Tampilkan postingan dengan label pernik pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernik pernikahan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Desember 2008

persiapan menikah part II

Rasa takut, stres, dan mendadak ragu kerap dialami perempuan menjelang pernikahan. Coba lakukan langkah-langkah ini untuk membuat hari-hari penantian Anda menjadi lebih nyaman. Buat daftar Tuliskan semua tekanan yang mengimpit dan ketakutan-ketakutan yang Anda hadapi menjelang hari-H. Di samping daftar itu, tuliskan alasan dari ketakutan Anda. Jika Anda merasa tidak bisa mengatasinya sendiri, mintalah saran dari keluarga atau teman dekat. Atau diskusikan ketakutan dan kehawatiran Anda kepada pasangan sehingga Anda tidak merasa sendirian dan selalu ada yang siap membantu Anda. Rileks Ketegangan Anda sudah cukup tinggi. Emosi mulai tak terkendali. Anda jadi mudah tersinggung. Kesalahan kecil bisa memicu kemarahan. Cobalah rileks dengan mendengarkan musik berirama slow. Atau Anda bisa melakukan meditasi sambil mendengarkan musik bernuansa alam, seperti kicauan burung dan desiran ombak. Bayangkan Anda berada di suatu tempat yang pernah Anda kunjungi dan bangkitkan rasa senang Anda pada tempat itu. Siapkan mental Butuh keberanian yang cukup besar untuk memulai kehidupan bersama dengan orang lain. Maka itu, persiapan mental perlu dilakukan Anda berdua. Caranya, dengan bersikap jujur dan terbuka. Ungkapkan kelemahan dan kelebihan masing-masing, tanpa ada yang perlu ditutupi lagi. Jika ada sesuatu yang masih mengganjal dalam hibungan Anda dan si dia, segera selesaikan. Belajarlah untuk menghargai kebersamaan dan “keberduaan”. Percayalah, semakiin mengenal pasangan, Anda akan makin yakin menjalani hidup baru bersamanya. Saling menghargai Tingkatkan toleransi dan tekanlah ego Anda. Jangan membesar-besarkan masalah. Hargai pendapat orang lain (termasuk pendapat keluarga masing-masing). Banyak pasangan yang menjelang pranikah berselisih paham, hanya karena perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan pernikahan yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Ingat, bukan cara penyelenggaraannya yang penting, melainkan pernikahan itu sendiri. Komunikasi tanpa putus Anda dan dia sebaiknya menjadi tim yang kompak di depan keluarga Anda berdua. Kadang yang bikin perempuan stres adalah sikap pasangan yang seakan tidak peduli. Makanya, ajak pasangan terlibat dalam persiapan pernikahan. Sering-seringlah berdiskusi soal persiapan pernikahan. Beri dia tanggung jawab sehingga dia merasa dibutuhkan. Agenda harian Tuliskan di agenda Anda apa saja yang telah dikerjakan pada hari itu pada saat menjelang tidur. Buatlah rencana apa yang akan dikerjakan keesokan harinya. Dengan menulis seperti ini, Anda dapat mengevaluasi kegiatan Anda. Hal ini membuat Anda lebih tenang karena telah melakukan banyak hal dalam persiapan hari-H.
Libatkan keluarga Agar Anda tidak stres sendiri, mintalah bantuan keluarga. Bentuklah kepanitiaan. Berikan tanggung jawab cukup besar pada orang kepercayaan Anda untuk mengurus persiapan pernikahan. Atau, kalau tidak mau repot, manfaatkan saja jasa wedding organizer. Manjakan diri Persiapkan tubuh Anda untuk memasuki dunia pernikahan. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat agar tubuh Anda fit di hari-H. Manjakan diri Anda. Misal, dengan melakukan perawatan up to toe secara rutin. Tubuh yang segar bisa mendongkrak sikap optimis dan percaya diri. Selain itu, sempatkan waktu untuk bersenang-senang bersama teman. Biasanya, stres langsung hilang begitu Anda mendapat partner yang tepat untuk bergembira. Enjoy saja Jadikan pengalaman menjadi pengantin yang sekali seumur hidup itu seperti menghadapi kejutan bahagia yang tak terduga.
Nah..especially for u muslimah..sebelum hari H..berpuasalah sunah niatkan untuk perlancar hajat pernikahan pun jua dengan shalat hajat..secara rutin..insyaallah di mudahkan,di slamatkan rangkaian acara pernikahannya..dan utamanya tawakkal..serahkan secara pnuh padaNya..krn sgala kuasa padaNya..dan kita sebagai manusia berupaya maksimal..keep positive..and all be fine..hmm ini perlakukan..komunikasikan dengan calon untuk bisa bersama-sama ikhtiar baik lahir maupun batin:) Semoga bermanfaatya:)

