanya untuk kepentingan dirinya sendiri...
    Saya tidak mendokumentasikan bukunya apa, buku tersebut pernah saya lihat dan sedikit baca di Toko Buku Gunung Agung Pondok Gede kurang lebih 1 bulan yang lalu...
    Any comment...?
    Thanks

    BalasHapus
  3. Trims leonard hal serupa pernah saya temui mengenai buku yang mengulas tentang Kartini...layaknya sebuah ide itulah yang tertuang dari sebuah buku yang tidak lepas dari ide yang dilontarkan oleh penulis...hal yang menarik adalah menelusuri histori kehidupan dari Kartini...Oh ya bukankah perjuangan bisa dimulai dari diri sendiri..bila di kemudian hari menjadi inspirasi untuk orang lain berbuat hal serupa selagi itu beri maslahat tuk sesama OK's banget bukan? Ok ditunggu comment discuss selanjutnya :)

    BalasHapus

Posting ur comment yach:)