(Sumber:tips kompas.com; pengalaman pribadi penulis)

persiapan menikah part I

MENIKAH? Yang segera terbayang adalah pesta meriah dengan dana yang tak sedikit, memilih dan membeli baju pengantin, mengundang teman-teman dan sanak keluarga.Tapi tahukah Anda, mengurus perencanaan pesta pernikahan merupakan masa percobaan dalam memasuki hidup perkawinan?Biasanya hal-hal yang dipermasalahkan merupakan petunjuk awal perselisihan yang akan terjadi di masa depan. Apa saja gerangan? Tapi jangan khawatir, selalu ada cara untuk mengatasinya.1. SOAL KELUARGADaftar keluarganya yang harus diundang setiap hari semakin panjang, padahal tidak satu pun dari mereka yang peduli apalagi berniat ikut membantu baik secara moril maupun materil. Perselisihan ini merupakan jenis pertengkaran yang bakal sering terjadi di masa mendatang.Nah, sebaiknya bersikaplah tegas. Perlihatkan kepada calon suami biaya yang akan dikeluarkan. Tunjukkan pula daftar keluarga Anda dan dia yang sekiranya akan diundang lalu bersama-sama menentukan mana yang perlu dicoret dari daftar demi penghematan.Jangan lupa, daftar yang Anda siapkan pada kenyataannya dapat lebih banyak dan masalah ini sering merupakan masalah yang tidak tampak.2. KETERLIBATAN MEMPELAI PRIAYang seriang terjadi, si Dia malah terkesan tak peduli. Tapi jangan takut, Anda tetap bisa berharap lebih. Sebagai lelaki, biasanya nereka tidak terlalu mahfum masalah dekorasi ataupun model mutakhir untuk kebaya pengantin. Tetapi hal ini tidak berarti Anda kemudian tak melibatkannya.Coba tanyakan apa yang disukainya dan dukung dia untuk ikut terlibat. Pastikan tidak ada masalah-masalah khusus seperti misalnya dia merasa orang tua Anda atau orang tuanya kelewat campur tangan dengan urusan rencana pernikahan.3. UANGAnda sudah mengeluarkan sejumlah besar uang untuk membeli gaun pengantin sementara dia ingin berlibur ke Bali atau ke luar negeri. Masalah uang memang sensitif. Coba tanya pada diri sendiri, mengapa Anda ingin mengeluarkan sebegitu banyak uang untuk gaun pengantin? Hal ini perlu disepakati bersama. Paling tidak, bulan madu dapat dinikmati oleh Anda berdua. Duduk dan bicarakan dengan serius mengenai dana yang akan dikeluarkan untuk persiapan pernikahan ini.4. ADAT ISTIADAT"Sudahlah, kita enggak usah pakai upacara adat segala. Kelewat njlimet, capek," begitu biasanya komentar calon mempelai pria. Yang pertama harus dilakukan adalah memastikan calon pengantin pria mengerti apa yang diharapkan dari dirinya. Biasanya mereka tidak tahu bahwa Anda ingin mereka mempelajari tradisi keluarga/daerah asal Anda serta tata cara yang dianut.Topik ini dapat membuat hubungan Anda berdua menjadi lebih dekat, lo. Bila dibicarakan dengan cara yang tenang, damai, dan peka, pembahasannya akan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat tradisi masing-masing.5. ESTETIKADia menyukai warna hijau tua sementara Anda lebih suka warna hijau muda. Dia menginginkan ada lilin-liiln di atas meja makan, sementara Anda tidak. Susah, kan? Padahal, Anda ingin si dia lebih terlibat. Masalahnya, pada saat dia mengatakan pendapatnya, timbul lagi masalah baru.Sebaiknyam Anda berdua perlu menentukan prioritas, saling dapat menerima pendapat masing-masing, dan berkompromi. Sangat bijaksana bila Anda berdua sudah mulai belajar bagaimana caranya menentukan prioritas serta berkompromi karena kedua hal ini akan selalu diperlukan di dalam kehidupan perkawinan Anda berdua kelak.6. TEMPATMasalah di mana acara akan diselenggarakan, juga kerap menimbulkan perdebatan dan diakhiri dengan pertengkaran. "Kenapa, sih, harus diadakan di Jakarta? Saya rasa harusnya di Surabaya karena sebagian besar keluarga saya di sana," begitu keluh seorang calon mempelai wanita.Agar masalah tak berlarut-larut, tanyakan kepadanya alasan mengapa dia memilih Jakarta dan bukan Surabaya. Apakah karena teman-teman Anda dan dia sebagian besar berada di Jakarta? Apakah dia lebih mementingkan teman-teman daripada keluarga? Mungkin jalan keluarnya, adakan pesta pernikahan yang resmi di Surabaya lalu Anda dapat mengadakan pesta khusus untuk teman-teman Anda dan dia di Jakarta.7. CALON MEMPELAI WANITA SUPERSIBUKEntah karena kelewat bahagia dan antusias, calon pengantin perempuan tiba-tiba jadi supersibuk menyiapkan segala sesuatunya dan sang kekasih merasa "ditinggal".Bila pesta pernikahan menjadi lebih penting daripada hubungan Anda dan dia, Anda harus waspada. Wajar bila Anda menginginkan pesta yang meriah tetapi jangan sampai mengorbankan hubungan dengan si dia. Lagipula, untuk apa? Yang penting adalah masa depan Anda berdua, bukan?8. TUNANGAN ATAU TIDAKBertunangan dapat merupakan aset utama bagi Anda dan dia. Bertunangan merupakan cara lain untuk membicarakan masalah-masalah penting sebelum menikah, baik masalah keuangan maupun masalah-masalah lainnya.9. MASA LALUDia tetap berteman baik dengan mantannya dan ingin mengundangnya ke acara pernikahan Anda berdua. Jelas, Anda tak setuju.Tapi kalau dipikir ulang, mengapa Anda harus pusing-pusing dengan masalah itu? Toh, dia sudah memilih Anda sebagai pendamping hidupnya. Jangan kacaukan perasaan Anda dengan rasa cemburu yang tidak perlu. Tunjukkan sikap yang bersahabat dengan mantannya, kenali dia, dan siapa tahu Anda akan menyukainya.Bila Anda merasa tidak nyaman dan tidak aman, mungkin Anda harus mempertimbangkan kembali pernikahan Anda. Mungkin Anda belum siap. Anda berdua perlu membicarakan, sejauh mana keterlibatan mantan Anda dan mantannya di dalam kehidupan Anda berdua.(Sumber: Dokumen NOVA)

Selasa, 11 November 2008

jurus mendapat jodoh

Siapapun orangnya tentu pernah ya mencicipi apa yang namanya 'suka','cinta'atau sekedar 'simpati'..Nah bahasan ini lebih kepada 'pengingat' agar jangan sampai kita putus asa dan memutuskan tuk mela jang...kan sediih ...seperti tulisannya ...
M. Muhyidin dalam *Dilarang Melajang* (2006), secarafilosofis dibedakan menjadi tiga yakni melajang karena sebab alamiah,melajang karena kehendak sendiri dan melajang karena terpaksa. Maksudnya?Melajang karena sebab alamiah adalah keadaan alami dalam kehidupan seorangmanusia. Bayi yang tumbuh menjadi bocah kemudian remaja memiliki keadaan,yang secara alamiah, melajang. Inilah kondisi melajang sebagai jembatanmenuju kehidupan dewasa atau kehidupan berpasangan. Sementara ketika seorangcewek atau cowok memahami kondisi melajang, dan ia sadar ia ingin melajangmaka inilah yang disebut melajang karena kehendak sendiri. Termasuk dalamkategori ini para biksu dan biarawan yang mempraktikkan hidup selibat (tidakmenikah selamanya) yang diyakini lebih mendekatkan diri mereka kepada Tuhan.Di sisi lain, melajang karena keterpaksaan dibagi menjadi dua yakni melajangkarena belum mampu menikah, dan memaksa diri sendiri melajang sebagaipilihan keadaan dengan segala konsekuensi logisnya. Kisah Mu'awiyah bin AbuSufyan, seorang tokoh pendiri Dinasti Umayyah dalam *tarikh *Islam pada abad6-7 Masehi adalah contoh nyata tentang opsi kedua tersebut.Dalam sebuah kitab klasik diceritakan sewaktu remaja Mu'awiyah bermimpididatangi Rasulullah SAW. Dalam mimpinya itu, Rasullah SAW berkata,"WahaiMu'awiyah kelak anak cucumu akan membunuh cucuku." Mu'awiyah sontakterbangun dan beristighfar. Sejak itu, ia bertekad takkan menikah seumurhidupnya karena ia takut memiliki keturunan. Ia tanamkan tekadnya itu begitukuat karena cintanya kepada Rasulullah SAW.Dalam suatu perjalanan melintasi gurun pasir, Mu'awiyah ingin buang airkecil. Ia kemudian buang air kecil dengan cara berjongkok?sebagaima na yangdisunnahkan Rasulullah SAW untuk kaum laki-laki?di atas sebuah lubang.Rupanya ia keliru memilih tempat. Itu adalah lubang tempat kalajengkingbersarang. Kemaluan Mu'awiyah disengat kalajengking hingga mengakibatkanpenyakit pembengkakan. Beberapa tabib yang mengobatinya angkat tangan, tidaksanggup. Hingga ia ditangani seorang tabib yang mengatakan bahwasatu-satunya obat untuk menyembuhkan penyakit itu adalah dengan berhubunganbadan. Tentu saja itu hanya bisa dilakukan dalam ikatan pernikahan yang sah.Awalnya, karena cintanya kepada Rasulullah SAW, Mu'awiyah menolak. Iamemilih tetap melajang kendati harus menanggung penyakit itu seumur hidup.Namun kemudian sang tabib menyarankan Mu'awiyah agar menikahi seorangperempuan tua yang sudah tidak subur dan diperkirakan tidak dapat melahirkanlagi. Mu'awiyah setuju, dan akhirnya penyakitnya sembuh. Namun Allah punyarencana lain. Perempuan tua itu hamil dan melahirkan seorang anak.Sejarah pun mencatat pada tahun 680 M terjadi konflik politik dan meletusperang di padang Karbala, Irak, antara pasukan Husain bin Ali bin Abi Thalib(cucu Rasulullah SAW) dengan Bani Umayah (keturunan Mu'awiyah). Husainterbunuh. Kepalanya dipenggal dan dikirim ke Damaskus, Suriah. Jasadnyadikubur di Karbala. Inilah momentum bersejarah yang kelak diperingati kaumSyi'ah setiap tahun dengan ratap tangis dan upaya penyiksaan diri sendiriguna mengenang wafatnya putera Imam Ali tersebut.Ada satu pertanyaan besar: melajang itu *trend* ataukah kecelakaan?Jika melajang dipahami sebagai tren (baca: *trend*)* *yang definisinya*prevailingtendency, direction or style *(*Webster Dictionary*) maka ia hanya gejala sesaat, yang dapat diluruskan. Namun jika para lajang berprinsip "kawin *yes*, nikah *no*", wah, celaka banget ni masyarakat kita dan utamanya masa depan keluarga kita!

Ok...lanjut...jurusnya cari jodoh ya...
*4 Jurus Menjaring Jodoh*"Mencintai itu adalah seperti kobaran api," ujar Kate Winslet dalam perannyadi film *Sense and Sensibility* arahan sutradara Taiwan Ang Lee yang meraihOscar lewat *Brokeback Mountain*.Yup, mencari jodoh harus bersemangat, jangan *adem ayem*. Meski jangan pulakelewat agresif, seperti ayam kebelet kawin, karena saking ekstremnya. Jodohmemang sudah ditetapkan Tuhan di *lauhul mahfudz* sejak usia empat bulandalam kandungan, akan tetapi ia tetap harus dijemput. Karena jodoh sepertihalnya rizki, kata Aa Gym, ia harus dijemput dan diupayakan.Gimana caranya? Inilah ke-4 jurus andalan:*1. Memperluas Jejaring (social networking)*Pernah merasakan cinta ditolak atau kandas?"Cinta ditolak entah sama *akhwat*nya atau ortunya mah jangan terlaludibikin sulit. Lha *akhwat* yang laen yang mau menerima kondisi si*ikhwan*apa adanya, masih bejibun kok. Barangkali kalo si*ikhwan*nya ikhlas, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik," kataNurman, salah seorang *netter* di Jakarta."Jika sudah seiman, penghasilan tetap (kalau rezeki kan tergantung usaha dandoa), yang pasti calon istri gak akan kelaparan. *Go ahead*, konsekuen. Satuhal yang penting, percaya deh sama kekuatan cinta. Karena ini benar-benaranugerah dari Allah. Tidak *sembarangan orang bisa cocok dengan orang lain,kalau bukan Dia yang kasih dan ijinkan,"* ujar Lintang, responden yang lain.Nah, yang di atas adalah sebagian advis yang bertebaran di sebuah *mailinglist* ketika salah seorang *netter* curhat mengenai cintanya yang kandas.Banyak yang bersimpati, banyak yang memberi *support*. Itulah kekuatanjejaring. Kekuatan inilah yang juga dapat dimanfaatkan dalam mencari sang *Missatau Mr. Right*, calon istri atau suami idaman. Mulai dari jejaring di dunianyata seperti lingkungan sekolah, kursus, pekerjaan, lingkungan sekitarrumah atau hobi sampai jejaring di dunia maya (internet). Tak heran banyakyang menemukan jodoh lewat media yang satu ini. Konon mantan menteri YusrilIhza Mahendra mendapat jodohnya lewat *friendster* . Bertemulah ia dengansang istri kedua yang blasteran Jepang-Filipina yang usianya terpaut lebihdari 10 tahun.Bukankah Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan agar rajin bersilaturahmi agarmemperbanyak rejeki? Makanya gaul yuk!*2. Butuh Mak Comblang?*Jangan malu-malu menganggukkan kepala jika butuh makcomblang. Pasti akanbanyak orang yang rela memperkenalkan kita dengan bakal *Miss *atau *Mr.Right*. Lagipula bukankah orang?orang tua kita juga banyak yang suksesmenikah karena dicomblangi alias dijodohkan? Dalam bentuk yang mutakhir,makcomblang saat ini berbentuk biro jodoh. Demikian banyak biro jodoh didunia nyata atau dunia maya*. Be selective, *Sista en* *Brur. Karena takjarang, terutama di internet, biro jodoh atau situs jodoh yang sebenarnyakamuflase dari bisnis prostitusi terselubung atau ajang seks bebas.*3. Ta'aruf*Ini bentuk perjodohan yang lazim dikenal di kalangan aktivis Muslim kampus.Tapi tak ada salahnya dicoba. Biasanya anggota pengajian yang sudah merasasiap menikah akan bertukar biodata plus foto dengan difasilitasi *murobbi*atau*murobbiyah* (guru ngaji). Proses perkenalan pun didampingi orang ketigaagar lebih aman dan *syar'i *(baca: sesuai syariat atau aturan Islam). Dalamproses ini umumnya tak dibutuhkan waktu lama untuk mencapai Hari H aliaswaktu akad nikah. Kecuali jika sang *ikhwan* atau *akhwat* punya segambrengkriteria atau keinginan yang susah dikompromikan. Umumnya proses berlangsungcepat karena didasarkan pada prinsip *kufu*, kesetaraan antara profesi,pendidikan dll dan tujuan membangun keluarga dakwah yang samara (*sakinahmawaddah wa rohmah)*.Salah seorang kawan yang mengikuti proses ini hanya butuh waktu sebulansejak *ta'aruf *hingga *walimatul 'ursy* (resepsi pernikahan). Dengan *akhwat* lain yang belum pernah ia kenal sebelumnya pula. Dalam proses inimemang tidak dikenal istilah dan praktik pacaran, yang ribet dengan ritualPDKT dll yang bahkan dapat memakan waktu bertahun-tahun. Dari perspektifekonomi, ini model penjaringan jodoh yang ekonomis, praktis dan efisien.Sungguh direkomendasikan untuk zaman krisis global seperti sekarang.Proses perjodohan model ini, di salah satu majalah Islam terbitan Jakarta,juga sudah difasilitasi dalam bentuk kontak jodoh tanpa pacaran. Gimana,tertarik mencoba? *Love will find you if you try?**4. Tawakal*Dalam sebuah kisah bijak dikisahkan seorang hamba yang memohon kepada Tuhanakan pasangan idaman. Bertahun-tahun ia berdoa kepada Tuhan untukmemberikannya pasangan. Ia juga meminta kepada Tuhan seraya menjelaskankriteria pasangan yang diinginkan. Ia menginginkan pasangan yang baikhati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dansukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, serta penuhperhatian. Ia bahkan memberikan kriteria fisik pasangan yang selama inidiimpikannya. **Sejalan dengan berlalunya waktu, ia menambahkan daftar kriteria yangdiinginkannya.Suatu malam Tuhan berkata kepadanya, "Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikanapa yang engkau inginkan.""Mengapa wahai Tuhan?""Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dansegala yang aku lakukan adalah benar.""Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa aku pintadari-Mu?"Aku akan menjelaskan kepadamu," jawab Tuhan. "Adalah suatu ketidakadilandan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapatmemberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jikaterkadang engkau masih kasar. Atau memberikan seseorang yang pemurah tetapiengkau masih kejam. Atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkausendiri masih suka menyimpan dendam, atau seseorang yang peduli tetapiengkau sendiri bukan orang yang peduli."Tuhan terus berkata, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamuseseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cariselama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yangsudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dandagingmu, dan engkau akan melihat dirimusendiri di dalam dirinya dan kalianberdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatupendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat di mana engkau danpasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untukmenyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusiayang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidakmemberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Akumemberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."Nah, Sahabat, sudah cukup paham hikmah dari kisah bijak tersebut?Jika segala upaya sudah kita lakukan untuk menempa diri menjadi *Mr. Right*atau*Miss Right* dan ikhtiar sudah dilakoni habis-habisan namun sang *Mr. Right*atau* Miss Right* belum nongol juga, bertawakal adalah kata akhir. "Barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. "(Surah Ath-Thalaq, 65:3).Apa pun takdir atau pemberian Tuhan haruslah kita syukuri. Karena di situlahsegenap hikmah kehidupan bersumber. "Boleh jadi kamu membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatupadahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidakmengetahui." (Surah Al Baqoroh, 2: 216).*Wallahu a'lam bisshawwab.*

So?Mana yang akan Anda pilih?...Saran saya pilihlah dengan bijak..:)

(Sumber :penulislepas.com)